0 0
Read Time:3 Minute, 27 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Batu Bara Jatuh Usai Terbang, Ada Alarm Bahaya Buat Pengusaha RI yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Oleh sebab itu, Harga batu bara melemah mengikuti harga minyak terjadi. menjadi konsekuensi dari Penyebab utamanya adalah keduanya saling substitusi.,..

Batu bara Indonesia berkalori rendah (low-CV) untuk pengiriman cepat mengalami pelemahan harga akibat melimpahnya pasokan. Tak hanya itu, tingginya stok di pelabuhan China bagian selatan turut berperan penting..

Sementara itu, pasar kokas metalurgi China menunjukkan dinamika berbeda.

Bahkan, beberapa pemasok memilih melepas kargo dengan harga lebih murah saat kapal sudah mendekati pelabuhan tujuan guna menghindari membengkaknya biaya demurrage atau biaya tunggu kapal.

Meski demikian, dukungan dari kenaikan biaya produksi batu bara domestik China diperkirakan dapat menahan penurunan harga lebih dalam..

Bagi Indonesia, kondisi ini menjadi sinyal bahwa prospek jangka pendek batu bara kalori rendah masih menghadapi tekanan.

Alasannya adalah ditopang mahalnya harga batu bara kokas (coking coal). Selain itu, pasokan yang ketat. Akibatnya, Harga kokas di pasar fisik masih relatif kokoh….

Hal ini disebabkan oleh pelaku pasar memperkirakan pasokan bisa lebih ketat pada semester II-2026., akibatnya Meski pasar spot masih lesu, harga kontrak forward relatif bertahan..

Sementara itu, minyak brent jatuh 2,98% ke US$ 91,45 per barel.

Kenaikan harga batu bara di area tambang menjadi penopang utama pasar setelah sejumlah produsen di wilayah penghasil utama China mulai menaikkan harga jual di tengah membaiknya permintaan dari trader, ditambah lagi dengan sektor non-kelistrikan serta masih ketatnya pengawasan keselamatan tambang…

Kendati secara global melemah, harga batu bara termal di pelabuhan utama China utara masih bertahan kuat meski permintaan belum sepenuhnya pulih..

Di sisi lain, pasar batu bara impor menghadapi tekanan.

Jakarta, Equityworld Futures – Harga batu bara ambruk setelah terbang. Di samping itu, menyentuh level US$ 150 per ton. juga perlu diperhatikan..

Posisi ini adalah yang tertinggi sejak Oktober 2024 atau 20 bulan atau hampir dua tahun..

Namun, ruang kenaikan harga dinilai terbatas.

Harga peutupan kemarin adalah yang terendah sejak 20 April 2026 atau dalam tujuh pekan..

Meskipun Penyebab utamanya adalah investor mulai mengkhawatirkan prospek permintaan baja ke depan serta maraknya aksi ambil untung.,. Akibatnya,, tetap saja, kontrak berjangka (futures) kokas justru mengalami tekanan terjadi….

Merujuk Refinitiv, harga batu bara pada perdagangan Senin (8/6/2026), ditutup di posisi US$146,95 per ton atau jatuh 2,26%..

Pada perdagangan Selasa kemarin, kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 3,4%, ditambah lagi dengan ditutup pada US,20 per barel…

Perbedaan arah antara pasar fisik sekaligus pasar berjangka tersebut menunjukkan pelaku pasar masih melihat dukungan biaya dalam jangka pendek,. Akan tetapi mulai mewaspadai potensi pelemahan permintaan yang dapat menekan harga kokas dalam beberapa bulan mendatang.. tidak boleh diabaikan..

Pasalnya, konsumsi dari sektor hilir masih relatif lesu sementara stok batu bara di pelabuhan utama kawasan Bohai tetap tinggi.

// .

Pelemahan ini berbanding terbalik dengan lonjakan harga pada Senin di mana batu bara tembus US$ 150,35 per ton.

Persediaan gabungan di pelabuhan Qinhuangdao, Caofeidian, Jingtang, sekaligus Huanghua tercatat mencapai sekitar 28,8 juta ton pada awal Juni…

Tingginya stok di China, pasokan yang melimpah,. Tak hanya itu, lemahnya aktivitas pembelian spot berpotensi membatasi kenaikan harga ekspor turut berperan penting..

Kondisi tersebut memaksa sejumlah penjual menawarkan diskon untuk menarik minat pembeli..

Perkembangan terkait Harga Batu Bara Jatuh Usai Terbang, Ada Alarm Bahaya Buat Pengusaha RI akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By