Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Market Cap IHSG Menguap Rp 6.830 Triliun, Hampir 2 Kali Lipat APBN yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
// .
// .
Per Jumat kemarin, market cap IHSG tersisa Rp9.807 triliun atau sekitar US$544 miliar.
Pada perdagangan Jumat (5/6/2026), IHSG ditutup di 5594,765 atau jatuh 4,19%.
Pada pekan ini (2-5 Juni 2026), net sell asing mencapai Rp 7,39 triliun.
Posisi BREN juga tergeser PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
Pelemahan ini memperpanjang derita IHSG yang total sudah jatuh 9,7% dalam empat hari beruntun terakhir..
Tak hanya market cap, IHSG juga ditinggal investor asing.
// .
Sebagai catatan, IHSG menyentuh market cap level Rp 10.000 triliun pada Juli 2023..
// .
Market cap atau kapitalisasi apsar IHSG bahkan kini sudah jatuh ke bawah Rp 10.000 triliun..
Pelemahan sebesar 21,13% dalam sempat pekan beuntun ini adalah rekor terburuk sejak pertengahan September-Oktober 2008 di mana IHSG jatuh 36,16% dalam empat pekan beruntun.
Angkanya menyusut Rp 818 triliun menjadi tersisa Rp 480 triliun..
Pada akhir 2025, posisi tertinggi market cap dikuasai ditempati PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dengan nilai Rp 1.298 triliun.
Anjloknya IHSG berimbas pada jatuhnya nilai kapitalisasi pasar atau market capnya.
Nilai market cap emiten raksasa Indonesia juga ambles.
Jumlah tersebut setara dengan 1,8 kali atau hampir dua kali lipat dari nilai APBN Indonesia tahun ini ( Rp 3.842 triliun)..
Jakarta, Equityworld Futures – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) babak belur pada pekan ini.
Sepanjang tahun ini, net sell sudah menembus Rp 57,63 triliun..
Posisi IHSG pada penutupan Jumat kemarin adalah yang terendah sejak November 2020 saat dunia diguncang pandemi Covid-19 atau lebih dari lima tahun terakhir.
Artinya, IHSG sudah jatuh empat pekan beruntun dengan total pelemahan mencapai 21,13%.
Saat itu, dunia tengah diguncang krisis subprime mortgage..
Bila menghitung posisi puncak. Di samping itu, market cap tertinggi dalam sejarah yakni pada 19 Januari 2026 di mana menyentuh Rp 16.640 triliun maka nilainya sudah jatuh Rp 6.833 triliun juga perlu diperhatikan..
Perkembangan terkait Market Cap IHSG Menguap Rp 6.830 Triliun, Hampir 2 Kali Lipat APBN akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Trillium Surabaya βΒ Data Inflasi Indeks Harga Konsumen Yang Lemah
- Berapa Kali NU dan Muhammadiyah Berbeda Hari dalam Merayakan Lebaran? | Equityworld Futures