Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Akhirnya Rupiah Bersinar di Asia, Won – Ringgit Jatuh yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Dolar Taiwan juga ikut tertekan cukup dalam setelah turun 0,19% ke posisi TWD 31,482/US$, sementara peso Filipina melemah 0,18% ke PHP 61,535/US$..
Meski menguat, posisi rupiah masih berada di atas level psikologis Rp18.000/US$..
Peningkatan konflik pada pekan ini, termasuk aksi saling serang antara pasukan Iran. Di samping itu, AS, juga ikut mendorong harga minyak Brent bertahan di atas US per barel. juga perlu diperhatikan..
Merujuk data Refinitiv per pukul 09.15 WIB, dari 10 mata uang Asia yang dipantau, sebanyak tujuh mata uang melemah terhadap dolar AS, sementara tiga lainnya menguat..
Penguatan rupiah terjadi bersama yen Jepang yang naik 0,04% ke posisi JPY 159,2/US$ sekaligus baht Thailand yang menguat 0,09% ke posisi THB 32,65/US$…
Di saat yang sama, Israel menyatakan tidak akan menarik pasukannya dari negara tersebut..
Jakarta, Equityworld Futures – Mayoritas mata uang Asia melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (5/6/2026).
Hal ini terlihat dari mayoritas mata uang Asia yang bergerak melemah terhadap dolar AS pada pagi ini..
Mata uang Garuda naik tipis 0,03% ke posisi Rp18.015/US$.
Kondisi tersebut pada akhirnya mempersempit ruang penguatan mata uang negara lain, termasuk Asia.
Tekanan paling dalam pagi ini dialami won Korea Selatan yang melemah 0,98% ke posisi KRW 1.546,4/US$.
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) terpantau stagnan di posisi 99,415 pada waktu yang sama.
Adapun dong Vietnam. Di samping itu, yuan China masing-masing terkoreksi 0,04% dan 0,01% terhadap dolar AS. juga perlu diperhatikan..
Tekanan terjadi di tengah permintaan terhadap dolar AS yang masih terjaga akibat kembali memanasnya konflik di kawasan Teluk..
// .
Ringgit Malaysia menyusul di posisi kedua dengan pelemahan 0,50% ke MYR 4,030/US$..
Rupiah menjadi salah satu mata uang yang masih mampu menguat pada pagi ini.
Meski tidak bergerak banyak, dolar AS masih ditopang oleh permintaan safe haven di tengah ketegangan geopolitik..
Permintaan terhadap dolar AS kembali terjaga setelah upaya Presiden AS Donald Trump untuk menghentikan perang di Timur Tengah. Tak hanya itu, mendorong perdamaian dengan Teheran menghadapi hambatan baru. turut berperan penting..
Milisi Hizbullah yang didukung Iran menolak gencatan senjata baru di Lebanon pada Kamis.
Kenaikan harga minyak. Di samping itu, ketidakpastian geopolitik membuat pelaku pasar kembali mencari aset aman, termasuk dolar AS. juga perlu diperhatikan..
Tekanan yang lebih tipis terlihat pada dolar Singapura yang turun 0,05% ke posisi SGD 1,284/US$.
Perkembangan terkait Akhirnya Rupiah Bersinar di Asia, Won – Ringgit Jatuh akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Jaringan Prioritas Telkomsel dan Huawei Raih GLOMO Awards 2026 | Equityworld Futures
- Equity World Trillium Surabaya – Prediksi Harga Emas 21 Juli 2025, Buy on Weakness atau Tunggu The Fed?