Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Mata Uang Asia Beda Nasib: Won – Yen Perkasa, Rupiah dan Ringgit Ambruk yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Merujuk data Refinitiv per pukul 09.15 WIB, dari 10 mata uang Asia yang dipantau, sebanyak lima mata uang melemah terhadap dolar AS, sementara lima lainnya menguat..
Selain rupiah, ditambah lagi dengan ringgit, dong Vietnam melemah 0,17% ke posisi VND 26.335/US$, dolar Taiwan turun 0,14% ke posisi TWD 31,5/US$, dan yuan China terdepresiasi ke posisi CNY 6,775/US$ terkoreksi 0,09%…
// .
Rupiah tercatat melemah 0,39% ke posisi Rp18.010/US$ yang sekaligus menjadi level terlemah sepanjang masa baru serta menembus level psikologis Rp18.000/US$..
Peso Filipina juga menguat 0,18%, yen Jepang naik 0,09%, baht Thailand menguat 0,09%, sekaligus dolar Singapura naik tipis 0,02%…
Survei pada Rabu menunjukkan ukuran harga yang dibayar oleh pelaku bisnis jasa AS melonjak ke level tertinggi dalam hampir empat tahun pada bulan lalu..
Menguatnya dolar AS di pasar global pada akhirnya membuat ruang penguatan mata uang negara lain, termasuk Asia, menjadi lebih terbatas.
Rupiah. Tak hanya itu, ringgit Malaysia menjadi dua mata uang yang mengalami tekanan cukup dalam pada pagi ini. turut berperan penting..
Dengan demikian, dolar AS masih cenderung mempertahankan kekuatannya di pasar global.
// .
Hal ini terlihat dari pergerakan mata uang Asia yang masih campuran, dengan rupiah, ditambah lagi dengan ringgit menjadi mata uang yang paling tertekan pada pagi ini. ..
Hal ini disebabkan oleh konflik di kawasan Teluk kembali memanas, sehingga berdampak pada permintaan terhadap dolar sebagai aset aman atau safe haven meningkat., akibatnya Penguatan dolar AS sebelumnya terjadi…
Di sisi lain, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan paling tajam di Asia setelah naik 0,34% ke posisi KRW 1.529,4/US$.
Tekanan terhadap rupiah sejalan dengan ringgit Malaysia yang melemah paling dalam di Asia.
Di saat yang sama, militer AS juga melakukan serangan di dekat Selat Hormuz.
Namun, pelemahan tersebut terjadi setelah pada perdagangan sebelumnya, Rabu (3/6/2026), DXY ditutup menguat tajam 0,31% ke level 99,552..
Ketegangan terbaru muncul setelah serangan Iran ke Kuwait merusak bandara. Di samping itu, menyebabkan puluhan orang terluka pada Rabu juga perlu diperhatikan..
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pagi ini terpantau melemah tipis 0,09% ke posisi 99,436.
Kondisi tersebut memperkuat pan. Selain itu, gan bahwa bank sentral AS, The Federal Reserve/The Fed, berpotensi mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama, bahkan hingga tahun depan…
Jakarta, Equityworld Futures – Pergerakan mata uang Asia terhadap dolar Amerika Serikat (AS) cenderung beragam pada perdagangan Kamis (4/6/2026).
Ringgit terkoreksi 0,55% ke posisi MYR 4,012/US$..
Sayangnya, mata uang rupiah Garuda masih masuk dalam daftar mata uang Asia yang melemah pada pagi ini.
Kondisi ini kembali menekan harapan terhadap gencatan senjata. Selain itu, membuat minat terhadap aset berisiko melemah…
Selain faktor geopolitik, pelaku pasar juga mencermati data ekonomi AS.
Perkembangan terkait Mata Uang Asia Beda Nasib: Won – Yen Perkasa, Rupiah dan Ringgit Ambruk akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Futures Surabaya | Produksi Minyak Blok Rokan Ditingkatkan dengan Teknologi MSF
- Equityworld Futures Surabaya | Harga Emas Terpuruk Pagi Ini, Siapkah Hadapi Level Kritis?