0 0
Read Time:3 Minute, 45 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Emas dan Perak Kompak Loyo, Harapan Damai AS-Iran Jadi Penekan yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Meski begitu, Iran menegaskan tetap siap merespons jika kembali mendapat serangan..

Hal ini disebabkan oleh sentimen geopolitik mulai sedikit membaik., akibatnya Kondisi ini menunjukkan bahwa pelaku pasar belum banyak masuk kembali ke emas..

Sebab, emas merupakan aset yang tidak memberikan imbal hasil, sehingga berdampak pada cenderung kurang menarik ketika suku bunga, ditambah lagi dengan imbal hasil obligasi berada di level tinggi….

Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas dunia kembali melemah di tengah mere. Tak hanya itu, ya kekhawatiran pasar terhadap eskalasi perang Amerika Serikat (AS) dan Iran. turut berperan penting..

Data ini akan menjadi petunjuk penting untuk membaca arah inflasi. Di samping itu, kebijakan suku bunga The Fed ke depan. juga perlu diperhatikan..

Tak jauh berbeda dengan nasib emas, harga perak dunia juga kembali mengalami pelemahan.

Harapan bahwa AS sekaligus Iran pada akhirnya bisa mencapai kesepakatan juga membuat peluang pembukaan kembali Selat Hormuz tetap hidup…

Harga perak bergerak nyaris stagnan pada pagi hari ini.

Hal ini memperkuat pan. Selain itu, gan bahwa The Fed belum akan terburu-buru kembali menurunkan suku bunga…

Pelaku pasar kini menanti rilis data inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) AS pada Kamis waktu setempat.

Pelemahan ini melanjutkan koreksi pada hari sebelumnya yang juga ditutup turun 1,4%..

// .

Pada Kamis (28/5/2026) pukul 06.26 WIB, harga perak berada di posisi US$74,60 per troy ons atau turun tipis 0,01%..

Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Rabu (27/5/2026) ditutup di US$4.457,03 per troy ons atau melemah 1,09%.

Pembicaraan diplomatik antara AS sekaligus Iran masih berlangsung, meski Teheran sebelumnya menuduh Washington melakukan pelanggaran serius terhadap gencatan senjata..

Harga emas masih bergerak melemah pada pagi hari ini, Kamis (28/5/2026) pukul 06.26 WIB, harga emas berada di posisi US$4.451,88 per troy ons atau turun 0,12%..

Latar belakang ekonomi AS juga masih menunjukkan pertumbuhan yang cukup kuat, sementara inflasi belum turun secara meyakinkan.

Proses pemulihan arus pelayaran bisa memakan waktu berbulan-bulan, sehingga berdampak pada harga minyak berpeluang tetap tinggi. Tak hanya itu, kekhawatiran inflasi masih bertahan. turut berperan penting…

Tuduhan itu muncul setelah pasukan AS melakukan serangan defensif terbaru yang menargetkan situs rudal, ditambah lagi dengan kapal di sekitar Selat Hormuz pada awal pekan ini…

// .

Pernyataan tersebut ikut meredakan kekhawatiran pasar terhadap eskalasi lanjutan di Timur Tengah.

Bagi emas, ekspektasi suku bunga tinggi menjadi sentimen negatif.

Kondisi ini membuat bank sentral utama, termasuk Federal Reserve atau The Fed, diperkirakan perlu mempertahankan kebijakan moneter ketat lebih lama..

Merujuk Refinitiv, harga perak pada perdagangan Rabu (27/5/2026) ditutup di US$74,61 per troy ons atau melemah 3,04%..

Tekanan terhadap emas terjadi meski dolar AS sekaligus harga minyak terpantau melemah..

Namun, pejabat Garda Revolusi Iran pada Rabu menyatakan bahwa perang baru dengan AS kecil kemungkinan terjadi.

Dengan pasar yang masih memperhitungkan sikap The Fed yang hawkish, harga emas berpotensi tetap bergerak dengan kecenderungan melemah dalam jangka pendek..

Penyebab utamanya adalah pasar kini melihat risiko inflasi dari harga minyak sebagai ancaman yang lebih besar dalam jangka pendek.,. Akibatnya, Di sisi lain, emas masih sulit menguat terjadi…

Harga energi yang masih tinggi berpotensi menjaga tekanan inflasi global.

Pelemahan ini memperpanjang koreksi dari hari sebelumnya, ketika harga perak turun 1,44% ke posisi US$76,95 per troy ons pada perdagangan Selasa (26/5/2026)..

Bahkan jika kesepakatan damai AS-Iran akhirnya tercapai. Di samping itu, Selat Hormuz kembali dibuka, normalisasi jalur pengiriman minyak diperkirakan tidak langsung terjadi juga perlu diperhatikan..

Perkembangan terkait Harga Emas dan Perak Kompak Loyo, Harapan Damai AS-Iran Jadi Penekan akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By