Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Bukan Cuma Dolar AS, Rupiah Juga Kalah dari 10 Mata Uang Asia yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Artinya, ada faktor dari dalam negeri yang ikut membuat rupiah lebih rentan dibandingkan mata uang kawasan..
Sementara terhadap baht Thailand, rupiah melemah 3,13%.
Jika dilihat dari grafik penguatan mata uang Asia terhadap rupiah, tekanan terhadap mata uang Garuda semakin jelas sejak April hingga Mei.
Meski Tekanan global memang menjadi pemicu,, namun faktor dalam negeri membuat pelemahan rupiah menjadi lebih dalam. tetap penting..
Inilah yang membuat rupiah terlihat lebih rapuh dibandingkan sejumlah mata uang regional.
Apalagi jika pada saat yang sama. Tak hanya itu, a asing keluar, defisit fiskal melebar, dan arah kebijakan ekonomi dianggap belum cukup memberi kepastian. turut berperan penting..
Sejak awal tahun, rupiah sudah melemah 5,24% terhadap mata uang Laos.
Sepanjang tahun ini, rupiah melemah 7,38% terhadap SGD..
Kondisi ini membuat ringgit lebih bertenaga, sementara rupiah justru masih dibebani tekanan dari dalam. Tak hanya itu, luar negeri. turut berperan penting..
Mulai dari penguatan dolar AS, ketidakpastian geopolitik, lonjakan harga minyak, hingga ekspektasi suku bunga The Fed yang masih tinggi..
Tak hanya mengalami tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hingga terus mencetak level terlemah sepanjang masa, rupiah ternyata juga terkapar ketika melawan mata uang regional Asia..
Namun, data di atas memperlihatkan gambaran yang lebih luas.
Melansir data Refinitiv, sejak awal tahun hingga penutupan perdagangan Selasa (26/5/2026), rupiah terpantau melemah terhadap setidaknya 10 mata uang Asia..
Kurs yen kini berada di Rp111,87/JPY, dari posisi awal tahun Rp106,53/JPY..
Ketika pasar melihat risiko di dalam negeri meningkat, tekanan terhadap mata uang bisa menjadi lebih besar.
Kurs baht kini berada di level Rp545,71/THB, naik dari posisi awal tahun Rp526,26/THB..
Sebab, rupiah juga kalah terhadap banyak mata uang Asia, termasuk negara tetangga. Di samping itu, negara dengan skala ekonomi yang lebih kecil. juga perlu diperhatikan..
Sejumlah mata uang Asia terus menanjak terhadap rupiah, terutama ringgit Malaysia. Di samping itu, dolar Singapura. juga perlu diperhatikan..
// .
Padahal, secara ukuran ekonomi, Laos jauh lebih kecil dibandingkan Indonesia..
Rupiah juga melemah terhadap yen Jepang sebesar 4,9%.
Tekanan juga terlihat terhadap riel Kamboja, dong Vietnam, sekaligus dolar Taiwan..
Pasalnya, ringgit memang se. Di samping itu, g menjadi salah satu mata uang yang cukup kuat di kawasan juga perlu diperhatikan..
Kurs ringgit kini sudah berada di level Rp4.466/MYR, dari posisi awal tahun Rp4.097/MYR.
Tercatat, rupiah melemah 9,02% terhadap mata uang Negeri Jiran tersebut..
Mulai dari prospek pertumbuhan ekonomi, arus modal asing, neraca perdagangan, stabilitas politik, arah kebijakan pemerintah, hingga keberlanjutan pengelolaan fiskal..
// .
Sebetulnya, pelemahan rupiah terhadap ringgit tidak terlalu mengejutkan.
Rupiah masing-masing melemah 6,52%, 6,39%, sekaligus 6,34% terhadap tiga mata uang tersebut…
Selain ringgit, rupiah juga harus menelan tekanan dalam menghadapi dolar Singapura.
Pelemahan paling dalam harus dihadapi rupiah ketika berhadapan dengan ringgit Malaysia.
Kurs dolar Singapura kini berada di level Rp13.912,81/SGD, atau semakin dekat dengan level psikologis Rp14.000/SGD.
Level ini sekaligus menjadi rekor terlemah baru rupiah terhadap ringgit Malaysia..
Selama ini, pelemahan rupiah terhadap dolar AS kerap dijelaskan terjadi karena faktor global..
Mata uang Malaysia mendapat dukungan dari prospek ekonomi domestik yang solid, arus investasi asing, serta sentimen positif terhadap sektor manufaktur sekaligus teknologi…
Nilai tukar juga menggambarkan bagaimana pasar menilai kepercayaan terhadap perekonomian suatu negara..
Padahal, pada awal tahun kursnya masih berada di Rp12.957,64/SGD..
Jakarta, Equityworld Futures – Nasib mata uang Garuda cukup menyedihkan di sepanjang tahun berjalan ini..
Ketika investasi asing masuk, permintaan terhadap ringgit ikut meningkat.
Kondisi ini menunjukkan bahwa pelemahan rupiah tidak bisa hanya dijelaskan dengan alasan dolar AS se sekaligus g kuat..
Pada dasarnya, nilai tukar bukan hanya mencerminkan kuat atau lemahnyaΒ terhadap mata uang negara lain.
Rupiah melemah 2,21% terhadap won Korea Selatan sekaligus 2,03% terhadap peso Filipina…
Pelemahan rupiah terhadap berbagai mata uang Asia menunjukkan bahwa tekanan terhadap mata uang Garuda bukan hanya berasal dari faktor eksternal..
Artinya, hanya dalam waktu sekitar lima bulan, rupiah kehilangan nilai hampir Rp1.000 untuk setiap satu dolar Singapura..
Tekanan rupiah juga terlihat terhadap won Korea Selatan. Selain itu, peso Filipina..
Rupiah tidak hanya melemah terhadap dolar AS,. Akan tetapi juga kalah dari banyak mata uang Asia tidak boleh diabaikan..
Perkembangan terkait Bukan Cuma Dolar AS, Rupiah Juga Kalah dari 10 Mata Uang Asia akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Saham Paling Banyak Diborong Asing Sejak Pengumuman MSCI Januari Lalu | Equityworld Futures
- Indeks Keyakinan Konsumen Februari 2026 Turun | Equityworld Futures