0 0
Read Time:4 Minute, 22 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Panen Kopi Brasil Pecah Rekor, Vietnam Menggila: Ngopi Lebih Murah? yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Meski suplai global meningkat, stok akhir dunia justru diperkirakan turun 5,4% menjadi 20,1 juta kantong.

Kondisi inverted market membuat pelaku kebun cenderung melepas stok lebih agresif.

Pasar mulai kembali membeli kontrak kopi setelah risiko El Nino masuk ke radar perdagangan.

Di tengah ekspektasi suplai melimpah, pasar tetap gelisah.

Pedagang melihat arus ekspor mulai meningkat pada Juli atau Agustus ketika panen Brasil masuk fase lebih aktif.

StoneX menaksir 75,3 juta kantong, sementara Coffee Trading Academy melihat panen naik 12% secara tahunan menjadi 71,4 juta kantong..

Jakarta, Equityworld Futures- Brasil diperkirakan akan memanen kopi terbesar. Selain itu, siap mengirim jutaan kantong tambahan ke pasar global mulai pertengahan tahun ini…

Data USDA Foreign Agricultural Service memperkirakan produksi kopi dunia musim 2025/2026 mencapai rekor 178,8 juta kantong.

Negara produsen robusta terbesar dunia itu mencatat ekspor kopi Januari-April 2026 naik 15,8% secara tahunan menjadi 810 ribu ton.

Curah hujan yang terlambat akibat El Nino dapat mengganggu perkembangan bunga kopi. Di samping itu, mempengaruhi potensi panen musim berikutnya. juga perlu diperhatikan..

Santana mengatakan arah cuaca nantinya akan menentukan strategi jual petani.

Jika El Nino mulai terlihat merusak tanaman, produsen kemungkinan menahan penjualan. Tak hanya itu, memilih menyimpan stok lebih lama. turut berperan penting..

Kenaikan produksi Brasil datang ketika Vietnam juga meningkatkan suplai global.

Karena itu pasar masih menimbang apakah dampak El Nino akan lebih banyak membantu atau merusak produksi..

Direktur EISA Brasil, anak usaha trader komoditas global ECOM, Carlos Santana mengatakan ekspor kopi hijau Brasil berpotensi mencapai sekitar 50 juta kantong berukuran 60 kilogram pada musim baru.

Kontrak arabika bahkan sempat menyentuh level terendah 1,5 tahun pada awal pekan ini sebelum akhirnya rebound..

// .

Artinya, pasar kopi masih belum benar-benar longgar..

Lembaga tersebut sebelumnya memproyeksikan produksi kopi Brasil musim 2026/2027 mencapai 75,8 juta kantong.

Tekanan suplai membuat harga kopi dunia sempat terkoreksi tajam dalam satu bulan terakhir.

Kenaikan ongkos logistik tersebut mulai masuk ke struktur biaya importir. Selain itu, perusahaan roasting kopi…

Di sisi lain, cuaca yang lebih hangat juga mengurangi risiko frost atau embun beku yang selama ini menjadi ancaman utama perkebunan kopi Brasil.

Oleh sebab itu, petani punya insentif untuk menjual lebih cepat,” ujar Santana kepada Reuters di sela konferensi kopi di Santos, Brasil. menjadi konsekuensi dari Harga saat ini lebih tinggi dibanding kontrak masa depan,..

Kekhawatiran utama berada pada fase pembungaan kopi Brasil yang biasanya terjadi pada September hingga Oktober.

Hingga Mei, EISA memperkirakan sekitar 5% panen sudah dikumpulkan..

Lembaga cuaca Amerika Serikat NOAA memperkirakan probabilitas kemunculan El Nino mencapai 82% pada periode Mei-Juli. Tak hanya itu, berlanjut hingga akhir tahun turut berperan penting..

Peluang munculnya “Super El Nino” bahkan diperkirakan mencapai 67%..

Marex memperkirakan produksi kopi Brasil mencapai 75,9 juta kantong.

Pasar kopi global saat ini sebenarnya masih berada dalam kondisi persediaan rendah setelah beberapa tahun gangguan produksi di berbagai negara penghasil utama.

// .

Angka ini jauh di atas beberapa tahun terakhir. Di samping itu, memperkuat pandangan bahwa pasar kopi global tengah bergerak menuju fase surplus. juga perlu diperhatikan..

Walaupun Suplai terlihat membesar di atas kertas,, sensitivitas terhadap cuaca. Di samping itu, distribusi masih menjaga volatilitas harga tetap tinggi. juga perlu diperhatikan. masih menjadi prioritas..

Angka itu melampaui rekor sebelumnya sebesar 46,3 juta kantong yang tercatat pada 2024 menurut data CECAFE..

Fokus pelaku industri kini bergeser ke perkembangan fenomena cuaca El Nino yang mulai dipantau ketat terjadi karena berpotensi mengganggu musim tanam berikutnya…

Volume ekspor pun diproyeksikan memecahkan rekor baru mulai Juli mendatang..

Gangguan jalur pelayaran global akibat penutupan Selat Hormuz meningkatkan biaya pengiriman, asuransi, pupuk,. Tak hanya itu, bahan bakar turut berperan penting..

// .

Faktor geopolitik ikut memperumit arah harga.

Produksi robusta melonjak 10,9%, sementara arabika turun 4,7%..

Produksi Vietnam musim 2025/2026 diperkirakan mencapai 29,4 juta kantong, tertinggi dalam empat tahun terakhir..

Namun penurunan harga belum berlangsung lurus.

Kombinasi surplus produksi Brasil, kenaikan ekspor Vietnam, ancaman El Nino, serta tekanan logistik global membuat pasar kopi bergerak dalam dua arus besar sekaligus.

Gelombang revisi produksi juga datang dari berbagai lembaga lain.

Negara penghasil kopi terbesar dunia itu diperkirakan akan mencetak panen tertinggi sepanjang sejarah pada musim 2026/2027.

Brasil diharapkan menjadi penyeimbang utama untuk mengisi kembali stok negara konsumen yang sempat terkuras akibat lonjakan harga..

Perkembangan terkait Panen Kopi Brasil Pecah Rekor, Vietnam Menggila: Ngopi Lebih Murah? akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By