Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Perak Liar Tak Tentu Arah, Tertekan Bayang-Bayang The Fed dan Iran yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Pasar belum melihat kepastian apakah logam ini akan kembali menjadi aset lindung nilai utama, atau justru terjebak dalam tekanan suku bunga tinggi yang berkepanjangan..
Namun dalam basis bulanan performanya nyaris stagnan, jauh tertinggal dari lithium yang melesat lebih dari 182% secara tahunan serta emas yang masih menguat sekitar 34%..
Sentimen geopolitik sebenarnya sempat memberi ruang napas bagi perak.
Namun stabilitas itu datang setelah koreksi brutal yang terjadi sebelumnya.
Dalam sepekan, pergerakan logam mulia ini terlihat volatil.
Sikap tersebut bertabrakan dengan tuntutan AS. Selain itu, Israel yang menginginkan material uranium dipindahkan keluar Iran sebagai bagian dari kesepakatan damai…
Pergerakan tersebut memperlihatkan pasar se sekaligus g kesulitan mencari arah di tengah dua tekanan besar lonjakan risiko geopolitik Timur Tengah dan kekhawatiran suku bunga tinggi Amerika Serikat bertahan lebih lama…
Kondisi ini menjadi kabar kurang baik bagi perak.
Pada 13 Mei, silver masih diperdagangkan di level US$87,97 sebelum jatuh tajam hanya dalam hitungan hari..
Di saat bersamaan, muncul wacana pembentukan sistem pungutan permanen di Selat Hormuz.
Situasi makin rumit setelah muncul laporan Iran tengah mempercepat pemulihan kapasitas militernya.
Data Trading Economics menunjukkan secara tahunan harga perak memang masih melonjak lebih dari 125%..
Jakarta, Equityworld Futures- Harga perak dunia menutup perdagangan pekan ini di level US$76,56 per troy ounce pada Jumat (22/5/2026), turun tipis dibanding posisi Kamis di US$76,69.
Harga sempat menyentuh US$73,82 pada Senin sebelum kembali memantul ke area US$76..
Kenaikan energi membuat investor mulai memperhitungkan risiko inflasi baru di Amerika Serikat..
Di pasar komoditas global, perak kini mulai kehilangan momentum dibanding beberapa logam lainnya.
Pasar sempat berharap negosiasi damai AS-Iran menghasilkan kemajuan setelah media Iran melaporkan a, ditambah lagi dengan ya pembicaraan lanjutan terkait proposal penghentian perang…
Gubernur The Fed Christopher Waller bahkan menyatakan bank sentral AS sebaiknya mulai meninggalkan bias pelonggaran kebijakan moneternya..
Laporan Reuters menyebut pemimpin tertinggi Iran tetap meminta stok uranium dipertahankan di dalam negeri.
Pasar kini melihat peluang sekitar 55% bahwa Federal Reserve akan kembali menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin sebelum Oktober tahun ini.
Konflik AS-Iran membuat harga minyak bertahan di level tertinggi empat tahun.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio juga mengakui terdapat sedikit perkembangan dalam proses mediasi..
Kekhawatiran gangguan distribusi energi langsung menjaga harga minyak tetap tinggi, ditambah lagi dengan membuat pasar kembali berbicara soal inflasi…
Saat ekspektasi bunga naik menguat, investor cenderung berpindah ke instrumen berbunga, misalnya obligasi pemerintah AS…
Berbeda dengan emas yang lebih dominan berperan sebagai safe haven, perak memiliki karakter ganda..
Tekanan utama datang dari perubahan ekspektasi pasar terhadap kebijakan bank sentral AS.
Kondisi tersebut memperlihatkan investor se. Tak hanya itu, g berhati-hati masuk ke perak turut berperan penting..
Jalur tersebut merupakan urat nadi perdagangan minyak dunia.
Pada 15 Mei, perak berada di US$75,95 per troy ounce.
Ia dipan. Di samping itu, g sebagai aset lindung nilai,. Akan tetapi pada saat yang sama sangat sensitif terhadap suku bunga terjadi karena tidak memberikan imbal hasil. juga perlu diperhatikan. tidak boleh diabaikan..
// .
Jika dibandingkan posisi awal pekan lalu, harga perak sebenarnya masih relatif stagnan.
Perkembangan terkait Perak Liar Tak Tentu Arah, Tertekan Bayang-Bayang The Fed dan Iran akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Penawaran Investor di Lelang Surat Utang Negara Rp 50,9 T | Equityworld Futures
- Diskon Tarif Tol Naik Jadi 30 Persen Berlaku H-9 Lebaran | Equityworld Futures