0 0
Read Time:3 Minute, 4 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Mata Uang Asia Kebakaran Lagi: Yen – Won Ambruk, 2 Negara Ini Selamat yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Pelemahan rupiah terjadi sejalan dengan mayoritas mata uang Asia lainnya.

Kondisi ini membuat pelaku pasar menghapus ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada tahun ini, bahkan mulai membuka peluang kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun..

Posisi ini membuat rupiah kembali tembus level psikologis baru di Rp17.700/US$..

// .

Investor masih menunggu kejelasan lebih lanjut dari perkembangan konflik AS-Iran, pergerakan harga minyak, serta sinyal terbaru dari bank sentral AS..

Pelaku pasar masih berhati-hati terhadap aset negara berkembang, terutama di tengah ketidakpastian geopolitik, harga minyak, serta arah kebijakan suku bunga The Federal Reserve..

Dolar Taiwan juga terkoreksi 0,24%, baht Thailand turun 0,15%, dong Vietnam melemah 0,11%, dolar Singapura melemah 0,09%, yen Jepang turun 0,08%,. Selain itu, peso Filipina terkoreksi tipis 0,02%…

Menariknya, pelemahan mayoritas mata uang Asia terjadi saat indeks dolar AS (DXY) justru melemah.

Pada waktu yang sama, DXY turun 0,09% ke posisi 99,101..

Rupiah menjadi salah satu mata uang yang tertekan cukup dalam.

Pelaku pasar kini menanti risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC). Di samping itu, data awal Purchasing Managers’ Index(PMI) AS untuk membaca arah kebijakan moneter serta kondisi ekonomi AS ke depan. juga perlu diperhatikan..

Keputusan itu diambil setelah a sekaligus ya permintaan dari Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab..

Won Korea Selatan menjadi mata uang dengan tekanan terdalam di kawasan setelah melemah 0,87% ke posisi KRW1.501,97/US$..

Ringgit Malaysia masih mampu menguat 0,05% ke posisi MYR3,972/US$, sementara yuan China naik tipis 0,04% ke posisi CNY6,7975/US$..

Merujuk data Refinitiv per pukul 09.25 WIB, dari 10 mata uang Asia, sebanyak delapan mata uang melemah, sementara dua lainnya menguat terhadap greenback..

Mata uang Garuda melemah 0,37% ke posisi Rp17.705/US$.

Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan di pasar valuta Asia tidak hanya datang dari kekuatan dolar AS.

Namun, tidak semua mata uang Asia bergerak melemah.

Negara-negara Teluk tersebut menilai kesepakatan dengan Teheran yang dapat diterima Washington masih mungkin tercapai..

Meski sentimen terhadap dolar mulai mereda, pasar Asia belum sepenuhnya pulih.

// .

Sebelumnya, dolar AS sempat menguat terjadi karena lonjakan harga minyak akibat konflik Timur Tengah memicu kekhawatiran inflasi AS kembali meningkat..

Jakarta, Equityworld Futures – Mayoritas mata uang Asia melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (19/5/2026), meski indeks dolar AS justru bergerak turun di pasar global..

Presiden AS Donald Trump mengatakan telah menunda rencana serangan ke Iran yang semula dijadwalkan pada Selasa.

Hal ini disebabkan oleh optimisme baru terkait potensi kesepakatan antara AS. Selain itu, Iran mulai meredakan kekhawatiran inflasi serta mengurangi permintaan terhadap dolar sebagai aset safe haven., akibatnya Pelemahan dolar juga terjadi…

Perkembangan terkait Mata Uang Asia Kebakaran Lagi: Yen – Won Ambruk, 2 Negara Ini Selamat akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By