0 0
Read Time:2 Minute, 23 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Utang Luar Negeri Triwulan I 2026 Tumbuh 0,8 Persen yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Pertumbuhan tersebut lebih rendah dibandingkan pada triwulan IV 2025 sebesar 5,5 persen year on year.Denny mengatakan perkembangan utang luar negeri pemerintah terutama dipengaruhi oleh aliran modal masuk asing pada Surat Berharga Negara (SBN) internasional.

BI mencatat posisi utang luar negeri pemerintah pada triwulan I 2026 mencapai US$ 214,7 miliar atau tumbuh 3,8 persen secara tahunan.

Penurunan posisi utang luar negeri terjadi pada kelompok peminjam lembaga keuangan. Selain itu, ULN perusahaan bukan lembaga keuangan, yang secara tahunan masing-masing tercatat kontraksi sebesar 3,6 persen dan 1,3 persen..

BANK Indonesia (BI) mencatat posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada triwulan I 2026 mencapai US$ 433,4 miliar atau sekitar Rp 7.654 triliun (kurs Rp 17.660 per dolar Amerika Serikat).

Posisi tersebut tumbuh 0,8 persen secara tahunan, melambat dibandingkan triwulan IV 2025 yang tumbuh 1,9 persen.β€œPerkembangan posisi ULN tersebut dipengaruhi oleh ULN sektor publik. Tak hanya itu, ULN sektor swasta,” ucap Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Ramdan Denny Prakoso dalam siaran pers pada Senin, 18 Mei 2026 turut berperan penting..

Berdasarkan sektor ekonomi, ULN swasta terbesar berasal dari Sektor Industri Pengolahan; Jasa Keuangan. Selain itu, Asuransi; Pengadaan Listrik dan Gas; serta Pertambangan dan Penggalian, dengan pangsa mencapai 80,4 persen dari total ULN swasta…

Secara tahunan, pertumbuhan ULN swasta terkontraksi sebesar 1,8 persen..

Sementara itu, posisi utang luar negeri swasta pada triwulan I 2026 tercatat sebesar US$ 191,4 miliar, menurun dibandingkan triwulan IV 2025 yang tercatat sebesar US$ 194,2 miliar.

Berdasarkan sektor ekonomi, utang luar negeri pemerintah dimanfaatkan antara lain untuk mendukung Sektor Jasa Kesehatan, ditambah lagi dengan Kegiatan Sosial (22,1 persen); Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib (20,2 persen); Jasa Pendidikan (16,2 persen); Konstruksi (11,5 persen); serta Transportasi dan Pergudangan (8,5 persen)…

Perkembangan terkait Utang Luar Negeri Triwulan I 2026 Tumbuh 0,8 Persen akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By