Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Rupiah Terus Melemah, Deretan Emiten Punya Utang Dolar Ini Menangis yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Sebagai contoh, Yen Jepang, Riyal Arab Saudi,. Di samping itu, Lira Turki, memiliki nilai kumulatif sekitar Rp620 miliar juga perlu diperhatikan. sering terjadi ketika Kewajiban dalam mata uang non-USD,..
Berbeda dengan periode sebelumnya, perusahaan tidak lagi mencatat pinjaman bank jangka panjang maupun obligasi dalam mata uang asing pada akhir tahun 2025..
Perusahaan lain yang cenderung dirugikan juga ketika rupiah melemah, adalah yang memiliki uang berdenominasi dolar AS. Tak hanya itu, juga mata uang lainnya. turut berperan penting..
Ini adalah posisi terlemah sepanjang masa..
Eksposur risiko nilai tukar saat ini terutama bersumber dari kewajiban pembayaran kepada pemasok untuk kebutuhan belanja modal.
Total liabilitas mata uang asing INDF per 31 Desember 2025, dengan penyesuaian kurs Rp17.110 per Dolar AS, mencapai sekitar Rp56,66 triliun menjadi Rp58,53 triliun..
Komponen terbesar dari kewajiban Dolar AS ini berasal dari utang kepada pemegang saham non-pengendali entitas anak senilai US$628,97 juta (setara Rp10,76 triliun menjadi Rp11,01 triliun)..
Jakarta, Equityworld Futures – Rupiah terpantau masih ambruk di hadapan dolar Amerika Serikat (AS), posisinya semakin rawan lanjut melemah. Akibatnya, pelemahan rupiah ini menjadi beban bagi perusahaan yang memiliki banyak utang dalam mata uang dolar AS…
Komponen terbesar berasal dari Obligasi Global senilai US$2,75 miliar yang setara dengan Rp47,05 triliun menjadi Rp48,55 triliun.
Sebagai contoh, utang usaha, utang lain-lain, beban akrual,. Di samping itu, kewajiban pajak, dengan total nilai kumulatif sekitar US1,31 juta (setara Rp3,27 triliun menjadi Rp3,38 triliun). juga perlu diperhatikan. sering terjadi ketika Sisa liabilitas dalam denominasi Dolar AS lainnya mencakup pos operasional..
Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investasi terkait.
Kewajiban Dolar AS lainnya, termasuk utang usaha, tercatat sebesar US$46,41 juta atau setara Rp794,07 miliar menjadi Rp819,37 miliar..
Untuk sektor energi, PT Harum Energy mencatatkan total liabilitas valuta asing PT Harum Energy Tbk dalam denominasi Dolar AS per 31 Desember 2025, dengan penyesuaian kurs Rp17.110 per Dolar AS, tercatat sekitar Rp24,58 triliun menjadi Rp25,37 triliun (setara US$1,43 miliar)..
Berikut ada beberapa emiten yang rawan buntung ketika rupiah melemah beserta perbandingannya ketika Rupiah baru menembus Rp17.110/US$ dibanding dengan saat ini:.
Seluruh kewajiban ini berada dalam denominasi Dolar AS, di mana porsi terbesar berasal dari utang obligasi senilai US$274,51 juta atau setara Rp4.85 triliun yang akan jatuh tempo pada April 2027..
Sanggahan: Artikel ini adalah produk jurnalistik berupa pan. Di samping itu, gan Equityworld Futures Research juga perlu diperhatikan..
Sebagai salah satu emiten farmasi terbesar, total liabilitas valuta asing PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) per 31 Desember 2025, dengan penyesuaian kurs Rp17.110 per Dolar AS, tercatat sekitar Rp1,83 triliun menjadi Rp1,87 triliun.
// .
Seluruh kewajiban ini didominasi oleh denominasi Dolar AS dengan total US$75,26 juta atau setara Rp1,28 triliun menjadi Rp1,33 triliun..
Perusahaan tercatat tidak memiliki kebijakan hedging formal atas risiko fluktuasi nilai tukar tersebut pada periode laporan terkait..
Hingga periode laporan tersebut, tidak terdapat kebijakan lindung nilai (hedging) formal yang diterapkan untuk memitigasi risiko fluktuasi nilai tukar mata uang asing ini..
Porsi terbesar berasal dari kewajiban jangka panjang (termasuk Obligasi Global. Selain itu, pinjaman bank) senilai USpinjaman bank) senilai US$2,84 miliar yang setara dengan Rp48,52 triliun menjadi Rp50,14 triliun.,84 miliar yang setara dengan Rp48,52 triliun menjadi Rp50,14 triliun…
Contohnya, Riyal Arab Saudi, Lira Turki, sekaligus Yen Jepang, memiliki total nilai kumulatif sekitar Rp754,70 miliar.. dapat dilihat pada Sisa liabilitas dalam mata uang lainnya,..
Untuk memitigasi risiko tersebut, manajemen melakukan pengawasan sekaligus evaluasi rutin melalui fungsi treasury sesuai dengan kebijakan yang telah disetujui oleh Direksi…
Selanjutnya terdapat induk usaha ICBP yakni PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) yang juga memiliki eksposur terhadap fluktuasi rupiah..
Oleh sebab itu, nilai tersebut merepresentasikan keseluruhan porsi utang dalam Dolar AS yang dimiliki oleh grup perusahaan.. menjadi konsekuensi dari HRUM menggunakan Dolar AS sebagai mata uang fungsional sekaligus penyajian laporan keuangannya,..
Melansir data Refinitiv, pada hari ini, Senin (18/5/2026) hingga pukul 10.10 WIB, rupiah bertengger di Rp17.660/US$, sudah melemah 1,15%.
Untuk memitigasi risiko fluktuasi nilai tukar, perusahaan menggunakan instrumen derivatif berupa kontrak forward mata uang serta melakukan pengawasan rutin terhadap kondisi ekonomi..
Oleh sebab itu, Hal ini membebankan biaya yang besar pada pengusaha atau perusahaan yang punya bisnis impor terjadi. menjadi konsekuensi dari Penyebab utamanya adalah beban untuk memasok bahan baku akan melambung lebih tinggi akibat terkena selisih kurs.,..
Dari sektor telekomunikasi, PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) mencatat total liabilitas valuta asing per akhir 2025 sebesar Rp1,15 triliun menjadi Rp1,19 triliun..
Emiten properti PT Modernland Realty Tbk (MDLN) menjadi perusahaan berikutnya yang terekspos kondisi fluktuasi rupiah..
Untuk memitigasi risiko fluktuasi nilai tukar, perusahaan tidak mengimplementasikan kebijakan lindung nilai (hedging) formal, melainkan dengan merencanakan pembelian valuta asing yang cukup untuk kebutuhan impor, melakukan pemantauan pasar secara intensif, serta mengatur perencanaan waktu pembelian secara tepat..
Untuk memitigasi risiko fluktuasi nilai tukar mata uang, manajemen menerapkan kebijakan penyeimbangan arus kas (natural hedging) dengan menyelaraskan penerimaan. Di samping itu, pembayaran dari aktivitas operasi serta pendanaan dalam mata uang yang sama. juga perlu diperhatikan..
Selain itu, terdapat utang bank jangka pendek senilai US4,93 juta (setara Rp6,58 triliun menjadi Rp6,80 triliun), serta utang usaha. Tak hanya itu, kewajiban operasional lainnya dalam Dolar AS sebesar US,04 juta (setara Rp941,73 miliar menjadi Rp971,73 miliar). turut berperan penting..
Komponen utamanya terdiri dari utang usaha sekaligus utang lain-lain senilai US,27 juta (setara Rp1,12 triliun menjadi Rp1,15 triliun), pinjaman konversi senilai US,52 juta (setara Rp145,82 miliar menjadi Rp150,42 miliar), beban akrual sebesar USKomponen utamanya terdiri dari utang usaha,38 juta (setara Rp23,57 miliar menjadi 24,36 miliar), dan liabilitas sewa sebesar sekitar US ribu (setara Rp1,41 miliar menjadi Rp1,42 miliar)…
Contohnya, Euro, Peso Filipina, Yuan China, sekaligus Baht Thailand, memiliki nilai kumulatif sekitar Rp541,90 miliar.. dapat dilihat pada Kewajiban dalam mata uang non-USD,..
Porsi ini berasal dari utang usaha kepada pemasok senilai US$67,12 juta (setara Rp1,15 triliun menjadi Rp1,19 triliun) serta beban akrual sebesar US$0,22 juta (setara Rp3,76 miliar menjadi Rp3,88 miliar)..
Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca,. Akibatnya, kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut…
Komponen utama lainnya adalah fasilitas utang bank jangka panjang, termasuk bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun, senilai US$616,67 juta (setara Rp10.55 triliun menjadi Rp10,89 triliun)..
Melansir dari laporan keuangan hingga akhir 2025, ICBP memiliki total liabilitas mata uang asing per 31 Desember 2025, dengan penyesuaian kurs Rp17.110 per Dolar AS, adalah sekitar Rp48,60 triliun. Di samping itu, sekarang naik ke level Rp50,13 triliun. juga perlu diperhatikan..
Hingga akhir 2025, MDLN memiliki total liabilitas valuta asing per 31 Desember 2025, dengan penyesuaian kurs Rp17.110 per Dolar AS, tercatat sekitar Rp5,28 triliun menjadi Rp5,45 triliun..
Komponen utang lainnya mencakup pinjaman sindikasi sebesar US$31,30 juta (setara Rp535,54 miliar menjadi Rp552,60 miliar) yang jatuh tempo pada Januari 2027, serta beban akrual senilai US$3,05 juta (setara Rp52,19 miliar menjadi Rp53,85 miliar)..
PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) menjadi salah satu emiten yang terekspos dampak fluktuasi nilai tukar rupiah..
Hal ini diakibatkan oleh banyaknya sentimen negatif di pasar global mulai dari ketidakpastian keadaan geopolitik global, potensi kenaikan nilai inflasi,, ditambah lagi dengan juga outflow yang terjadi di pasar keuangan dalam negeri…
Perkembangan terkait Rupiah Terus Melemah, Deretan Emiten Punya Utang Dolar Ini Menangis akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equity World Trillium Surabaya – Geopolitik & Pembelian Bank Sentral Jadi Penopang
- Makna Silaturahmi di Ramadan, Menghangatkan Hati dan Menjaga Keseimbangan Diri | Equityworld Futures