0 0
Read Time:3 Minute, 56 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Emas di Ujung Tanduk: Turun Bentar atau Mau Jatuh ke Jurang? yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Merujuk data Refinitiv, harga emas ditutup di posisi US$4.538,01 per troy ons pada perdagangan Jumat (15/5/2026).

Meskipun Hal ini disebabkan oleh pasar terus menyesuaikan ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga The Fed., akibatnya, tetap saja volatilitas diperkirakan tetap tinggi…

Emas yang sempat menjadi primadona safe haven kini menghadapi tekanan berat dari melonjaknya yield obligasi AS. Di samping itu, dolar yang semakin perkasa. juga perlu diperhatikan..

Secara mingguan, harga emas juga melemah tajam 5,44% pada pekan lalu..

Pada Senin pukul 06.35 WIB, harga perak dibanderol US$ 76,75 per troy ons atau menguat 1,05%..

Pada hari ini, Senin (18/5/2026), harga emas mulai membaik.

Level yang paling diperhatikan pelaku pasar adalah US$4.481,78, yakni sekitar 20% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa di US$5.602,23.

Harga minyak yang melonjak 8%-10% dalam sepekan, ditambah lagi dengan bertahan di atas US0 per barel turut memperburuk situasi..

Merujuk data Refinitiv, harga perak ditutup di posisi US$75,95 per troy ons pada perdagangan Jumat (15/5/2026).

Pada Senin pukul 06.29 WIB, harga emas dibanderol US$ 45349,36 per troy ons atau menguat 0,25%.

Jika resistance berhasil ditembus, emas berpeluang kembali menguji level US$4.740-US$4.770.

Ketidakjelasan perdamaian AS-Iran sekaligus gangguan di Strait of Hormuz meningkatkan kekhawatiran inflasi global, yang pada akhirnya memperkecil peluang pemangkasan suku bunga…

Kombinasi inflasi Amerika Serikat (AS) yang masih panas, lonjakan imbal hasil obligasi, penguatan dolar AS, hingga memudarnya harapan pemangkasan suku bunga Federal Reserve menjadi faktor utama yang menekan harga pada pekan lalu..

Hal ini disebabkan oleh ekspektasi penurunan suku bunga The Fed, kini narasi tersebut nyaris lenyap setelah tiga data inflasi AS berturut-turut keluar lebih tinggi dari perkiraan., akibatnya Jika sebelumnya emas melesat..

Secara mingguan, harga emas juga melemah tajam 3,74% pada pekan lalu atau terburuk sejak pekan kedua Maret 2026..

Kondisi ini memaksa pelaku pasar membongkar posisi bullish mereka.

Dengan kombinasi inflasi tinggi, yield obligasi yang terus naik, harga minyak di atas US0 per barel,, ditambah lagi dengan ketegangan geopolitik yang belum mereda, pasar emas diperkirakan masih akan bergerak sangat volatil..

Namun, jika support jebol, harga dapat tergelincir ke US$4.600 per troy ons..

Bagi investor, fase ini menjadi ujian penting yakni apakah emas hanya se. Tak hanya itu, g terkoreksi, atau justru mulai memasuki tren bearish yang lebih dalam. turut berperan penting..

Jakarta, Equityworld Futures – Usai babak belur pada perdagangan kemarin, harga emas. Di samping itu, perak memasuki fase yang sangat menantang. juga perlu diperhatikan..

// .

Pada hari ini, Senin (18/5/2026), harga perak mulai naik.

Seluruh data tersebut akan menjadi penentu arah baru bagi emas..

Dari sisi fundamental, pasar logam mulia juga dipengaruhi kebijakan India yang memperketat impor perak demi menjaga ca. Tak hanya itu, gan devisa dan menekan arus keluar dolar AS. turut berperan penting..

Kebijakan tersebut, bersama konflik geopolitik antara AS, ditambah lagi dengan Iran, membuat pasar emas dan perak diperkirakan tetap bergerak liar dalam beberapa hari ke depan…

Pekan ini, investor akan fokus pada data ekonomi China, indeks PMI, data perumahan AS, klaim pengangguran mingguan, serta risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC).

Jika emas ditutup di bawah level ini, secara teknikal logam mulia tersebut resmi masuk ke wilayah bear market..

Menurut analisis Traders Union, prospek jangka pendek emas masih moderat positif selama support utama bertahan.

Harga tertahan di area resistance US$4.710-US$4.730 per troy ons, sementara support penting berada di kisaran US$4.670 hingga US$4.640..

Secara teknikal, emas saat ini bergerak dalam fase konsolidasi.

Harga ini anjlok 2,40% dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Perkembangan terkait Harga Emas di Ujung Tanduk: Turun Bentar atau Mau Jatuh ke Jurang? akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By