0 0
Read Time:3 Minute, 6 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Emas Babak Belur Gara-gara The Fed Hingga Ekonomi AS yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Ekspektasi arah kebijakan The Fed yang lebih ketat membuat dolar AS sekaligus imbal hasil obligasi pemerintah AS ikut menguat..

Ketika suku bunga sekaligus yield obligasi AS tinggi, investor cenderung lebih tertarik pada aset berbunga…

Dengan kondisi tersebut, sentimen geopolitik belum cukup kuat untuk mengangkat emas.

Namun, setelah data inflasi keluar, pelaku pasar mulai memperkirakan The Fed hanya akan memangkas suku bunga sekali, bahkan ada peluang tidak memangkas sama sekali..

Koreksi ini membalikkan penguatan pada pekan sebelumnya, ketika emas masih mampu naik 2,18%..

Bagi emas, ekspektasi suku bunga tinggi menjadi tekanan besar.

Harga emas juga semakin dekat dengan level psikologis US$4.500 per troy ons, yang menjadi area penting bagi pelaku pasar..

Emas tidak memberikan imbal hasil, misalnya obligasi..

// .

Tekanan sepanjang pekan ini membuat emas kembali menjauh dari level US$4.700 per troy ons.

Harga ini anjlok 2,40% dibandingkan perdagangan sebelumnya..

Tekanan makin berat setelah data inflasi Amerika Serikat (AS) kembali panas,. Akibatnya, pasar mulai ragu bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) akan arah pemangkasan suku bunga ke depan…

Pelemahan pada Jumat sekaligus memperpanjang koreksi emas menjadi empat hari beruntun. .

Di satu sisi, perang AS-Israel melawan Iran, ditambah lagi dengan penutupan Selat Hormuz seharusnya bisa menopang emas sebagai aset aman..

Warsh dipan. Di samping itu, g lebih hawkish atau cenderung mendukung kebijakan suku bunga ketat untuk menekan inflasi. juga perlu diperhatikan..

Tekanan emas juga semakin berat setelah Kevin Warsh dikonfirmasi sebagai Ketua The Fed yang baru.

Pasar justru lebih fokus pada risiko inflasi, arah suku bunga The Fed, penguatan dolar AS,, ditambah lagi dengan kenaikan yield obligasi…

Kondisi tersebut membuat ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada 2026 kembali menurun..

// .

Sebelumnya, pasar masih membuka peluang satu hingga dua kali pemangkasan suku bunga pada tahun ini.

Secara mingguan, harga emas juga melemah tajam 3,74%.

Inflasi harga konsumen (CPI). Di samping itu, inflasi harga produsen (PPI) menunjukkan tekanan harga di AS masih kuat. juga perlu diperhatikan..

Dolar yang lebih kuat membuat emas lebih mahal bagi pembeli di luar AS, sementara kenaikan yield membuat daya tarik emas semakin berkurang..

Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas dunia ambruk sepanjang pekan ini.

Selama ekspektasi suku bunga tinggi masih kuat, ruang pemulihan emas berpotensi tetap terbatas..

Tekanan utama bagi emas pekan ini datang dari data inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan.

Ke depan, pergerakan emas masih akan dipengaruhi komentar pejabat The Fed, arah kebijakan Kevin Warsh, perkembangan perang Iran, serta arus sekaligus a institusi ke aset emas..

Merujuk data Refinitiv, harga emas ditutup di posisi US$4.538,01 per troy ons pada perdagangan Jumat (15/5/2026).

Namun, dampak perang juga membuat harga energi tinggi. Di samping itu, memperbesar risiko inflasi. juga perlu diperhatikan..

Perkembangan terkait Harga Emas Babak Belur Gara-gara The Fed Hingga Ekonomi AS akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By