0 0
Read Time:3 Minute, 48 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Emas dan Perak Naik Ugal-Ugalan, Warga India Diminta Tak Membeli yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Mata uang tersebut baru-baru ini melemah mendekati level terendah sepanjang masa sekaligus diperdagangkan di kisaran 94,9 per dolar AS pada Senin, di tengah kekhawatiran atas harga minyak dan ketidakpastian global…

Proyeksi kini terbelah antara kemungkinan pelonggaran terbatas sekaligus skenario tidak ada pemangkasan suku bunga sama sekali pada 2026…

Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas berbalik menguat tipis sementara perak melonjak.

Rupee India telah berada di bawah tekanan besar akibat kenaikan harga minyak mentah sekaligus kekhawatiran bahwa tagihan impor India akan membengkak lebih jauh jika krisis di Asia Barat semakin memburuk..

Pasar juga mencermati kunjungan dua hari Presiden AS Donald Trump ke China pekan ini, di mana ia dijadwalkan bertemu Presiden Xi Jinping untuk membahas Iran, Taiwan, kecerdasan buatan, sekaligus senjata nuklir…

// .

Artinya, negara tersebut secara bersamaan mengimpor dua komoditas yang sangat mahal-minyak, ditambah lagi dengan emas-dan membayar keduanya dalam dolar AS…

Di sinilah peran Indian Rupee (rupee India) menjadi sangat penting..

// .

Pada Selasa (12/5/2026) pukul 06.40 WIB, harga perak ada di posisi US$86,98 atau naik 1,04%.

Kenaikan harga ini terjadi di tengah sikap investor yang mencermati perkembangan diplomasi antara Amerika Serikat sekaligus Iran serta menanti data inflasi penting Amerika Serikat yang akan dirilis pekan ini…

Kondisi ini juga terus mengganggu pelayaran melalui Strait of Hormuz. Tak hanya itu, mendorong harga minyak lebih tinggi. turut berperan penting..

Dari sisi geopolitik, penolakan cepat Presiden Donald Trump terhadap respons Iran atas proposal perdamaian AS memicu kekhawatiran bahwa konflik yang telah berlangsung 10 minggu akan berlanjut.

India merupakan konsumen emas terbesar kedua di dunia..

Setiap kali harga minyak melonjak tajam, India harus mengeluarkan jauh lebih banyak dolar AS untuk membeli energi dari luar negeri..

ING memperkirakan harga emas masih berpotensi naik ke US$5.000 per troy ons pada akhir tahun, meskipun mandeknya perundingan damai meningkatkan ketidakpastian jangka pendek..

Merujuk Refinitiv, harga perak pada perdagangan Senin (11/5/2026) ditutup di US$ 86,09 per troy ons, atau melesat 7,2%.

Meski dikenal sebagai aset safe haven, emas tetap rentan tertekan saat suku bunga tinggi terjadi karena biaya peluang untuk memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil menjadi lebih besar…

Sejumlah lembaga broker global juga mulai mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga AS.

“Ada aksi bargain hunting, ditambah lagi dengan penyesuaian posisi menjelang rilis data inflasi AS minggu ini,” kata Jim Wyckoff, analis pasar di American Gold Exchange, dikutip dari Refinitiv…

Penguatan ini memperpanjang tren positif emas dengan menguat 1,04% dalam dua hari terakhir..

India mengimpor hampir 85% kebutuhan minyak mentahnya.

Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Senin (11/5/2026) ditutup di US$ 4734,09 per troy ons, atau menguat 0,42%.

Pada saat yang sama, India juga merupakan salah satu importir emas terbesar di dunia.

Penguatan ini memperpanjang tren positif emas dengan menguat 18,4% dalam lima hari terakhir..

Pada Selasa (12/5/2026) pukul 06.29 WIB, harga emas ada di posisi US$ 4751,7 atau naik 0,37%.

Di tempat lain, saham-saham peritel perhiasan di India jatuh setelah Per. Di samping itu, a Menteri Narendra Modi mengimbau masyarakat menunda pembelian emas selama satu tahun demi menjaga cadangan devisa negara juga perlu diperhatikan..

“Kebuntuan ini membuat waktu tercapainya gencatan senjata semakin tidak pasti sekaligus menjaga risiko inflasi tetap tinggi,. Akibatnya, memperkuat narasi suku bunga tinggi bertahan lebih lama yang selama ini membebani emas,” tulis analis ING….

Fokus pasar tertuju pada data Consumer Price Index (CPI) AS yang akan dirilis Selasa. Selain itu, Producer Price Index (PPI) yang dijadwalkan terbit pada Rabu…

Perkembangan terkait Harga Emas dan Perak Naik Ugal-Ugalan, Warga India Diminta Tak Membeli akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By