Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Bank Mandiri Prediksi Pertumbuhan Ekonomi 5,1-5,5 Persen Q2 yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Walaupun “Ini artinya pertumbuhan di kuartal kedua mungkin akan melandai, kami melihat masih ada dukungan dari berbagai kebijakan baik dari sisi moneter, makroprudensial, maupun fiskal, yang sifatnya akomodatif, ini harusnya bisa menopang pertumbuhan ke depan,” kata Dian dalam Mandiri Macro & Market Brief Q2-2026 Indonesia Economic Outlook yang digelar daring pada Senin, 11 Mei 2026.Selain itu, Dian mengatakan beberapa indikator ekonomi pada kuartal II menunjukkan perlambatan masih menjadi prioritas..
Ia menilai sentimen faktor global turut mempengaruhi persepsi atau kepercayaan diri masyarakat sehingga berdampak pada hal ini harus diantisipasi.Di sisi lain, Dian berpendapat kenaikan harga komoditas bisa menjadi peluang untuk meningkatkan ekspor di kuartal kedua, seiring dengan melonjaknya harga minyak dunia..
Di antaranya penjualan retail. Selain itu, Indeks Keyakinan Konsumen..
HEAD of Macroeconomic & Financial Market Research Departement Bank Mandiri Dian Ayu Yustina memprediksi ekonomi Indonesia tumbuh 5,1-5,5 persen pada kuartal II 2026.
Sementara pertumbuhan ekonomi kuartal I kembali mengalami kontraksi pada 2025 di level 4,87 persen.
Secara historis, pertumbuhan ekonomi pada kuartal I dalam lima tahun terakhir pernah terkontraksi pada 2021 yaitu minus 0,69 persen.
Adapun kontribusi total keduanya adalah 82,65 persen terhadap total PDB. .
Kemudian disusul PMTB sebesar 5,96 persen.
“Kalau dilihat 2021 sampai 2026, belum pernah yang melebihi 5,61,” kata, Amalia dalam konferensi pers di gedung BPS, Jakarta, Selasa, 5 Mei 2026.Menurut Amalia, dari sisi pengeluaran, komponen konsumsi rumah tangga mengalami pertumbuhan tertinggi yakni sebesar 5,52 persen.
Angka proyeksi pertumbuhan ekonomi itu lebih rendah dibandingkan kuartal I 2026 yang tumbuh 5,61 persen.Menurut Dian, potensi perlambatan ekonomi pada kuartal II disebabkan oleh tidak a sekaligus ya faktor katalis pertumbuhan, misalnya periode Lebaran sebagaimana pada kuartal I…
Oleh sebab itu, “Artinya bisa jadi ekspor ini akan berpeluang tumbuh lebih cepat dan menjadi bantalan buat perekonomian terjadi.. menjadi konsekuensi dari Penyebab utamanya adalah bisa tumbuh lebih cepat sejalan dengan harga komoditas,” ucapnya.Sebelumnya, Kepala Ba sekaligus Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan pertumbuhan ekonomi kuartal I merupakan yang tertinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun-tahun sebelumnya,..
Perkembangan terkait Bank Mandiri Prediksi Pertumbuhan Ekonomi 5,1-5,5 Persen Q2 akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Trillium Surabaya – Fed Beige Book 02.00wib (Kamis dinihari)
- Equityworld Futures Surabaya | Kurs Rupiah Tembus 17 Ribu per Dolar. Apa Respons Kemenkeu?