Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Batu Bara Anjlok, Tanda Perang Mulai Melunak yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Volume Impor Batu Bara China Menurun, Produksi di India Ikut Tertekan.
Merujuk Refinitiv, harga batu bara pada penutupan perdagangan Jumat (8/5/2026) ditutup di US$ 134,45 per ton atau jatuh 0,55% dari perdagangan hari sebelumnya..
Administrasi Kepabeanan China mencatat penurunan impor batu bara sebesar 14% secara tahunan pada bulan April 2026 menjadi 33,1 juta metrik ton, dibandingkan 37,83 juta metrik ton pada bulan April 2025..
Harga batu bara terjun akibat tensi geopolitik yang mulai mereda dengan a. Di samping itu, ya titik terang, dapat dilihat dari harga komoditas dan energi global yang sudah mulai melandai secara perlahan. juga perlu diperhatikan..
Sejalan dengan penurunan produksi, penyaluran atau penjualan batu bara ke pelanggan juga tercatat turun 2% yoy menjadi 63,2 juta ton, dibandingkan 64,5 juta ton pada bulan April tahun sebelumnya..
Batu bara, ditambah lagi dengan minyak adalah komoditas yang saling mempengaruhi satu dengan yang lainnya. Akibatnya, korelasi satu dengan yang lainnya sangat berketergantungan….
Oleh sebab itu, Aktivitas perdagangan berjalan relatif tenang pasca libur terjadi. menjadi konsekuensi dari Penyebab utamanya adalah pasokan batu bara di pelabuhan yang mulai meningkat belum diimbangi oleh permintaan pembeli yang kuat atau pulih sepenuhnya.,..
Sementara itu, minyak Brent turun ke level $101,29 per barel di mana pada awal pekan Brent sempat menyentuh level di atas $114 sementara WTI di level $106..
Penurunan ini menambah kekhawatiran terkait ketahanan pasokan energi di saat permintaan listrik India melonjak tajam akibat gelombang panas yang ekstrem..
Sebagai perbandingan, impor pada bulan Maret 2026 sempat mencatatkan kenaikan tipis 1% yoy menjadi 39,06 juta ton..
Minyak West Texas Intermediate (WTI) telah turun ke level $95,52 per barel.
Jakarta, Equityworld Futures – Harga batu bara hancur dibandingkan dengan penutupan pekan sebelumnya seiring dengan jatuhnya harga minyak global..
Pelemahan ini melanjutkan tren penurunan pada Rabu (6/5/2026) walaupun pada hari Kamis (7/5/2026) terjadi rebound kenaikan sesaat pada komoditas batubara tersebut.
Sepanjang periode Januari hingga April 2026, total impor batu bara China mencapai 149,4 juta metrik ton, mengalami penyusutan sebesar 2,1% yoy.
Di pasar domestik China, harga batu bara termal di pelabuhan dilaporkan cenderung stabil setelah periode libur Hari Buruh.
Coal India Ltd melaporkan penurunan produksi batu bara sebesar 9,7% pada bulan April 2026 menjadi 56,1 juta ton, turun dari 62,1 juta ton pada periode yang sama tahun lalu..
// .
Kondisi pasar saat ini dipengaruhi oleh dinamika antara pasokan, ditambah lagi dengan permintaan…
Sementara itu, kondisi pasokan energi di India tengah menjadi sorotan.
Perkembangan terkait Harga Batu Bara Anjlok, Tanda Perang Mulai Melunak akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equity World Trillium Surabaya – Harga Perak Bertahan di Level Tertinggi, Masih Kuat atau Siap Koreksi?
- Saham Rokok Ngebul Terus, Ada Apa? | Equityworld Futures