0 0
Read Time:2 Minute, 6 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Ramai-Ramai Asia Tendang Dolar AS, Kenapa Rupiah Sendiri yang Kalah? yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

// .

Merujuk data Refinitiv, rupiah ditutup melemah 0,17% ke level Rp17.360/US$.

Indeks dolar ambruk ke level 97 atau terendah sejak awal Maret 2026.

Pelemahan ini berbanding terbalik dengam mata uang Asia lainnya.Meskipun banyak mata uang Asia melemah pada Jumat. Akan tetapi dalam sepekan ini pergerakannya sangat kencang. tidak boleh diabaikan..

Ringgit Malaysia mampu menguat 1,25% terhadap dolar AS pekan ini.

// Kepala Riset Ekonomi Makro dan Market Permata Bank Faisal Rachman menjelaskan, pelemahan rupiah saat ini tidak hanya dipengaruhi oleh tingginya ketidakpastian global dan meningkatnya sentimen risk-off di pasar keuangan, tetapi juga pola musiman pembayaran imbal hasil aset keuangan domestik kepada investor nonresiden.

Penguatan mata uang Asia ini ditopang oleh melemahnya dolar AS.

Jakarta, Equityworld Futures – Mata uang Asia ramai-ramai menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Pelemahan ini sekaligus mematahkan tren penguatan rupiah dalam dua hari perdagangan beruntun sejak Rabu..

Begitu pula dengan peso Filipina hingga dong Vietnam..

Hal ini disebabkan oleh membuat pelaku pasar cenderung menghindari aset berisiko., akibatnya Di sisi lain, ketidakpastian global juga masih membayangi pergerakan rupiah..

Kondisi ini menandai jika investor tengah ramai menjual investasi denominasi dolar. Selain itu, berburu instrument lainnya, terutama di Emerging Markets..

Nilai tukar rupiah mengakhiri perdagangan terakhir pekan ini dengan melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), Jumat (8/5/2026)..

“Pada Q2 2026 memang ada pola musiman pembayaran return aset keuangan domestik ke nonresiden yang mengakibatkan pelemahan rupiah,” ujar Faisal kepada Equityworld Futures, dikutip Jumat (8/5/2026).

Perkembangan terkait Ramai-Ramai Asia Tendang Dolar AS, Kenapa Rupiah Sendiri yang Kalah? akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By