0 0
Read Time:2 Minute, 44 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Akhir Pekan Harga Minyak Anjlok, tapi Mingguan Masih Panas yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Bagi pasar minyak, setiap hari gangguan di Hormuz berarti kapal tertahan, biaya logistik naik, sekaligus distribusi ke Asia maupun Eropa tersendat..

Menurut Tamas Varga dari pialang minyak PVM, mengatakan penurunan itu tidak terkait dengan perkembangan tertentu. Selain itu, mencerminkan volatilitas yang meningkat di pasar sejak perang Iran dimulai pada 28 Februari lalu…

Penurunan stok biasanya dibaca sebagai sinyal permintaan masih solid atau pasokan mengetat..

Karena itu, walaupun harga terkoreksi, pelemahan masih terlihat sebagai jeda setelah lonjakan tajam..

Namun sepanjang pekan ini, minyak Brent masih melonjak 2,7%, ditambah lagi dengan minyak WTI melejit 7,99% secara point-to-point…

Jalur laut itu menjadi nadi distribusi sekitar 20% pasokan minyak. Tak hanya itu, LNG global. turut berperan penting..

Alasannya adalah Selat Hormuz masih terganggu. Akibatnya, Situasi makin sensitif…

Laporan industri yang dikutip Reuters menyebut stok minyak mentah AS turun 1,79 juta barel pada pekan lalu..

Sebelumnya, reli minyak dipicu laporan bahwa AS akan memperpanjang blokade terhadap pelabuhan Iran.

Reuters melaporkan Presiden Trump telah meminta timnya menyiapkan opsi perpanjangan tekanan ekonomi terhadap Iran, termasuk membatasi aktivitas pelayaran menuju. Tak hanya itu, dari pelabuhan negara itu. turut berperan penting..

Langkah tersebut membuat pasar menilai gangguan suplai energi dari kawasan Teluk belum akan cepat selesai.

Dari sisi fundamental, data persediaan AS ikut memberi bantalan harga.

Menurut data Refinitiv pada Jumat (1/5/2026), harga minyak jenis Brent berada di US$108,17 per barel, ambruk 5,12%.

Jakarta, Equityworld FuturesΒ β€” Harga minyak mentah terpantau masih melesat sepanjang pekan ini, meski di perdagangan terakhir pekan ini berbalik ambles, di tengah kekhawatiran bahwa perang Amerika Serikat (AS)-Iran dapat memburuk, ditambah lagi dengan menyebabkan gangguan pasokan minyak Timur Tengah yang berkepanjangan yang dapat merugikan pertumbuhan ekonomi global…

Persediaan bensin anjlok 8,47 juta barel, se. Di samping itu, gkan distilat turun 2,60 juta barel juga perlu diperhatikan..

// .

Sehari sebelumnya, pasar bergerak lebih tinggi setelah Axios melaporkan Presiden AS Donald Trump dijadwalkan untuk menerima pengarahan tentang rencana serangkaian serangan militer terhadap Iran dengan harapan akan kembali ke negosiasi tentang program nuklirnya..

“Ini hanya merangkum sifat perdagangan yang tidak dapat diprediksi di dunia Trump,” kata Varga, dikutip dari Reuters, Sabtu (2/5/2026)..

Sementara minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) ambles 2,98% ke US$101,94 per barel..

Perkembangan terkait Akhir Pekan Harga Minyak Anjlok, tapi Mingguan Masih Panas akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By