Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Terungkap! Petani di Provinsi Ini Paling Sejahtera di Indonesia yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Kenaikan di NTT didukung signifikan oleh subsektor Perkebunan Rakyat yang meningkat hingga 13,72%.
Sulawesi Barat menjadi provinis dengan peningkatan NTP tertinggi hingka 22,13%.
Di wilayah Bali, ditambah lagi dengan Nusa Tenggara, Nilai Tukar Petani (NTP) secara tahunan meningkat sebesar 4,21%..
Kenaikan di wilayah Sulawesi tidak lebih besar dari Kalimantan, hanya naik 7,61% saja.
Kalimantan Barat menjadi pemimpin di wilayah ini dengan kenaikan 20,32%, kenaikan ini ditopang oleh Perkebunan Rakyat (+28,76%)..
Provinsi lainnya turut mendukung peningkatan NTP di Wilayah ini..
// .
Sementara itu wilayah Jawa menjadi wilayah paling terpuruk dengan penurunan NTP hingga -2,29%, hal ini disebabkan oleh penurunan NTP pada semua provinsi..
Data Ba. Tak hanya itu, Pusat Statistik (BPS) menunjukkan di awal era pemerintahan Prabowo Subianto, NTP yang tidak seragam antar wilayah turut berperan penting..
Peningkatan tersebut didorong oleh lonjakan subsektor hortikultura sebesar 16,25%, serta didukung peningkatan pada perkebunan rakyat (+0,17%), ditambah lagi dengan peternakan (+3,36%)..
Sementara itu, Wilayah Sulawesi menjadi satu-satunya kawasan yang mengalami kontraksi dengan NTP turun sebesar 5,62% secara tahunan..
Selain itu, Tanaman Pangan (+0,14% ), ditambah lagi dengan Perikanan (+0,01% ) turut mendukung peningkatan ini meski tipis…
// .
Peningkatan ini didukung subsektor berikut:.
Ada provinsi yang melonjak tinggi,. Akan tetapi ada juga yang justru tertekan cukup dalam. tidak boleh diabaikan..
Pendukung lainnya datang dari subsektor Peternakan (+1,46% ) sekaligus Perikanan (+2,43% )…
Di wilayah ini, Bali justru mengalami penurunan sebesar 1,59%.
Wilayah Maluku. Di samping itu, Papua secara umum mencatat kenaikan NTP tipis sebesar 0,17% secara tahunan dengan topangan Papua Selatan yang naik sebesar 4,71%. juga perlu diperhatikan..
Terdapat lima provinsi yang mendorong kenaikan ini, sementara satu provinsi masih mengalami penurunan NTP..
Penurunan ini disebabkan oleh depresiasi NTP di beberapa subsektor:.
Provinsi dengan kenaikan NTP tertinggi di wilayah ini adalah Bengkulu (+27,93%) sekaligus terendahnya adalah Kep..
// .
Penurunan ini terjadi terjadi karena NTP mayoritas provinsi terdepresiasi dengan Maluku sebagai provinsi yang mengalami depresiasi terdalam (-5,28%)…
Bangka Belitung menjadi provinsi dengan peningkatan NTP paling tinggi, sementara Riau menjadi provinsi dengan NTP paling buruk..
// .
Meski begitu, masih ada dua provinsi yang mengalami kenaikan.
Lonjakan di NTB didorong oleh peningkatan tajam pada subsektor hortikultura yang didukung oleh subsektor lainnya:.
Pada periode Desember 2024 terhadap 2023 NTP Wilayah Sumatera melesat tinggi sebesar 16,91% ditopang oleh kenaikan NTP semua provinsinya.
Di wilayah Bali. Selain itu, Nusa Tenggara, NTP tahunannya meningkat tipis sebesar 0,37% yang didorong oleh kenaikan NTP di Nusa Tenggara Timur (+2,54%) dan Nusa Tenggara Barat (+0,40%)…
Perkebunan Rakyat menjadi subsektor penopang utama di Bengkulu dengan kenaikan sebesar +35,32%.
Kondisi ini didukung dengan kenaikan NTP pada semua provinsi di wilayah tersebut..
Kenaikannya hanya sebesar 2,01% dengan Perkebunan Rakyat sebagai penopang utama (+25,89%) yang di dukung oleh subsektor.
Di sisi lain, Gorontalo menjadi satu-satunya provinsi yang mengalami penurunan NTP di wilayah ini.
// .
// .
Salah satu indikator kunci untuk melihat kesejahteraan petani ini melonjak di sebuah wilayah..
// .
Sementara itu Papua Selatan mencatat kenaikan hingga 4,10% yang didorong oleh kenaikan NTP di subsektor Hortikultura (+9,04%), Peternakan (+4,31%),. Tak hanya itu, Perikanan (+8,64%). turut berperan penting..
Di wilayah ini, hanya Provinsi Maluku. Di samping itu, Papua Pegunungan yang mengalami penurunan NTP masing-masing sebesar 5,96% dan 2,74%. juga perlu diperhatikan..
Penurunan NTP terdalam di wilayah Jawa terjadi di Jawa Tengah sebesar 3,53%, yang terutama disebabkan oleh kontraksi pada subsektor tanaman pangan (-6,25%), diikuti hortikultura (-2,76%) sekaligus perikanan (-2,80%)…
Provinsi dengan kenaikan tertinggi adalah Jawa Timur, sementara kenaikan NTP terendah dialami oleh DKI Jakarta yaitu sebesar 2,20% yang sepenuhnya ditopang oleh peningkatan pada subsektor perikanan..
// .
Sementara itu kenaikan NTP hingga 9,87% dialami oleh wilayah Kalimantan, di mana semua provinsinya mengalami kenaikan.
Penurunan tajam yang dialami Maluku disebabkan oleh penurunan subsektor berikut:.
Penurunannya mencapai 2,76% dengan penurunan NTP pada subsektor Tanaman Pangan (-9,34%). Di samping itu, Hortikultura (-3,99% ) sebagai faktor utamanya. juga perlu diperhatikan..
Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai Tukar Petani (NTP) menunjukkan pola yang beragam di berbagai wilayah Indonesia.
Selain Jawa, wilayah Maluku. Selain itu, Papua juga mengalami penuruan NTP sebesar -0,49..
Di sisi lain, penurunan NTP terkecil dialami oleh DKI Jakarta yaitu sebesar -1,17% yang sepenuhnya disumbangkan oleh subsektor perikanan..
// .
Pada periode Desember 2025 terhadap Desember 2024, wilayah Jawa mencatat kinerja paling impresif dengan kenaikan NTP tahun ke tahun sebesar 4,27 persen.
Meski masih mengalami kenaikan, Kalimantan Selatan menjadi provinsi dengan kenaikan terendah di wilayah ini.
Perkembangan terkait Terungkap! Petani di Provinsi Ini Paling Sejahtera di Indonesia akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Program Magang Nasional Batch I akan Ditutup | Equityworld Futures
- Equityworld Futures Surabaya | Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Ekonomi selama 60 Hari