0 0
Read Time:2 Minute, 55 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Emas Makin Babak Belur, Cuma Trump yang Bisa Selamatkan yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Emas jatuh setelah bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga sesuai ekspektasi, sementara pasar khawatir terhadap inflasi akibat perang di Timur Tengah..

Menurut trader logam Tai Wong, perbedaan pendapat tersebut memberi tekanan pada harga emas.

Pada Kamis (30/4/2026), pukul 06.38 IWIB harga perak menguat 0,28% ke US$ 71,68 per troy ons..

Namun demikian, dalam keputusan paling terpecah sejak 1992. tetap menjadi kenyataan meskipun The Fed memang menahan suku bunga,..

Harga perak jatuh tiga hari beruntun dengan melemah 5,5%..

Dalam kondisi ini, prospek emas saat ini tidak terlihat terlalu cerah,” ujar analis pasar City Index sekaligus FOREX.com, Fawad Razaqzada…

“Perbedaan suara dari pejabat yang ingin menghapus bias pelonggaran dalam pernyataan kebijakan memberi tekanan pada harga emas,” kata trader logam independen, Tai Wong, dikutip dari Reuters..

Sementara itu, Dewan Emas Dunia (World Gold Council) melaporkan permintaan emas global naik 2% (yoy) pada kuartal I 2026, didorong lonjakan pembelian emas batangan. Tak hanya itu, koin serta peningkatan pembelian bank sentral, meski permintaan perhiasan turun 23%. turut berperan penting..

Pada Kamis (30/4/2026) pukul 06.34 WIB,  harga emas menanjak 0,22% ke US$ 4551,59 per troy ons..

// .

Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Rabu (29/4/2026) ditutup di posisi US$ 4541,75 per troy ons atau jatuh 1,14%.

Bank sentral menyoroti meningkatnya kekhawatiran terhadap inflasi.

Setelah keputusan Federal Reserve, pelaku pasar tetap bertaruh bahwa suku bunga tidak akan dipangkas tahun ini maupun dalam waktu dekat.

Meski “Hanya Donald Trump. Selain itu, Iran yang bisa menyelamatkan pasar,, namun kedua pihak belum juga mendekati kesepakatan dan harga minyak mencerminkan hal itu. tetap penting..

Tiga pejabat bahkan menolak pernyataan terjadi karena tidak ingin ada sinyal bias penurunan suku bunga…

Harga emas sudah jatuh tiga hari beruntun dengan melemah 3,55%..

Merujuk Refinitiv, harga perak pada perdagangan Rabu (29/4/2026) ditutup di posisi US$ 71,48 per troy ons atau melemah 2,18%.

Kekhawatiran inflasi kembali meningkat seiring harga minyak global bertahan di atas US$100 per barel akibat konflik yang didukung AS melawan Iran..

Pelaku pasar kini memperkirakan The Fed tidak akan memangkas suku bunga tahun ini hingga tahun depan..

Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas, ditambah lagi dengan perak melanjutkan pelemahan hingga menyentuh level terendah dalam satu bulan..

// .

Kekhawatiran inflasi meningkat seiring harga minyak global yang bertahan di atas US$100 per barel akibat konflik yang didukung United States melawan Iran..

Perkembangan terkait Harga Emas Makin Babak Belur, Cuma Trump yang Bisa Selamatkan akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By