Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Kabar Buruk: Harga Emas Ambruk, Dunia Cemas Tunggu Aba-Aba dari AS yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
// .
// .
Hal ini disebabkan oleh AS sekaligus Iran masih berada dalam kebuntuan, akibatnya Harga minyak naik pada Senin…
Pasar juga menyoroti sejumlah rapat bank sentral penting pekan ini guna melihat dampak ekonomi dari konflik tersebut..
Sumber mediasi dari Pakistan mengatakan upaya menjembatani perbedaan antara AS. Tak hanya itu, Iran masih berlangsung, setelah Presiden Donald Trump membatalkan perjalanan para utusannya dan menyebut Iran harus menghubungi jika ingin mencapai kesepakatan. turut berperan penting..
Investor juga mencermati rangkaian rapat bank sentral utama lainnya pekan ini untuk mencari petunjuk arah suku bunga serta dampak perang terhadap ekonomi global..
Meski emas dikenal sebagai lindung nilai terhadap inflasi, suku bunga tinggi mengurangi daya tarik aset yang tidak memberikan imbal hasil tersebut..
Pelemahan ini menyeret emas kembali ke level US$ 4600..
“Dengan inflasi dua kali lipat dari target, akan sangat sulit bagi bank sentral AS memangkas suku bunga dalam beberapa bulan ke depan,. Tak hanya itu, itu negatif bagi emas,” tambah Melek. turut berperan penting..
Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Senin (27/4/2026) ditutup di posisi US$4681,85 per troy ons atau ambruk 0,57%.
Kontrak berjangka West Texas Intermediate (WTI) naik 2,09% menjadi US$96,37 per barel, sementara minyak acuan internasional Brent melonjak 2,75% menjadi US$108,23 per barel.
Merujuk Refinitiv, harga perak pada perdagangan Senin (27/4/2026) ditutup di posisi US$75,50 per troy ons atau jatuh 0,24%..
Lambatnya negoisasi membuat harga minyak tetap tinggi, ditambah lagi dengan kekhawatiran inflasi meningkat…
Rapat bulan ini menjadi pertemuan terakhir Jerome Powell sebagai Ketua The Fed..
“Apa yang kita lihat adalah pasar masih meragukan bahwa kesepakatan kuat untuk membuka kembali Selat Hormuz akan tercapai dalam waktu dekat.
Harga penutupan kemarin juga menjadi yang terendah sejak 6 April 2026..
Itu menjadi masalah bagi emas, ditambah lagi dengan perak,” kata Bart Melek, Kepala Strategi Komoditas Global di TD Securities, dikutip dari Reuters…
Pada Selasa (28/4/2026) pukul 06.33 WIB dibanderol di US$ 75,91 atau menguat 0,55%..
Alasannya adalah minimnya kemajuan diplomatik untuk mengakhiri perang Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran. Akibatnya, Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas. Selain itu, perak melandai….
Pada Selasa (28/4/2026) pukul 06.31 WIB dibanderol di US$ 4689,79 atau menguat 0,17%.
Kenaikan harga energi menambah kekhawatiran inflasi.
Pasar juga menanti keputusan rapat bank sentral AS The Fed pada Selasa, ditambah lagi dengan Rabu pekan ini..
Perkembangan terkait Kabar Buruk: Harga Emas Ambruk, Dunia Cemas Tunggu Aba-Aba dari AS akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Mendag Ungkap Tantangan Eksportir Akibat Konflik Iran-Israel | Equityworld Futures
- Catat! Emiten Happy Hapsoro, BUVA Mau Minta Restu Rights Issue Jumbo | Equityworld Futures