0 0
Read Time:3 Minute, 5 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Rupiah Masih Loyo-Sempat Ambruk, Tapi Tak Seburuk Mata Uang Asia Lain yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Merujuk data Refinitiv, rupiah mengakhiri perdagangan di zona hijau dengan apresiasi 0,53% ke level Rp17.190/US$..

Tekanan yang lebih besar terlihat pada yen Jepang yang turun 0,48%, dolar Singapura 0,49%,. Selain itu, won Korea Selatan 0,65%…

Sepanjang pekan ini, dolar AS bergerak naik turun.

Meski mampu rebound pada akhir pekan, secara mingguan rupiah masih tercatat melemah 0,06%. .

Di satu sisi, greenback sempat didorong oleh optimisme bahwa kesepakatan damai bisa segera tercapai.

Karena hasil akhirnya masih belum jelas, banyak investor memilih menahan diri untuk tidak mengambil posisi besar.

Pergerakan mata uang Asia pada pekan ini masih sangat dipengaruhi oleh dinamika dolar Amerika Serikat (AS) yang kembali diburu sebagai aset aman di tengah ketidakpastian global..

Perkembangan ini membuka peluang bahwa negosiasi dapat kembali dilanjutkan setelah sempat runtuh pada awal pekan..

Namun, tekanan terhadap rupiah relatif lebih terbatas dibandingkan banyak mata uang regional lain..

Artinya, meski pada akhir pekan greenback sempat terkoreksi, secara keseluruhan dolar AS tetap menunjukkan penguatan dalam sepekan.

// .

Akibatnya, pergerakan pasar cenderung terbatas. Di samping itu, masih mencari arah baru. juga perlu diperhatikan..

Namun di sisi lain, kekhawatiran bahwa perang akan berlangsung lebih lama. Selain itu, memicu gangguan pasokan energi membuat pelaku pasar tetap berhati-hati…

Hal ini menandakan permintaan terhadap aset safe haven masih cukup tinggi, seiring pasar yang terus mencermati perkembangan konflik AS-Israel dengan Iran..

Penguatan ini membawa rupiah kembali turun ke bawah level psikologis Rp17.200/US$, setelah sehari sebelumnya sempat ditutup di level Rp17.280/US$, yang menjadi posisi penutupan terlemah sepanjang masa..

Harapan pasar sempat muncul setelah Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi dijadwalkan berada di Islamabad pada Jumat, lokasi yang sebelumnya pernah menjadi tempat pembicaraan damai dengan Amerika Serikat.

Sepanjang pekan ini, hanya dolar Taiwan yang mampu menguat terhadap dolar AS, yakni sebesar 0,05%.

Jakarta, Equityworld Futures – Mata uang Asia mayoritas melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sepanjang pekan ini.

Indeks dolar AS (DXY) pada perdagangan Jumat (24/4/2026) memang ditutup melemah 0,24% ke level 98,533.

Nilai tukar rupiah berhasil ditutup menguat terhadap dolar AS pada perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (24/4/2026).

// .

Sementara itu, rupiah menjadi salah satu mata uang dengan pelemahan paling tipis di kawasan..

Namun demikian, secara mingguan DXY masih tercatat menguat 0,44%..

Di bawah rupiah, dong Vietnam melemah 0,14%, yuan China turun 0,28%,. Tak hanya itu, ringgit Malaysia melemah 0,30% turut berperan penting..

Adapun pelemahan terdalam terjadi pada baht Thailand yang ambles 1,32%, disusul rupee India 1,77%,, ditambah lagi dengan peso Filipina yang menjadi mata uang dengan kinerja terburuk di Asia pekan ini setelah anjlok 1,81%…

Perkembangan terkait Rupiah Masih Loyo-Sempat Ambruk, Tapi Tak Seburuk Mata Uang Asia Lain akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By