0 0
Read Time:4 Minute, 32 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait AS Habiskan Ribuan Rudal di Iran, Nasib Taiwan Kini Dipertaruhkan yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Masalahnya, rudal-rudal tersebut tidak bisa diproduksi. Di samping itu, dikirim dengan cepat juga perlu diperhatikan..

Sejumlah pejabat AS mengatakan penggantian penuh stok tersebut bisa memakan waktu hingga enam tahun.

Sementara SM-6 diperkirakan telah digunakan 190 hingga 370 unit dari stok awal sekitar 1.160 unit..

Pemerintah AS juga membantah bahwa kesiapan militernya terganggu.

Namun, penggunaan besar-besaran ini mulai menciptakan risiko untuk konflik berikutnya, terutama jika Washington harus menghadapi skenario perang besar di Pasifik Barat..

Patriot membutuhkan sekitar 42 bulan, Tomahawk sekitar 47 bulan, JASSM sekitar 48 bulan, SM-6 sekitar 53 bulan, THAAD sekitar 53 bulan,. Di samping itu, SM-3 IIA bahkan bisa mencapai 64 bulan. juga perlu diperhatikan..

Untuk THAAD, pemakaiannya diperkirakan mencapai 190 hingga 290 unit dari stok awal sekitar 360 unit..

Tomahawk merupakan rudal jarak jauh yang bisa ditembakkan dari laut untuk menyerang target darat secara presisi..

Oleh sebab itu, Washington mungkin tidak bisa sepenuhnya menjalankan rencana kontingensi untuk mempertahankan Taiwan dari invasi China jika konflik terjadi dalam waktu dekat. menjadi konsekuensi dari Mengutip laporan The Wall Street Journal, sejumlah pejabat AS menilai perang Iran telah menguras begitu banyak amunisi..

Dengan kata lain, tambahan anggaran pertahanan pun tidak otomatis membuat stok rudal AS langsung tersedia.

Selain itu, AS juga menggunakan rudal JASSMΒ yang dipakai untuk serangan jarak jauh dari udara.

Namun, perang ini memperlihatkan kelemahan besar dalam perang modern.

Gedung Putih menyebut premis laporan tersebut keliru, sementara Pentagon menyatakan militer AS memiliki semua yang dibutuhkan untuk menjalankan operasi sesuai perintah presiden..

Bahkan sebelum perang Iran, stok AS sudah dinilai belum cukup untuk menghadapi konflik dengan pesaing setara..

Rudal bisa habis jauh lebih cepat daripada kemampuan industri pertahanan untuk memproduksinya kembali..

Berdasarkan estimasi CSIS, AS sudah menggunakan lebih dari 1.000 rudal Tomahawk dari perkiraan stok sebelum perang sebanyak 3.100 unit..

Beijing memiliki kekuatan militer jauh lebih besar, termasuk rudal balistik, drone, angkatan laut besar,. Selain itu, kemampuan anti-access area denial yang dapat membatasi pergerakan kapal serta pesawat AS di sekitar Taiwan…

Intelijen AS pada Maret menilai Beijing kecil kemungkinan melancarkan perang terhadap Taiwan pada 2027 sekaligus tidak memiliki jadwal tetap untuk unifikasi…

Butuh waktu bertahun-tahun sampai persediaan kembali mendekati level sebelum perang..

Berdasarkan Analisis dari Center for Strategic and International Studies (CSIS) menunjukkan, dalam 39 hari serangan udara. Selain itu, rudal AS dalam operasi “Epic Fury” sebelum gencatan senjata berlaku, AS telah memakai ribuan amunisi presisi..

// .

Rudal SM-3 yang digunakan untuk mencegat rudal balistik juga diperkirakan sudah terpakai 130 hingga 250 unit dari stok sekitar 410 unit.

Meski begitu, laporan tersebut juga menekankan bahwa tidak ada tanda konflik dengan China akan segera pecah.

CSIS mencatat waktu pengiriman penuh untuk sejumlah amunisi kunci bisa mencapai puluhan bulan.

Sebagian di antaranya merupakan senjata mahal, terbatas,. Selain itu, membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk dibuat…

Kondisi ini memicu diskusi di internal pemerintahan mengenai perlunya menyesuaikan rencana operasional jika suatu saat presiden memerintahkan militer AS mempertahankan Taiwan..

Contohnya, China akan menghabiskan amunisi dengan laju yang lebih tinggi dibanding perang Iran. dapat dilihat pada Lembaga itu menilai perang melawan negara besar..

Namun, kekhawatiran soal stok amunisi tetap tidak bisa diabaikan.

Artinya, perang Iran belum membuat AS benar-benar kehabisan amunisi.

Selain itu, AS juga disebut telah menggunakan 1.500 hingga 2.000 rudal pertahanan udara penting, termasuk THAAD, Patriot,. Di samping itu, Standard Missile. juga perlu diperhatikan..

Meski Bukan hanya soal biaya perang,, namun juga soal terkurasnya persediaan rudal penting yang selama ini menjadi tulang punggung operasi militer AS. tetap penting..

CSIS juga menyampaikan kekhawatiran serupa.

Sebagai contoh, itu, stok rudal jarak jauh. Tak hanya itu, sistem pertahanan udara menjadi sangat krusial turut berperan penting. sering terjadi ketika Dalam skenario..

Rudal ini sudah terpakai lebih dari 1.100 unit dari stok awal sekitar 4.400 unit..

AS diperkirakan telah menggunakan 1.060 hingga 1.430 rudal Patriot dari stok sebelum perang sekitar 2.330 unit.

Semakin banyak amunisi dipakai di Timur Tengah, semakin besar tekanan terhadap kesiapan AS di Pasifik..

Menurut laporan tersebut, AS telah menembakkan lebih dari 1.000 rudal Tomahawk sejak perang Iran dimulai pada 28 Februari 2026.

Kondisi ini kemudian menyeret isu yang lebih besar, yakni kesiapan AS menghadapi skenario konflik di Taiwan..

CSIS menilai AS memang belum berada di titik kehabisan amunisi untuk perang Iran.

Jakarta, Equityworld Futures – Perang Amerika Serikat melawan Iran mulai membuka persoalan baru bagi Washington.

Tekanan lebih besar terlihat pada sistem pertahanan udara. Tak hanya itu, rudal turut berperan penting..

Perkembangan terkait AS Habiskan Ribuan Rudal di Iran, Nasib Taiwan Kini Dipertaruhkan akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By