Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Emas Ambles ke Terendah 3 Pekan: Level US$4.900 Tinggal Kenangan yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Harga penutupan kemarin adalah yang terendah sejak 6 April 2026 atau hampir tiga pekan..
Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas turun ke level terendah dalam lebih dari sepekan pada Kamis.
Merujuk Refinitiv, harga perak pada perdagangan Kamis (23/4/2026) ditutup di posisi US$ 75,43 per troy ons atau jatuh 2,92%.
Sementara itu, indeks dolar melonjak ke 98,77 atau tertinggi sejak 9 April 2026..
Harga minyak Brent Kembali melesat. Selain itu, ditutup melesat 3% lebih ek US$ 105,07 per barel atau tertinggi sejak 7 April 2026..
Pada Jumat (24/4/2026), pukul 06.44 WIB harganya menanjak 0,25% ke US$ 75,61 per troy ons..
Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Kamis (23/4/2026) ditutup di posisi US$ 4692,69 per troy ons atau ambruk 0,95%.
Survei Reuters terhadap para ekonom menunjukkan Federal Reserve kemungkinan menunggu setidaknya enam bulan sebelum memangkas suku bunga tahun ini..
Oleh sebab itu, meningkatkan peluang kenaikan suku bunga menjadi konsekuensi dari Lonjakan harga energi cenderung mendorong inflasi,..
Perang Iran telah mendorong harga minyak naik, dengan Brent crude diperdagangkan di atas US$100 per barel pada Kamis..
// .
Pada Jumat (24/4/2026) pukul 06.43 WIB, harganya menguat 0,12% ke US$ 4698,27 per troy ons..
// .
Sebagai contoh, kenangan jauh. sering terjadi ketika Hal ini disebabkan oleh reli logam mulai memudar,” ujarnya, kepada Reuters., akibatnya “Emas yang mendekati US.900 Jumat lalu kini terasa..
Oleh sebab itu, harga minyak melonjak tajam dan menyeret aset lain turun, termasuk emas. juga perlu diperhatikan. menjadi konsekuensi dari Analis independen Tai Wong mengatakan ketegangan antara Amerika Serikat. Di samping itu, Iran memicu kekhawatiran gencatan senjata bisa runtuh kapan saja,..
Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun juga naik ke level tertinggi lebih dari sepekan,. Akibatnya, meningkatkan biaya peluang memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil…
Harga penutupan kemarin adalah yang terendah sejak 8 April 2026..
Meski emas dikenal sebagai lindung nilai terhadap inflasi, suku bunga yang lebih tinggi mengurangi daya tarik aset tanpa imbal hasil tersebut..
Emas tertekan kekhawatiran bahwa dampak inflasi dari konflik di Timur Tengah dapat membuat suku bunga bertahan tinggi lebih lama..
Iran menunjukkan kendali yang semakin ketat atas Selat Hormuz pada Kamis melalui video pasukan komando yang menyerbu kapal kargo besar, setelah gagalnya pembicaraan damai yang diharapkan Washington dapat membuka kembali jalur pelayaran terpenting dunia..
Harga perak sedikit membaik pada hari ini.
Selain itu, penguatan dolar AS juga menekan emas terjadi karena membuat bullion berdenominasi dolar menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain..
Perkembangan terkait Harga Emas Ambles ke Terendah 3 Pekan: Level US$4.900 Tinggal Kenangan akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Futures Surabaya | Ini Hitung-Hitungan Dampak IHSG Jika BREN dan DSAA DItendang MSCI
- Rupiah Melemah Setelah Trump Ancam Tutup Selat Hormuz | Equityworld Futures