Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Emas Ambles 2% Lebih, Jatuh ke Level Terlemah 2 Minggu yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Warsh menyerukan “perubahan rezim” di bank sentral AS, termasuk pendekatan baru dalam mengendalikan inflasi sekaligus perombakan strategi komunikasi agar pejabat The Fed tidak terlalu banyak memberi sinyal soal arah kebijakan moneter…
Harga perak sedikit membaik pada hari ini.
Pada saat yang sama, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun juga naik..
// .
Pada Rabu (22/4/2026) pukul 06.29 WIB, harga emas menguat 0,45% menjadi US$ 4732,59 per troy ons..
// .
Merujuk Refinitiv, harga perak pada perdagangan Selasa (21/4/2026) ditutup di posisi US$ 77,14 per troy ons.
Tak lama setelah bursa saham AS ditutup, Presiden Donald Trump mengatakan gencatan senjata akan diperpanjang sampai proposal dari Iran diajukan..
Warsh menegaskan dirinya tidak pernah berjanji kepada Presiden AS Donald Trump untuk memangkas suku bunga jika resmi memimpin bank sentral AS.
Indeks menguat 0,2%, ditambah lagi dengan ditutup di 98,394 pada perdagangan kemarin, dari 9,097% pada hari sebelumnya…
Pernyataan Warsh ini menjadi kabar buruk mengingat pelaku emas berharap The Fed segera memangkas suku bunga..
Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas ambruk lagi dipicu penguatan dolar Amerika Serikat (AS), ditambah lagi dengan kenaikan imbal hasil obligasi serta perkembangan perang…
Pernyataan itu disampaikan dalam si, ditambah lagi dengan g konfirmasi di Senat AS, saat pasar global tengah menyoroti masa depan arah kebijakan moneter Negeri Paman Sam…
Penyebab utamanya adalah kembali menguatnya indeks dolar, sehingga berdampak pada Harga emas ambruk terjadi…
Kedua faktor ini juga berdampak besar ke emas.
“Imbal hasil. Tak hanya itu, dolar yang lebih kuat menekan emas, ditambah banyak berita utama dan sinyal campuran terkait situasi Iran yang mendorong harga energi naik, sehingga berdampak pada menekan logam mulia,” kata Bob Haberkorn, kepada Reuters. turut berperan penting…
Pada Rabu (22/4/2026) pukul 06.34 WIB, harga perak menguat 0,57% menjadi US$ 77,14 per troy ons.
Dolar AS yang menguat membuat emas yang dikonversi dalam dolar menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.
Pelaku pasar juga mencermati su. Tak hanya itu, g hearing Komite Perbankan Senat AS dengan calon Chairman bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed) Kevin Warsh. turut berperan penting..
Penyebab utamanya adalah menjelang penutupan pasar, kecemasan meningkat di Wall Street setelah muncul laporan bahwa perjalanan Wakil Presiden JD Vance untuk bergabung dalam negosiasi dengan Iran ditunda karena kurangnya komitmen dari Teheran, sehingga berdampak pada Pasar keuangan bergejolak terjadi…
Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Selasa (21/4/2026) ditutup di posisi US$ 4711,67 per troy ons.
Harga penutupan kemarin juga menjadi yang terendah sejak 7 April 2026 atau dua pekan terakhir..
Dengan si. Di samping itu, g ini, volatilitas diperkirakan akan sangat tinggi,” tambah Haberkorn. juga perlu diperhatikan..
Pelemahan ini memperpanjang derita emas dengan melemah 2,4% dalam dua hari terakhir.
“Trader akan mencermati setiap komentarnya.
Hal ini dilaporkan The New York Times. Selain itu, Axios yang mengutip pejabat AS…
Warsh menyebut Trump tidak pernah meminta komitmen soal level suku bunga, meski sebelumnya Trump berkali-kali menyatakan berharap Warsh akan menurunkan bunga jika terpilih..
Perkembangan terkait Harga Emas Ambles 2% Lebih, Jatuh ke Level Terlemah 2 Minggu akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Hyundai Belum Pertimbangkan Naikkan Harga Jual Mobil | Equityworld Futures
- Perbandingan Dominasi Serangan Iran vs AS-Israel (12 Jam Terakhir)