0 0
Read Time:3 Minute, 34 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Mari Tepuk Tangan! Rupiah Menguat Saat Mata Uang Asia Kebakaran Hebat yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Kondisi ini membuat dolar AS kembali diburu sebagai aset aman, ditambah lagi dengan pada gilirannya mempersempit ruang penguatan bagi mata uang negara lain, termasuk mata uang Asia, pada perdagangan awal pekan ini…

Merujuk data Refinitiv, per pukul 09.15 WIB, dari 11 mata uang Asia, delapan mata uang terpantau melemah, dua mata uang justru menguat,. Di samping itu, satu mata uang stagnan terhadap greenback. juga perlu diperhatikan..

Penyebab utamanya adalah Selat Hormuz yang menjadi jalur sekitar seperlima pengiriman minyak dunia masih terganggu., sehingga berdampak pada Perang yang sudah memasuki pekan kedelapan ini juga terus memicu guncangan pasokan energi, terutama terjadi…

AS masih mempertahankan blokade di sekitar pelabuhan-pelabuhan Iran.

// .

Teheran juga menegaskan tidak akan ikut dalam putaran kedua negosiasi yang diharapkan AS dimulai sebelum gencatan senjata dua pekan berakhir pada Selasa..

Eskalasi akhir pekan ini kembali mengangkat “premi risiko geopolitik” yang sempat mereda ketika pasar mulai berharap a sekaligus ya “peace dividend”..

Penguatan juga diikuti oleh rupee India yang terapresiasi ke posisi INR 92,58/US$ atau menguat tipis 0,02%..

Won melemah ke level KRW 1.473,47/US$ atau terdepresiasi hingga 0,48%..

“Eskalasi akhir pekan menghidupkan kembali premi risiko geopolitik tepat ketika pasar mulai mematok peace dividend.

Kenaikan harga minyak bukan hanya cerita energi,. Akan tetapi juga cerita pertumbuhan. Di samping itu, suku bunga,” kata Chief Investment Strategist Saxo, Charu Chanana, dikutip Senin (20/4/2026). juga perlu diperhatikan. tidak boleh diabaikan..

Di tengah mayoritas mata uang Asia yang melemah terhadap greenback, nilai tukar rupiah justruย mampu tampil perkasa dengan penguatan 0,06% ke level Rp17.170/US$..

Kondisi ini membuat Iran mengubah sikapnya setelah sempat membuka akses di Selat Hormuz, Teheran kembali memberlakukan pembatasan terhadap lalu lintas maritim di jalur strategis tersebut..

Arah pergerakan ini sejalan dengan menguatnya indeks dolar AS (DXY) yang pada waktu yang sama naik 0,21% ke level 98,306 menjadi level tertinggi dalam sepekan.

// .

Tekanan juga terlihat pada mata uang Korea Selatan, won.

AS pada kemarin Minggu (19/4/2026), dilaporkan menyita kapal kargo Iran yang mencoba menerobos blokade, sementara Iran menyatakan akan membalas.

Pelemahan terbesar terjadi pada mata uang Filipina yakni peso.

Selanjutnya, dolar Singapura melemah 0,20% ke SGD 1,272/US$, disusul yen Jepang yang turun 0,15% ke JPY 158,86/US$..

Walaupun Di saat yang sama, kenaikan harga minyak kembali menjadi perhatian terjadi karena dampaknya tidak hanya ke energi,, juga bisa merembet ke inflasi, pertumbuhan, hingga ekspektasi suku bunga global.. masih menjadi prioritas..

Kondisi ini terjadi setelah tensi AS-Iran kembali meningkat. Tak hanya itu, prospek kesepakatan damai dinilai semakin lemah. turut berperan penting..

Jakarta, Equityworld Futures –ย Mayoritas mata uang Asia bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan awal pekan ini, Senin (20/4/2026).

Dolar Taiwan melemah 0,09% ke TWD 31,49/US$, sementara dong Vietnam turun 0,08% ke VND 26.334/US$ sekaligus yuan China melemah 0,05% ke CNY 6,81/US$…

Peso Filipina terpantau tengah berada di zona merah dengan pelemahan sebesar 0,66% atau naik ke level PHP 60/US$.

Tekanan terjadi seiring penguatan dolar AS di pasar global di tengah kembali memanasnya tensi geopolitik AS-Iran..

Demikian juga dengan baht Thailand yang terkoreksi 0,44% ke posisi THB 32,03/US$.

Perkembangan terkait Mari Tepuk Tangan! Rupiah Menguat Saat Mata Uang Asia Kebakaran Hebat akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By