0 0
Read Time:2 Minute, 48 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Mata Uang Asia Kebakaran Hebat, Cuma Negara Ini Selamat yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

// .

Pada gilirannya, ruang penguatan bagi mata uang negara lain makin mengecil, termasuk mata uang negara-negara Asia pada perdagangan pagi ini..

Situasi tersebut mendorong harga minyak kembali menguat, memperbesar kekhawatiran lonjakan inflasi yang lebih luas..

Oleh sebab itu, pasar kembali masuk ke periode ketidakpastian yang lebih panjang.. menjadi konsekuensi dari Dolar AS diburu investor setelah perundingan panjang antara Washington, ditambah lagi dengan Teheran dilaporkan gagal menghasilkan kesepakatan damai,..

Oleh sebab itu, dolar AS kembali menjadi tujuan utama sebagai safe haven. menjadi konsekuensi dari Namun kekhawatiran terhadap rapuhnya kesepakatan itu mendorong pembalikan posisi,..

Tekanan juga terlihat pada won Korea Selatan yang turun 0,32% ke KRW1.489,4/US$.

// .

Peso Filipina menyusul melemah 0,89% ke level PHP60,414/US$..

Selanjutnya, dolar Singapura melemah 0,22% ke SGD1,2759/US$, dolar Taiwan turun 0,11% ke TWD31,761/US$, serta yuan China melemah 0,09% ke CNY6,8339/US$..

Sebelumnya, pasar sempat menyambut gencatan senjata dua pekan yang diumumkan pada 7 April lalu dengan aksi jual minyak, ditambah lagi dengan arus dana kembali ke aset berisiko..

Indeks dolar AS (DXY) pada waktu yang sama tercatat menguat 0,38% ke level 99,021..

Sementara itu, satu-satunya mata uang yang masih mampu bertahan di zona hijau adalah dong Vietnam yang menguat 0,08% ke level VND26.315/US$..

Arah pergerakan ini sejalan dengan menguatnya dolar AS.

Pelemahan terdalam terjadi pada baht Thailand yang turun 0,94% ke posisi THB32,26/US$.

Kondisi ini pada akhirnya membuat dolar AS diburu pelaku pasar.

Merujuk data Refinitiv, per pukul 09.10 WIB, dari 10 mata uang Asia, sembilan diantaranya mengalami pelemahan sekaligus hanya satu mata uang menguat terhadap greenback…

Jakarta, Equityworld Futures – Mayoritas mata uang negara-negara Asia bergerak di zona pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini, Senin (13/4/2026).

Adapun, nilai tukar rupiah turut tertekan dari greenback dengan pelemahan sebesar 0,29% ke level Rp17.135/US$, sementara yen Jepang melemah 0,25% ke JPY159,68/US$, ditambah lagi dengan ringgit Malaysia turun 0,25% ke MYR3,970/US$…

Presiden AS Donald Trump juga menyatakan Angkatan Laut AS akan mulai melakukan blokade di Selat Hormuz, jalur strategis yang menyalurkan sekitar 20% pasokan energi harian dunia. Selain itu, telah efektif tertutup sejak perang dimulai pada akhir Februari…

Seiring dolar AS kembali diburu investor setelah upaya perundingan damai Washington-Teheran belum membuahkan kesepakatan..

Perkembangan terkait Mata Uang Asia Kebakaran Hebat, Cuma Negara Ini Selamat akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By