Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Jejak Hijau dari Bangka: Transformasi Berkelanjutan Mitra Stania Prima yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Dalam aspek sosial, perusahaan turut menjalankan Program TAMASYA yang berfokus pada pengembangan anak sekaligus keluarga..
// .
Capaian tersebut juga mencerminkan kontribusi perusahaan dalam mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon, sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi, ditambah lagi dengan sosial secara berkelanjutan…
Inovasi Sosial. Selain itu, Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Ekonomi Sirkular..
Secara industri, PT Mitra Stania Prima (MSP) merupakan perusahaan pertambangan timah terbesar ketiga di Indonesia.
Program ini mencakup pembinaan TPA, pelatihan pengasuh bersertifikasi, pemantauan tumbuh kembang anak, kelas parenting, serta kerja sama layanan kesehatan dengan puskesmas setempat..
Selain itu, program ini juga berkontribusi terhadap penurunan emisi dari 115 ton menjadi 35 ton COโeq serta mendukung rehabilitasi daerah aliran sungai seluas 72 hektare..
Dalam operasionalnya, perusahaan melakukan berbagai terobosan melalui program Ekoinovasi yang berfokus pada transformasi energi. Tak hanya itu, efisiensi proses produksi turut berperan penting..
Perusahaan ini berlokasi di Kawasan Industri sekaligus Pelabuhan Air Kantung, Kelurahan Jelitik, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka…
Selain itu, perusahaan juga melakukan konversi teknologi dari tanur pantul menjadi tanur listrik, mengganti fuel burner berbasis bahan bakar fosil dengan sistem elektrik, serta mengoptimalkan penggunaan overhead crane untuk mengurangi ketergantungan pada forklift berbahan bakar..
Penghargaan ini menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menjalankan praktik pertambangan yang berkelanjutan melalui efisiensi energi, penurunan emisi gas rumah kaca, serta pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional..
Secara keseluruhan, berbagai inisiatif tersebut menunjukkan integrasi antara aspek lingkungan, ekonomi,. Di samping itu, sosial. juga perlu diperhatikan..
Komitmen PT Mitra Stania Prima terhadap nilai keberlanjutan tersebut menjadikan perusahaan ini meraih peringkat emas pada PROPER 2025..
Saat ini, perusahaan mencatat ekspor sekitar 3.300 ton logam timah..
Jakarta, CNBCย Indonesia – PT Mitra Stania Prima meraih peringkat emas pada Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH)..
Sebagai bagian dari komitmen terhadap nilai ekonomi karbon, perusahaan juga telah melakukan langkah awal melalui skema carbon trading dengan pembelian 1.000 kg COโ eq yang terdaftar dalam Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN PPI)..
// .
Produk ingot timah bermerek MSP juga telah terdaftar di London Metal Exchange (LME), yang menjadi salah satu indikator standar kualitas global.
// .
Transformasi Energi & Ekoinovasi Dorong Efisiensi. Tak hanya itu, Penurunan Emisi turut berperan penting..
Dalam rantai bisnisnya, MSP juga memiliki. Selain itu, mengoperasikan fasilitas pengolahan dan pemurnian timah..
Contohnya, biochar. Selain itu, asap cair melalui teknologi retort berbasis pembakaran tertutup.. dapat dilihat pada Program ini memanfaatkan limbah kelapa menjadi produk bernilai..
Melalui program tersebut, perusahaan berhasil membentuk empat kelompok masyarakat dengan peningkatan pendapatan rata-rata berkisar Rp1,5 juta hingga Rp1,9 juta per bulan.
Perusahaan mengoperasikan dua tungku listrik dengan kapasitas total mencapai 3.811 ton pada 2024, serta memanfaatkan energi hijau yang bersumber dari Renewable Energy Certificate (REC) PLN & green electricity furnace..
Tak hanya berfokus pada aspek lingkungan, perusahaan juga menjalankan inovasi sosial melalui Program ARSARI yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi sirkular..
Di sisi energi, perusahaan turut mengintegrasikan penggunaan listrik REC sekaligus bahan bakar biosolar B35 sebagai bagian dari strategi transisi menuju energi yang lebih bersih…
PT Mitra Stania Prima merupakan salah satu unit bisnis di bawah ARSARI Tambang yang bergerak di sektor pertambangan, pengolahan, sekaligus pemurnian bijih timah..
Salah satu langkah utama adalah transisi penggunaan energi dari solar (diesel) menjadi listrik berbasis REC PLN serta pemanfaatan teknologi green electricity furnace..
Sejak 2013, MSP telah aktif melakukan kegiatan penambangan di wilayah Mapur dengan luas konsesi mencapai 233,5 hektare sekaligus potensi cadangan sebesar 7.551 ton timah…
Transformasi ini memberikan dampak signifikan terhadap kinerja lingkungan sekaligus efisiensi operasional…
Perkembangan terkait Jejak Hijau dari Bangka: Transformasi Berkelanjutan Mitra Stania Prima akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Utang Amerika Kini Tembus Rp661.000 Triliun, Perang Iran Bikin Boncos | Equityworld Futures
- Puncak Arus Balik, 26 Ribu Penumpang akan Padati Kualanamu | Equityworld Futures