Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Dolar AS Ditendang di Mana-Mana: Won, Yen – Rupiah Berjaya yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Yen Jepang menguat 0,79% ke JPY 158,33/US$, diikuti dolar Singapura yang naik 0,57% ke SGD 1,27/US$..
Kondisi ini diharapkan mampu bertahan hingga penutupan perdagangan hari ini..
Tak kalah juga, rupiah terpantau berhasil menguat hingga 0,56% ke posisi Rp16.995/US$ atau kembali turun dibawah level psikologisnya di Rp17.000/US$.
Dari sisi eksternal, dolar AS tertekan setelah Presiden AS Donald Trump menunda ancamannya untuk menyerang infrastruktur sipil Iran selama dua pekan.
Baht Thailand menyusul menguat 1,2% ke level THB 32,07/US$, sementara peso Filipina menguat 1,14% ke PHP 59,51/US$..
Penguatan paling besar dipimpin won Korea Selatan yang naik 1,22% ke posisi KRW 1.478,4/US$.
Trump juga mengatakan AS telah menerima proposal 10 poin dari Iran yang dinilainya bisa menjadi dasar negosiasi..
Kombinasi kabar ini meredakan kekhawatiran pasar atas risiko gangguan pasokan energi global..
Arah pergerakan ini selaras dengan pelemahan indeks dolar AS (DXY) yang pada waktu yang sama turun 0,95% ke level 98,914.
Penguatan juga terlihat pada ringgit Malaysia yang naik 0,97% ke MYR 3,98/US$.
Trump menyebut langkah tersebut sebagai “double-sided ceasefire”, dengan syarat Iran membuka kembali Selat Hormuz.
Dalam perkembangan lainnya, Iran dilaporkan sepakat membuka kembali jalur strategis tersebut selama dua pekan asalkan seluruh serangan dihentikan.
// .
Israel juga disebut telah menyetujui gencatan senjata tersebut.
Selanjutnya, rupee India menguat 0,48% ke INR 92,39/US$, yuan China naik 0,36% ke CNY 6,83/US$,. Di samping itu, dolar Taiwan menguat 0,33% ke TWD 31,78/US$. juga perlu diperhatikan..
Pelemahan dolar AS juga membuat DXY menyentuh level terendah dalam dua pekan terakhir, seiring membaiknya sentimen risiko global..
Jakarta, Equityworld Futures – Hampir seluruh mata uang negara-negara Asia bergerak menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini, Rabu (8/4/2026).
Oleh sebab itu, membuka ruang bagi mayoritas mata uang Asia untuk menguat pada perdagangan pagi ini.. menjadi konsekuensi dari Pada akhirnya, mere, ditambah lagi dengan ya tensi geopolitik tersebut mengurangi permintaan terhadap dolar AS sebagai aset safe haven,..
// .
Sementara itu, satu-satunya mata uang yang masih berada di zona merah adalah dong Vietnam yang gagal bergerak positif dengan melemah 0,1% ke level VND26.331/US$..
Merujuk data Refinitiv, per pukul 09.15 WIB, dari sebelas mata uang Asia yang dipantau, sepuluh mata uang menguat. Di samping itu, hanya satu mata uang melemah terhadap greenback. juga perlu diperhatikan..
Seiring melemahnya indeks dolar AS (DXY) di tengah kabar mere. Selain itu, ya tensi perang di Timur Tengah…
Perkembangan terkait Dolar AS Ditendang di Mana-Mana: Won, Yen – Rupiah Berjaya akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equity World Trillium Surabaya – Harga Emas Berpotensi Melemah Hari Ini, Peluang penurunan suku bunga The Fed
- Purbaya Siap Cairkan Reaktivasi Darurat PBI BPJS Kesehatan Rp15 M