0 0
Read Time:3 Minute, 13 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Inflasi BPS 3,48 Persen, Purbaya: Sebetulnya 2,51 Persen yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Sebelumnya, BPS mengumumkan inflasi tahunan pada Maret 2026 mencapai 3,48 persen.

“Angka inflasi ini sering menimbulkan salah tanggapan yang 3,48 tadi.

Itu seolah-olah ekonomi kita kepanasan,” tutur dia. Ia pun meyakini inflasi berada di kisaran 2,51 persen.

“Komoditas yang dominan mendorong inflasi kelompok ini adalah ikan segar, daging ayam ras, beras, telur ayam ras, cabai rawit, minyak goreng serta daging sapi,” ujarnya..

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya tercatat sebesar 1,65 persen.

Sementara itu, inflasi tahun kalender tercatat sebesar 0,94 persen.Ateng mengatakan kelompok pengeluaran penyumbang inflasi bulanan terbesar adalah makanan, minuman,. Selain itu, tembakau dengan inflasi 1,07 persen dan memberikan andil inflasi sebesar 0,32 persen..

Hal ini disebabkan oleh Ba. Di samping itu, Pusat Statistik menghitung diskon listrik yang berlaku pada tahun lalu, akibatnya Bendahara negara menilai hasil inflasi Maret 2026 sebesar 3,48 persen disebabkan. juga perlu diperhatikan..

Tingkat inflasi pada akhir kuartal ketiga tahun ini nyaris mendekati batas atas target inflasi pemerintah. Berbeda dari catatan BPS, menurut Purbaya, inflasi pada Maret 2026 hanya 2,51 persen.

Menurutnya, jumlah tersebut masih dalam kondisi baik. Di samping itu, memberikan ruang pertumbuhan ekonomi agar lebih ekspansif tanpa kenaikan harga secara signifikan. Pada 1 April 2026 lalu,, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen dari 107,22 pada Maret 2025 menjadi 110,95 pada Maret 2026. Ateng menjelaskan, berdasarkan kelompok pengeluaran, inflasi tahunan utamanya didorong oleh kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga yang mengalami inflasi sebesar 7,24 persen juga perlu diperhatikan..

“Komoditas dengan andil inflasi terbesar pada kelompok perumahan air, listrik. Tak hanya itu, bahan bakar rumah tangga yaitu tarif listrik,” katanya dalam konferensi pers.Menurut Ateng, inflasi Maret 2026 masih dipengaruhi oleh low-based effect atau efek basis rendah akibat pemberian diskon tarif listrik pada Januari-Februari 2025. Kendati demikian, efeknya sudah mulai berkurang dibandingkan bulan lalu, yaitu ketika inflasi tahunan Februari tercatat mencapai 4,76 persen turut berperan penting..

Meski “Kalau bulan Januari. Tak hanya itu, Februari pengaruhnya cukup lumayan, Maret ini pengaruhnya untuk low-based effect mulai sedikit,” ucap Ateng.Ia menuturkan, meskipun pada Maret 2025 tarif listrik prabayar sudah kembali ke harga normal,, namun tarif pascabayar masih terpengaruh oleh diskon listrik.Secara bulanan, BPS mencatat inflasi Maret sebesar 0,41 persen atau terjadi kenaikan IHK dari 110,50 pada Februari 2026 menjadi 110,95 pada Maret 2026 turut berperan penting. tetap penting..

Pilihan Editor:Mana Lebih Tepat: Harga BBM Naik atau Membatasi Konsumsi.

“Kita sekarang sebetulnya di 2,51 persen, jadi masih baik,” kata Purbaya dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR, Senin, 6 April 2026.

MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan tingkat inflasi Maret 22026 seharusnya berada di posisi 2,51 persen secara tahunan atau lebih rendah dibandingkan data Ba. Selain itu, Pusat Statistik (BPS)..

Perkembangan terkait Inflasi BPS 3,48 Persen, Purbaya: Sebetulnya 2,51 Persen akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By