Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Sebulan Perang AS-Iran: Rial Loyo Lawan Dolar, Naik Tipis dari Rupiah yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Namun, selama perang berlangsung, rial tetap bertahan di level yang sangat lemah.
Artinya, meski secara teknis rial menguat tipis, levelnya masih menunjukkan bahwa mata uang Iran tetap sangat lemah..
Secara persentase, pelemahan itu memang terlihat tipis.
Kenaikan ini menunjukkan bahwa selama periode perang, rial Iran menguat sekitar 0,78% terhadap rupiah..
Nilai tukar yang sangat lemah akan memperbesar tekanan harga barang impor, memperburuk inflasi, sekaligus mengikis kepercayaan publik terhadap mata uang domestik…
Jakarta, CNCB Indonesia – Jakarta, Equityworld Futures – Genap sebulan perang Amerika Serikat (AS). Tak hanya itu, Iran, tekanan di pasar keuangan Iran belum juga mereda turut berperan penting..
Namun yang jauh lebih penting, rial tetap bertahan di level yang sangat rapuh, yakni di atas 1,31 juta per dolar AS..
Sementara pada penutupan perdagangan Jumat (3/4/2026), nilainya naik menjadi Rp0,0129 per rial..
Nilai tukar rial terhadap rupiah masih berada di kisaran yang sangat rendah, yakni hanya sekitar Rp0,0128-Rp0,0129 per rial.
// .
Berdasarkan data Refinitiv, pada 27 Februari 2026 nilai 1 rial Iran tercatat setara Rp0,0128.
Melansir data Refinitiv, pada awal pecahnya perang yakni 28 Februari 2026, kurs dolar AS terhadap rial Iran berada di level 1.313.863 rial per US$1.
Berbeda dengan pergerakannya terhadap dolar AS, rial Iran justru menguat tipis terhadap rupiah selama periode sebulan perang..
Kurs terburuk sempat menyentuh 1.321.780 rial per US$1 pada 11 Maret 2026, sementara level terkuat dalam periode itu hanya berada di 1.310.814 rial per US$1 pada 25 Maret 2026..
Walaupun Ini berarti sepanjang perang, fluktuasi hariannya memang tidak terlalu liar,, seluruh pergerakan terjadi dalam posisi yang sudah sangat tertekan. masih menjadi prioritas..
Namun, penguatan tersebut sangat terbatas.
Bagi perekonomian Iran, situasi ini jelas tidak ringan.
Sebagai contoh, ini menjadi jauh lebih sulit diredam terjadi karena ketidakpastian meningkat, arus modal cenderung menjauh,, ditambah lagi dengan permintaan terhadap aset aman seperti dolar AS tetap tinggi… sering terjadi ketika Dalam kondisi perang, tekanan..
Artinya, selama kurang lebih sebulan perang berlangsung, rial Iran masih melemah sekitar 0,17% terhadap dolar AS..
Sementara itu pada penutupan terakhir, Jumat (4/4/2026), nilainya berada di 1.316.135 rial per US$1..
Ini menandakan bahwa konflik bersenjata tidak memberi ruang pemulihan bagi mata uang Iran, melainkan justru menjaga tekanan tetap tinggi di tengah ketidakpastian ekonomi. Selain itu, geopolitik…
Mata uang Iran itu memang tidak lagi jatuh sedramatis fase awal tahun.
Meski Dengan kata lain, perang sebulan terakhir memang belum memicu gelombang pelemahan baru yang ekstrem,, namun juga sama sekali belum mampu membawa mata uang Iran keluar dari jurang keterpurukan. tetap penting..
Sepanjang periode perang tersebut, pergerakan rial Iran terhadap dolar AS juga cenderung berkutat di kisaran sempit,. Akan tetapi tetap lemah tidak boleh diabaikan..
Salah satu cerminan paling jelas terlihat dari nilai tukar rial Iran yang tetap terpuruk, baik saat melawan dolar Amerika Serikat (AS) maupun ketika dibandingkan dengan rupiah..
// .
Perkembangan terkait Sebulan Perang AS-Iran: Rial Loyo Lawan Dolar, Naik Tipis dari Rupiah akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Kemenhub Catat 147 Juta Pergerakan Orang Selama Lebaran 2026 | Equityworld Futures
- Equity World Trillium Surabaya – Dow Jones Menguat, Emas & Perak Cetak Rekor Tertinggi