Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Minyak Melonjak 11%, Harga Nyata di Lapangan Tembus US$141/Barel yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Trump sebelumnya juga mengatakan Iran meminta gencatan senjata, yang sempat menurunkan harga minyak.
Harganya sempat menyentuh US$ 114 pada perdagangan intraday..
Walaupun begitu, juga mengatakan perang tidak akan berlangsung lama, ditambah lagi dengan dialog masih berlangsung. masih terjadi meski Ia menyatakan AS akan menyerang Iran dengan sangat keras dalam dua hingga tiga minggu ke depan,…
Pernyataan Presiden Amerika serikat (AS) Donald Trump dalam pidato nasional pada Rabu malam memperingatkan potensi agresi militer lebih lanjut terhadap Iran dalam dua hingga tiga minggu ke depan.
Namun, harga sempat turun setelah laporan dari kantor berita Iran (IRNA) menyebut Iran bekerja sama dengan Oman untuk menyusun protokol “pemantauan transit” di jalur laut tersebut..
Sementara itu, harga minyak WTI ditutup di posisi US$ 111,54 per barel atau terbang 11,41% pada Kamis kemarin.
Manajer portofolio Fidelity International, George Efstathopoulos, mengatakan pasar sebelumnya mengantisipasi dua kemungkinan: de-eskalasi atau eskalasi perang..
Selat Hormuz, yang biasanya dilalui sekitar seperlima aliran minyak. Tak hanya itu, gas dunia, kini praktis terhenti sejak perang AS-Israel melawan Iran dimulai pada 28 Februari, memicu salah satu krisis energi paling serius di dunia. turut berperan penting..
Namun demikian, di sisi lain siap mengirim ribuan pasukan tambahan. tetap menjadi kenyataan meskipun Trump juga memberikan sinyal yang berubah-ubah, di satu sisi menyebut kesepakatan damai hampir tercapai,..
“Pasar finansial hampir menutupi kenyataan ketatnya pasokan yang sebenarnya terlihat di lapangan,” ujar Sen, kepada CNBC International.
Harga penutupan kemarin adalah yang tertinggi sejak Juni 2022 atau hampir empat tahun..
“Ada dampak fisik nyata dari penutupan Selat Hormuz yang menyebar ke seluruh dunia. Di samping itu, sistem energi, yang menurut saya belum sepenuhnya tercermin dalam kurva harga futures minyak,” ujar Wirth dalam konferensi energi CERAWeek di Houston. juga perlu diperhatikan..
Amrita Sen, pendiri Energy Aspects mengatakan harga futures ini seolah memberikan rasa aman yang keliru bahwa situasi tidak terlalu tegang..
Harga spot mencerminkan permintaan minyak brent yang akan dikirim dalam 10 hingga 30 hari ke depan.
Namun, ia menegaskan permintaan itu hanya akan dipertimbangkan jika Selat Hormuz dibuka..
Kedua pihak terus saling bertentangan mengenai status negosiasi damai.
// .
Lonjakan ini berbanding terbalik dengan Rabu di mana harga minyak brent ambruk 14,5%..
Trump menyalahkan kenaikan harga minyak pada “rezim Iran yang melancarkan serangan teror terhadap kapal tanker minyak komersial, ditambah lagi dengan negara tetangga…
Merujuk Refinitiv, harga minyak mentah brent pada perdagangan Kamis (2/4/204) ditutup di posisi US$ 109,28 per barel atau terbang 8,03%.
Hal ini meredam harapan de-eskalasi. Tak hanya itu, mendorong harga minyak naik. turut berperan penting..
Penyebab utamanya adalah investor khawatir perang berkepanjangan di Timur Tengah akan menghambat lalu lintas kapal tanker melalui Selat Hormuz selama berminggu-minggu.,. Akibatnya, Harga minyak melonjak pada Kamis terjadi…
Ia mengatakan pasar bergerak berdasarkan informasi yang minim. Tak hanya itu, persepsi. turut berperan penting..
Tingginya harga untuk pengiriman jangka dekat ini menunjukkan ketatnya pasokan fisik saat ini akibat gangguan besar yang dipicu oleh penutupan Selat Hormuz oleh Iran..
Menurut S&P Global, di pasar spot harga minyak brent bahkan sempat menyentuh US$141,36 per barel..
Pada perdagangan berjangka intraday kemarin, harga minyak brent sempat menyentuh US$109,74 per barel.
Iran membantah klaim tersebut. Tak hanya itu, menyatakan jalur tersebut tetap berada di bawah kendali penuh militer Iran. turut berperan penting..
Lonjakan kemarin memutus tren negatif di mana harga minyak WTI turun 2,8% dalam dua hari sebelumnya..
Sementara itu, laporan IRNA menyebut lalu lintas tanker bisa kembali jika diawasi, ditambah lagi dengan dikoordinasikan oleh Iran dan Oman…
CEO Chevron, Mike Wirth, pekan lalu memperingatkan bahwa harga futures atau berjangka tidak mencerminkan skala gangguan pasokan akibat penutupan Selat Hormuz.
Ia menambahkan, harga diesel di Eropa saat ini hampir US$200 per barel..
Alasannya adalah AS tampak tidak lagi mengambil peran utama. sehingga berdampak pada Analis risiko politik Oxford Analytica, Giles Alston, mengatakan bahwa kini negara-negara pengguna jalur tersebut harus mengatur sendiri pengiriman minyak mereka,…
Harga spot tersebut US$32,33 lebih tinggi dibandingkan kontrak berjangkanya..
Jakarta, Equityworld Futures – Harga minyak mentah dunia meledak lagi setelah sempat melandai..
Perkembangan terkait Minyak Melonjak 11%, Harga Nyata di Lapangan Tembus US$141/Barel akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equity World Trillium SurabayaΒ βKetegangan Mereda: Emas Tertekan, Investor Beralih ke Aset Berisiko
- Equity World Trillium Surabaya β Prediksi Harga Emas 21 Juli 2025, Buy on Weakness atau Tunggu The Fed?