Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Rekor Baru! Penjualan FMCG di Shopee Cs Tembus Rp40 Triliun yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Di tengah ekspansi nilai pasar, jumlah brand aktif di sebagian besar kategori justru berkurang.
Pada kategori beauty terjadi penurunan sekitar 1%, F&B turun 8%,. Tak hanya itu, healthcare turun 4% turut berperan penting..
Perubahan ini menggeser distribusi pertumbuhan ke pemain yang lebih dominan.
Di luar dua kategori utama tersebut, lonjakan paling agresif terjadi pada homecare. Nilai penjualannya mencapai Rp2 triliun, dengan pertumbuhan 96% YoY..
Jakarta, Equityworld Futures- Awal 2026 dibuka dengan pesta belanja digital.
Struktur ini menjaga konversi tetap stabil tanpa ketergantungan pada promosi agresif.
Beauty Masih Raja, F&B Melonjak Tajam, Homecare, ditambah lagi dengan Healthcare Ikut Terdorong..
Lonjakan ini terjadi dalam struktur pertumbuhan yang tidak merata.
Kategori beauty masih memegang porsi terbesar dengan nilai Rp18,6 triliun atau tumbuh 33% secara tahunan.
Meskipun Angka ini berada di bawah lonjakan kuartal I-2026 yang terdorong musim konsumsi,, tetap saja tetap berada di atas seluruh capaian kuartalan sepanjang 2025…
Sebaliknya, ShopTokopedia didorong oleh skema diskon yang lebih dalam..
Shopee masih menjadi platform dengan volume terbesar, dengan pertumbuhan kuat di homecare sebesar 118%. Tak hanya itu, F&B 83% turut berperan penting..
Pergerakan ini beririsan langsung dengan momentum Rama. Selain itu, dan Lebaran yang jatuh di kuartal pertama, mendorong belanja konsumsi dalam skala luas…
ShopTokopedia mencatat pertumbuhan tertinggi di hampir seluruh kategori: beauty naik 75%, F&B 127%, healthcare 79%,. Tak hanya itu, mom & baby 39% turut berperan penting..
Segmen mom & baby berada di Rp3,2 triliun dengan pertumbuhan 20%, dengan volume transaksi relatif stabil..
Mereka meng-capture penjualan dari raksasa e-commerce yakni Tokopedia, Lazada, Shopee, Blibli hingga Tik Tok..
Di Shopee, lebih dari 90% transaksi terjadi tanpa diskon besar, dengan potongan harga di bawah 20%.
Melansir dari Compas.co.id, angka ini melampaui capaian kuartal IV-2025 sebesar Rp39,6 triliun sekaligus menjadi level tertinggi sejak pencatatan dilakukan..
Hanya homecare yang mencatat kenaikan jumlah brand sebesar 15%..
Sementara itu, healthcare mencapai Rp6 triliun dengan pertumbuhan 40% YoY, disertai kenaikan volume transaksi sebesar 23%.
Perbedaan karakter platform memengaruhi strategi penjualan.
Compas.co.id merupakan leading e-commerce data provider, ditambah lagi dengan business analysis company..
Healthcare juga mengalami perubahan peta dengan Metoo (+768%) sekaligus Tolak Angin (+268%) naik signifikan…
Di kategori beauty, pertumbuhan tinggi dicatat oleh Glad2Glow (+67%), Oh My Glam (+148%), sekaligus Scarlett (+129%)..
Ke depan, Compas.co.id memproyeksikan pasar FMCG e-commerce pada kuartal II-2026 akan mencapai Rp46,7 triliun..
Contohnya, tisu, insektisida,. Di samping itu, kebutuhan kebersihan menjadi pendorong utama juga perlu diperhatikan. dapat dilihat pada Produk..
Di sisi lain, Lazada mengalami kontraksi di kisaran -49% hingga -66% pada berbagai kategori, sementara Blibli mencatat pertumbuhan negatif hampir di seluruh segmen..
Di bawahnya, makanan sekaligus minuman (F&B) mencatat Rp10,3 triliun dengan pertumbuhan 88% YoY..
Struktur pertumbuhan masih ditopang oleh kategori beauty, ditambah lagi dengan F&B, dengan ShopTokopedia sebagai salah satu kanal utama ekspansi…
Angka itu melampaui rekor kuartal sebelumnya. Tak hanya itu, lahir saat jumlah merek yang bermain di pasar malah menyusut.Di tengah ledakan permintaan selama Ramadan dan Lebaran, uang belanja konsumen semakin terkumpul pada segelintir nama besar. turut berperan penting..
Di Blibli, format karton relevan untuk pembelian dalam jumlah besar, dengan kontribusi 23,6% pada homecare, ditambah lagi dengan 21,3% pada F&B…
Pada F&B, lonjakan datang dari Bimoli (+907%), Indocafe (+497%),, ditambah lagi dengan Sedaap (+688%)..
Dibandingkan kuartal I-2025, nilainya melonjak signifikan, mengindikasikan akselerasi konsumsi digital di awal tahun..
Dalam waktu kurang dari tiga bulan (Januari-Maret 2026) atau kuartal I-2026, transaksi Fast-Moving Consumer Goods (FMCG )di e-commerce Indonesia sudah menembus Rp40 triliun..
Bundling menjadi format dominan di ShopTokopedia dengan kontribusi 29,4% pada F&B, 40,3% pada mom & baby, serta 40,2% pada homecare.
Perkembangan terkait Rekor Baru! Penjualan FMCG di Shopee Cs Tembus Rp40 Triliun akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- 10 Perusahaan Raksasa Dunia Ini Terancam Boncos Karena Perang Iran | Equityworld Futures
- Negara Maju Ternyata Masih Doyan Konsumsi BBM-Batu Bara, Ini Datanya | Equityworld Futures