0 0
Read Time:3 Minute, 1 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Asia Gak Kompak Lawan Dolar AS: Bath dan Rupee Lebih Buruk dari Rupiah! yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Penguatan juga terlihat pada dolar Taiwan yang menguat 0,18% ke TWD 31,88/US$, serta dolar Singapura yang naik 0,06% ke SGD 1,28/US$.

Pernyataan ini muncul setelah laporan Wall Street Journal menyebut Trump bahkan bersedia mengakhiri kampanye militer meski Selat Hormuz masih relatif tertutup. Selain itu, belum jelas bagaimana jalur itu akan dibuka kembali…

Di saat dolar AS yang melemah setelah dorongan safe haven mulai mereda di tengah sinyal terbaru soal kemungkinan mere. Tak hanya itu, ya perang AS-Iran. turut berperan penting..

Jakarta, Equityworld Futures – Pergerakan mata uang negara-negara Asia cukup beragam terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini, Rabu (1/4/2026).

// .

Merujuk data Refinitiv, per pukul 10.15 WIB, dari 11 mata uang Asia, lima mata uang diantaranya tengah mengalami penguatan sementara enam mata uang lainnya justru melemah terhadap greenback..

Pada akhirnya, pelemahan dolar AS pagi ini membuka ruang bagi sebagian mata uang Asia untuk menguat.

Pada saat yang sama, DXY tercatat turun 0,17% ke level 99,793, menandakan dorongan penguatan dolar AS mulai mereda setelah sebelumnya diburu sebagai aset aman sejak konflik pecah pada akhir Februari..

Yen Jepang turut berada di zona hijau dengan penguatan tipis 0,05% ke JPY 158,63/US$..

Penguatan paling besar dipimpin peso Filipina yang naik 0,43% ke level PHP 60,28/US$.

Di sisi lain, rupiah masih tertekan setelah melemah 0,15% ke level Rp17.015/US$.

Penyebab utamanya adalah perang AS, ditambah lagi dengan Israel melawan Iran memicu lonjakan harga energi., sehingga berdampak pada Dolar AS sempat mendapat dukungan safe haven terjadi….

Namun, sentimen tersebut mulai melemah setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan operasi militer AS terhadap Iran bisa berakhir dalam dua hingga tiga pekan..

Dengan posisi tersebut, mata uang Garuda resmi menembus level psikologis Rp17.000/US$, yang sekaligus menjadi posisi terlemah rupiah sepanjang masa secara intraday di pasar spot..

// .

Baht Thailand menjadi yang paling tertekan dengan pelemahan 0,40% ke THB 32,69/US$, disusul rupee India. Di samping itu, dong Vietnam yang sama-sama turun 0,18%, masing-masing ke INR 93,62/US$ dan VND 26.370/US$ juga perlu diperhatikan..

Won Korea Selatan melemah 0,16% ke KRW 1.508,6/US$..

Namun, terjadi karena ketidakpastian konflik, ditambah lagi dengan arah kebijakan AS masih tinggi, pergerakan mata uang Asia pun tetap cenderung bervariasi….

Arah pergerakan ini sejalan dengan melemahnya indeks dolar AS (DXY).

Ringgit Malaysia menyusul menguat 0,40% ke MYR 4,03/US$, sementara yuan China naik 0,23% ke CNY 6,88/US$..

Perkembangan terkait Asia Gak Kompak Lawan Dolar AS: Bath dan Rupee Lebih Buruk dari Rupiah! akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By