0 0
Read Time:2 Minute, 26 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Pertamina Respons Kabar Pertamax Naik Jadi Rp 17.850 Seliter yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Rincian yang beredar juga mencantumkan proyeksi harga sejumlah produk.

Pilihan Editor: Bagaimana Indonesia Lepas dari Impor Pertamax, ditambah lagi dengan Avtur..

Dalam potongan dokumen tersebut disebutkan bahwa harga BBM diperkirakan naik signifikan pada April 2026, seiring lonjakan harga indeks pasar (HIP).Dalam dokumen itu, HIP untuk bensin RON 92 disebut naik sekitar 62,99 persen, sementara gasoil (solar) melonjak hingga 91,30 persen.

PT Pertamina (Persero) merespons beredarnya isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi untuk periode April 2026.

Pertamina Dex diproyeksikan naik menjadi Rp23.950 per liter,. Selain itu, Dexlite menjadi Rp 23.650 per liter.Menanggapi hal itu, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian ESDM Laode Sulaeman belum bisa mengonfirmasi kabar kenaikan harga tersebut..

Pertamax Green 95 diperkirakan naik menjadi Rp 19.150 per liter,. Di samping itu, Pertamax Turbo menjadi Rp 19.450 per liter.Sementara itu, kenaikan paling besar terjadi pada BBM jenis solar non-subsidi juga perlu diperhatikan..

Ia mengimbau masyarakat untuk hanya mengacu pada informasi resmi yang disampaikan melalui situs perusahaan.Ia juga meminta publik menunggu pengumuman resmi dari Pertamina melalui laman www.pertamina.com.

Pertamax disebut akan naik dari Rp 12.300 menjadi Rp 17.850 per liter.

Perusahaan menegaskan bahwa informasi yang beredar di masyarakat belum dapat dipastikan kebenarannya.“Informasi proyeksi kenaikan harga BBM yang beredar tidak dapat dipertanggungjawabkan,” kata Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron kepada Tempo melalui pesan tertulis, Senin, 30 Maret 2026.Baron menyatakan, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi terkait harga BBM yang akan berlaku per 1 April 2026.

“Pertamina mendukung imbauan Pemerintah untuk menggunakan energi secara bijak,” ujarnya.Sebelumnya, beredar di media sosial tangkapan layar berisi rincian dugaan kenaikan harga BBM non-subsidi.

Ia mengatakan perkembangan harga BBM non subsidi akan diumumkan pada Rabu, 1 April 2026.Kendati demikian, Laode memastikan harga BBM subsidi tidak akan mengalami kenaikan.“Yang penting untuk BBM subsidi tidak ada kenaikan,” kata Laode melalui pesan tertulis, Senin,30 Maret 2026..

Perkembangan terkait Pertamina Respons Kabar Pertamax Naik Jadi Rp 17.850 Seliter akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By