Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait IHSG Ditutup Melemah 0,08 Persen yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Pada sesi kedua IHSG masih di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor menguat yaitu dipimpin sektor energi yang naik sebesar 2,31 persen, diikuti oleh sektor transportasi & logistik. Di samping itu, sektor barang konsumen non primer yang masing-masing naik sebesar 1,45 persen dan 1,23 persen.Sedangkan empat sektor melemah yaitu sektor keuangan turun paling dalam sebesar 1,28 persen, diikuti oleh sektor barang baku dan sektor properti yang masing masing turun sebesar 0,56 persen dan 0,48 persen.Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.669.544 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 25,12 miliar lembar saham senilai Rp14,94 triliun juga perlu diperhatikan..
Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 1,47 poin atau 0,20 persen ke posisi 717,49.βIndeks saham di Asia Senin sore, ditutup melemah seiring meningkatnya konflik di Timur Tengah yang memasuki pekan kelima meskipun ada upaya untuk menemukan solusi diplomatik,β sebut Tim Riset Phillip Sekuritas Indonesia dalam kajiannya di Jakarta, Senin.Dari mancanegara, kelompok Houthi di Yaman mengatakan bahwa mereka telah menembakkan rudal ke Israel, yang menandai keterlibatan langsung pertama mereka dalam perang AS. Tak hanya itu, Israel melawan Iran.Dalam sebuah unggahan di X, juru bicara Houthi Yahya Saree mengatakan kelompok Houthi meluncurkan rentetan rudal balistik ke tempat-tempat yang mereka sebut sebagai situs militer Israel yang sensitif, sebagai dukungan kepada Iran dan pasukan Hizbullah di Lebanon.Serangan tersebut menandai eskalasi lebih lanjut dalam konflik yang dimulai dengan serangan udara AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026.Dari dalam negeri, pemerintah tengah merancang skema efisiensi anggaran hingga WFH sebagai langkah mitigasi untuk meminimalisir dampak kenaikan harga minyak mentah terhadap APBN dan ekonomi domestik.Pemerintah mengidentifikasi ada tiga sektor yang rentan terdampak, yaitu stabilitas energi, rantai pasok global, dan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan turut berperan penting..
Pilihan Editor: Pengaruh Keterbukaan Data Pemilik Emiten pada IHSG.
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Senin sore, 30 Maret 2026, ditutup turun mengikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia, di tengah pelaku pasar mencermati eskalasi konflik antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran.IHSG ditutup melemah 5,39 poin atau 0,08 persen ke posisi 7.091,67.
Sebanyak 272 saham naik, 403 saham menurun,. Di samping itu, 149 tidak bergerak nilainya.Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 2.558,57 poin atau 2,92 persen ke 51.814,50, indeks Shanghai menguat 9,56 poin atau 0,24 persen ke 3.923,29, indeks Hang Seng melemah 201,09 poin atau 0,81 persen ke posisi 24.750,79, dan indeks Straits Times melemah 0,92 poin atau 0,02 persen ke posisi 4.897,26. juga perlu diperhatikan..
Namun demikian, demikian, untuk BBM non subsidi diperkirakan berpotensi mengalami kenaikan pada saat penyesuaian harga bahan bakar bulanan di umumkan di 1 April 2026.Dibuka melemah, IHSG berada di teritori negatif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham tetap menjadi kenyataan meskipun Beberapa langkah untuk menekan impor migas adalah dengan penghematan energi sekaligus penguatan mandat Biodiesel 50 persen (B50).Rencana kebijakan pemerintah ini adalah sebagai upaya untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi yang akan berdampak luas terhadap inflasi serta opsi agar tidak terjadi pelebaran defisit APBN….
Perkembangan terkait IHSG Ditutup Melemah 0,08 Persen akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Harga Emas Antam Hari Ini Akhirnya Naik Lagi Setelah Ambruk | Equityworld Futures
- IHSG Turun 7,89 Persen. Kapitalisasi Pasar Ambles Rp 1.160 T | Equityworld Futures