Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Lapor Mr. Trump, Amerika Boncos Rp331,43 Triliun yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Trump juga membuat independesi terus digoyang, termasuk dengan mendesak Powell terus mundur..
Jakarta, Equityworld Futures – Bank sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve (The Fed) melaporkan kembali mengalami kerugian di sepanjang 2025. .
Pada saat yang sama, suku bunga acuan ditekan mendekati nol..
Pergerakan beberapa bulan terakhir menunjukkan The Fed sebenarnya sudah kembali menghasilkan keuntungan, meski masih sangat tipis.
Nilai itu juga lebih rendah dibandingkan setoran US$109 miliar pada 2021..
Sesuai aturan, setelah biaya operasional ditutup, kelebihan pendapatan tersebut disetorkan ke Departemen Keuangan AS..
Ketika itu, The Fed membeli obligasi pemerintah AS sekaligus surat utang berbasis kredit perumahan dalam jumlah yang sangat besar demi menstabilkan pasar keuangan sekaligus mendorong perekonomian..
Secara teori, langkah itu bisa menekan pembayaran bunga The Fed kepada lembaga keuangan..
Di luar itu, kerugian The Fed juga sempat memicu dorongan di Kongres untuk mengubah instrumen pengendalian suku bunga The Fed.
Hal ini disebabkan oleh Presiden AS Donald Trump terus mendesak The Fed menurunkan suku bunga, akibatnya Di internal The Fed sendiri, juga mulai muncul pembicaraan bahwa perubahan regulasi yang mengurangi kebutuhan likuiditas lembaga keuangan bisa membuat jejak bank sentral di pasar menjadi lebih kecil.Sebagai catatan, The Fed dalam sorotan tajam..
Pada akhirnya, dorongan itu tampaknya mereda..
Menyusutnya kerugian The Fed terjadi seiring dengan mengecilnya neraca bank sentral. Selain itu, turunnya beban pembayaran bunga..
Dalam laporan keuangan audit yang dirilis Rabu (25/3/2026), The Fed mencatat total rugi komprehensif sebesar US$19,6 miliar pada 2025 atau setara dengan Rp331,43 triliun (asumsi kurs Rp16.910/US$1)..
Kenaikan suku bunga membuat biaya yang dibayarkan The Fed kepada lembaga keuangan meningkat, hingga melampaui pendapatan dari obligasi. Di samping itu, layanan keuangannya. juga perlu diperhatikan..
Saat bunga acuan masih tinggi, biaya yang harus ditanggung The Fed ikut membengkak..
Isu ini muncul di tengah sorotan terhadap pembengkakan biaya renovasi kantor pusat The Fed di Washington pada tahun lalu, yang kemudian menjadi salah satu titik panas antara bank sentral. Di samping itu, pemerintahan Presiden Donald Trump juga perlu diperhatikan..
Namun situasinya berubah ketika inflasi melonjak. Selain itu, The Fed mulai menaikkan suku bunga secara agresif pada 2022..
Kerugian The Fed sempat ikut terseret dalam ketegangan politik di AS.
Bank sentral AS itu mencatat kerugian dengan mekanisme akuntansi yang disebut deferred asset.
Bahkan, Departemen Kehakiman AS sempat meluncurkan penyelidikan pi. Selain itu, a terkait persoalan tersebut…
Warsh diketahui tertarik pada ukuran neraca The Fed yang lebih kecil.
// .
Kondisi ini tak lepas dari penurunan suku bunga yang mulai dilakukan sejak 2024.
Di sisi lain, angka tersebut jauh lebih kecil dibandingkan kerugian yang dialaminya pada tahun tahun sebelumnya justru terjadi walaupun Meski masih gagal membukukan keuntungan,..
Selama bertahun-tahun, model itu membuat The Fed mampu mendapatkan pendapatan yang besar.
The Fed sendiri menegaskan bahwa untung atau rugi yang dialaminya tidak memengaruhi kemampuannya dalam menjalankan kebijakan moneter AS. .
Adapun terakhir kali The Fed membukukan keuntungan terjadi pada 2022, ketika bank sentral menyetor surplus sebesar US$76 miliar ke pemerintah AS.
Yakni sebesar US,5 miliar pada 2024 sekaligus US4,6 miliar pada 2023..
Pada 2025, The Fed melaporkan pengeluaran bunga sebesar US$12,1 miliar atau mengalami penurunan yang drastis dari US$68 miliar pada 2024..
// .
Saat ini, nilai deferred asset The Fed tercatat sebesar US$245 miliar.
Ke depan, arah kebijakan The Fed juga berpotensi berubah jika Kevin Warsh benar-benar ditunjuk menggantikan Jerome Powell, yang masa jabatannya sebagai ketua The Fed berakhir pada Mei mendatang..
Namun, para pejabat tinggi The Fed. Di samping itu, banyak analis sektor swasta memperingatkan bahwa perubahan pada instrumen tersebut berisiko memicu gejolak besar di pasar keuangan juga perlu diperhatikan..
Artinya, kerugian tersebut dicatat sebagai aset tangguhan yang nantinya harus ditutup terlebih dahulu sebelum The Fed bisa kembali menyetor laba ke pemerintah..
Namun, banyak analis menilai perlu waktu bertahun-tahun sampai seluruh aset tangguhan itu benar-benar habis..
Hal ini disebabkan oleh pendapatan yang diperoleh dari obligasi yang dimiliki. Tak hanya itu, jasa ke sektor keuangan sempat kalah besar dibandingkan bunga yang harus dibayarkan kepada institusi keuangan, akibatnya Kerugian The Fed muncul. turut berperan penting..
Meski masih mencatat rugi secara tahunan, pergerakan terbaru menunjukkan posisi keuangan The Fed mulai membaik.
Akar persoalan ini berasal dari kebijakan moneter agresif saat pandemi Covid-19.
Pemangkasan itu membuat suku bunga acuan The Fed turun dari level puncaknya di kisaran 5,25%-5,5% menjadi 3,5%-3,75% hingga saat ini..
Perkembangan terkait Lapor Mr. Trump, Amerika Boncos Rp331,43 Triliun akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Michael Bambang Hartono akan Dimakamkan di Rembang | Equityworld Futures
- Purbaya Lantik 1.585 Pejabat Kementerian Keuangan | Equityworld Futures