0 0
Read Time:3 Minute, 36 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Emas Ambruk 3%, Terendah Sejak Awal 2026: Bisa Balik US$4.000? yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Di sisi lain, data menunjukkan klaim baru tunjangan pengangguran di AS naik tipis pekan lalu, mengindikasikan pasar tenaga kerja masih stabil sekaligus memberi ruang bagi The Fed untuk menahan suku bunga sambil memantau risiko inflasi akibat perang…

“Jika konflik berlanjut, harga bisa turun di bawah US.000, sementara gencatan senjata, ditambah lagi dengan harapan pemangkasan suku bunga dapat mendorong harga kembali menuju US.000,” ujarnya, dikutip dari Reuters…

Harga emas telah turun sekitar 17% sejak perang AS-Israel terhadap Iran dimulai pada 28 Februari..

“Pergerakan spekulatif dalam beberapa kuartal terakhir telah mengurangi kemampuan emas sekaligus perak sebagai aset safe haven secara efektif, setidaknya dalam jangka pendek..

Pelemahan ini memutus reli tiga hari beruntun sebelumnya dengan penguatan 5,2%.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengatakan Iran mengizinkan 10 kapal tanker minyak melintasi Selat Hormuz sebagai isyarat itikad baik dalam negosiasi..

Harga perak sedikit membaik pada hari ini.

Penyebab utamanya adalah kenaikan yield meningkatkan biaya peluang untuk memegang logam tersebut.,. Akibatnya, Meski dikenal sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian. Di samping itu, inflasi, emas sering kehilangan daya tarik di tengah lingkungan suku bunga tinggi terjadi. juga perlu diperhatikan…

Kontrak berjangka Brent crude melonjak 5,66% ke US$108,01 per barel.

Sementara West Texas Intermediate naik 4,61% ke US$94,48..

Pada hari ini, Jumat (27/3/2026) pukul 06.30 WIB, harga emas ada di posisi US$ 4395,10 per troy ons atau menguat 0,37%.

Pada hari ini, Jumat (27/3/2026) pukul 06.30 WIB, harga perak ada di posisi US$ 68,43 per troy ons atau menguat 0,56%.

Indeks dolar terbang ke 99,99 atau posisi terkuat sejak 18 Maret 2026.

Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals juga menjelaskan emas terbebani oleh kekhawatiran suku bunga yang lebih tinggi. Di samping itu, inflasi. juga perlu diperhatikan..

Hal ini membuat emas yang dihargakan dalam dolar menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya..

Harga minyak naik seiring prospek konflik berkepanjangan di Timur Tengah yang memicu kekhawatiran gangguan pasokan lebih lanjut.

Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas, ditambah lagi dengan perak kembali babak belur di tengah lonjakan dolar Amerika Serikat (AS) dan harga minyak…

Merujuk Refinitiv, harga perak pada perdagangan Kamis (26/3/2026) ditutup di posisi US$ 68,03 per troy ons atau jatuh 4,7%..

Harga emas turun pada Kamis, tertekan oleh penguatan dolar AS. Tak hanya itu, kenaikan harga minyak yang mempertahankan kekhawatiran inflasi serta ekspektasi suku bunga tetap tinggi, sementara pelaku pasar menilai kembali peluang gencatan senjata di Timur Tengah. turut berperan penting..

// .

Pelemahan ini memutus reli dua hari beruntun sebelumnya dengan penguatan 2,2%.

Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Kamis (26/3/2026) ditutup di posisi US$ 4379,01 per troy ons atau jatuh 2,8% atau hampir 3%…

Kebutuhan likuiditas mendorong penjualan kedua logam tersebut pada minggu-minggu awal konflik,” tulis analis Intesa Sanpaolo dalam laporan kuartalan..

Indeks dolar terbang setelah harga minyak mentah kembali melesat 5% lebih kemarin.

Sebuah proposal AS untuk mengakhiri hampir empat pekan pertempuran disebut “sepihak. Di samping itu, tidak adil”, menurut seorang pejabat senior Iran kepada Reuters. juga perlu diperhatikan..

Penutupan kemarin juga menyeret emas ke harga terendah sejak 2 Januari 2026 atau sejak awal tahun ini..

Kenaikan harga energi berpotensi memperburuk tekanan inflasi di berbagai ekonomi..

// .

Perkembangan terkait Harga Emas Ambruk 3%, Terendah Sejak Awal 2026: Bisa Balik US$4.000? akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By