0 0
Read Time:2 Minute, 53 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Breaking! Harga Emas Ambruk 6%, Jatuh ke Level US$4200 yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Meski inflasi biasanya meningkatkan daya tarik emas sebagai lindung nilai, suku bunga tinggi justru menekan permintaan terhadap aset tanpa imbal hasil tersebut..

Harga emas ambruk seiring meningkatnya konflik di Timur Tengah yang memicu kekhawatiran inflasi sekaligus mendorong ekspektasi suku bunga global lebih tinggi..

Kontrak berjangka suku bunga menunjukkan bank sentral AS kini lebih mungkin menaikkan suku bunga daripada menurunkannya hingga akhir 2026, menurut alat FedWatch milik CME..

Saham-saham Asia turun, sementara harga minyak tetap berada jauh di atas US$110 per barel..

Ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve tahun ini melonjak tajam..

“Peralihan yang semakin kuat dari alokasi safe haven ke posisi berbasis faktor makro berpotensi mendorong risiko penurunan lebih lanjut, seiring penguatan dolar AS. Selain itu, menurunnya peluang pelonggaran kebijakan The Fed,” kata BMI, unit dari Fitch Solutions…

Level ini adalah yang terendah sejak November 2025..

“Likuiditas emas yang tinggi justru tampaknya merugikan di tengah kondisi risk-off ini.

Merujuk Refinitiv, harga emas diperdagangkan di US$ 4226,57 per troy ons atau ambruk 5,8% pada Senin (23/3/2026) pukul 14.01 WIB.

Ekspektasi ini membuat indeks dolar melambung ke 99,85.

Pada pekan lalu, harga emas ambruk 10,58%.

Penutupan Selat Hormuz membuat harga minyak tetap tinggi, memicu kekhawatiran inflasi akibat kenaikan biaya transportasi, ditambah lagi dengan manufaktur..

Pembelian emas dikonversi dalam dolar AS sehingga berdampak pada kenaikan dolar akan membatasi permintaan emas…

Penurunan pasar saham membuat investor melepas posisi emas untuk menutup margin call pada aset lain,” tambah Waterer..

“Dengan konflik Iran yang memasuki minggu keempat. Tak hanya itu, harga minyak bertahan di sekitar US0 per barel, ekspektasi pasar telah bergeser dari pemangkasan suku bunga ke potensi kenaikan suku bunga, yang mengurangi daya tarik emas dari sisi imbal hasil,” ujar Tim Waterer, kepala analis pasar di KCM Trade, dikutip dari Reuters. turut berperan penting..

// .

Iran pada Minggu menyatakan akan menyerang sistem energi, ditambah lagi dengan air negara-negara Teluk sebagai balasan jika Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melanjutkan ancamannya untuk menyerang jaringan listrik Iran dalam 48 jam…

Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas ambruk. Selain itu, jatuh ke level uS$ 4200 untuk pertama kalinya sejak November 2025…

Penurunan ini adalah yang terbesar sejak pekan yang berakhir di 4 Maret 1983 atau 43 tahun lalu..

Harga emas pada hari ini bahkan sempat jatuh 7,3% sekaligus diperdagangkan di US$ 4161,89 per troy ons..

Perkembangan terkait Breaking! Harga Emas Ambruk 6%, Jatuh ke Level US$4200 akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By