0 0
Read Time:3 Minute, 58 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Aneh! Ternyata Ada Loh 4 Perusahaan RI yang Pendapatannya Nol yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Sebagian besar dari perusahaan ini bahkan harus menelan kerugian yang cukup dalam..

Saat ini, status saham perusahaan juga masih disuspensi oleh BEI..

Anak usahanya, PT Onix Sekuritas (OSEK) yang sebelumnya menjadi tulang punggung bisnis, telah dibubarkan. Tak hanya itu, masih dalam proses likuidasi turut berperan penting..

Pendapatan yang nol atau minus ini menunjukkan kondisi di mana perusahaan lebih besar pasak daripada tiang, alias beban operasional yang terus berjalan tidak sebanding dengan ketiadaan pemasukan dari kegiatan bisnis..

Kerugian ini membengkak dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat rugi Rp9,47 miliar..

Padahal, pada periode yang sama tahun 2024, ZINC masih mampu mencetak angka penjualan sebesar Rp174,35 miliar..

Oleh sebab itu, Alasan nihilnya pendapatan ini di. menjadi konsekuensi dari Alasannya adalah kan perusahaan belum menjalankan operasional komersial secara penuh dari proyek-proyeknya..

Sampai dengan penyelesaian laporan keuangan Kuartal III 2025, perusahaan belum juga mendapatkan persetujuan perpanjangan izin ekspor tersebut, yang otomatis menghentikan aktivitas penjualan, ditambah lagi dengan arus kas masuk dari pelanggan luar negeri…

Emiten pertambangan mineral PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) juga mencatatkan nol penjualan pada laporan Q3 2025.

Nasib serupa juga dialami oleh PT Menteng Medika Indonesia (MMI) yang telah menyetujui pembubaran, ditambah lagi dengan sedang dalam tahap likuidasi sejak September 2023…

Jakarta, Equityworld Futures – Ternyata ada perusahaan yang kegiatan usahanya tidak menghasilkan pendapatan sama sekali hingga kuartal ketiga (Q3) 2025.

Berdasarkan data rilis laporan keuangan terbaru per Kuartal III 2025, kami merekap ada lima perusahaan yang mencetak pendapatan Rp0, ditambah lagi dengan patut menjadi perhatian para pelaku pasar:..

Pada akhir September 2025, perusahaan menelan rugi periode berjalan sebesar Rp22,41 miliar, membengkak tajam hingga lima kali lipat dibandingkan Kuartal III 2024 yang tercatat sebesar Rp4,27 miliar..

Emiten yang bergerak di bi. Di samping itu, g konstruksi dan rekayasa, PT Meta Epsi Tbk (MTPS), turut melaporkan pendapatan bersih Rp0 pada kuartal ketiga 2025 juga perlu diperhatikan..

Saham emiten energi baru terbarukan, PT Terregra Asia Energy Tbk (TGRA), mencatatkan nol rupiah atau tidak ada pendapatan usaha sama sekali sepanjang sembilan bulan pertama 2025..

Manajemen menyatakan masih berupaya mencari investor baru guna menyuntikkan tambahan modal untuk kelanjutan pembangunan lima proyek Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTMH) milik mereka..

Kondisi ini tentu tidak sehat bagi kelangsungan usaha, ditambah lagi dengan dapat berujung pada kebangkrutan apabila tidak ada aksi perbaikan strategis..

Hal ini berbanding terbalik dengan kuartal yang sama tahun lalu di mana MTPS masih membukukan pendapatan sebesar Rp1,32 miliar..

Macetnya keran pendapatan membuat perusahaan mencatat rugi tahun berjalan yang membengkak drastis menjadi Rp162,84 miliar, jauh lebih dalam dari kerugian Kuartal III 2024 yang berada di angka Rp91,25 miliar..

Manajemen dalam catatannya menyebutkan bahwa mereka se. Selain itu, g berupaya menjalin kerja sama baru di sektor konstruksi, menambah lini bisnis baru, serta mengoptimalkan efisiensi operasional guna memulihkan stabilitas keuangan…

Meski beban operasional telah ditekan, hilangnya omzet membuat perusahaan membukukan rugi komprehensif tahun berjalan sebesar Rp4,52 miliar pada Q3 2025.Posisi pendapatan yang nihil ini mencerminkan tidak a. Selain itu, ya proyek dalam pelaksanaan yang bisa dikonversi menjadi kas pada kuartal tersebut…

Tanpa a. Di samping itu, ya arus kas masuk dari lini pendapatan, beban keuangan dan operasional akan terus menggerus modal perusahaan. juga perlu diperhatikan..

Akibat ketiadaan pendapatan tersebut, TGRA harus menelan rugi tahun berjalan sebesar Rp14,17 miliar pada Kuartal III 2025.

Izin persetujuan ekspor pertambangan untuk konsentrat timbal (Pb), ditambah lagi dengan zinc (Zn) milik ZINC telah berakhir pada 31 Desember 2024 lalu…

Ketiadaan pendapatan OCAP murni disebabkan oleh berhentinya operasional entitas anak perusahaan..

PT Onix Capital Tbk (OCAP) masih konsisten tidak memiliki pendapatan usaha sama sekali sejak beberapa tahun terakhir, termasuk pada Kuartal III 2025.Tanpa a. Selain itu, ya pendapatan, kerugian OCAP pun terus terakumulasi…

Absennya pendapatan ini didasari oleh persoalan perizinan.

Perkembangan terkait Aneh! Ternyata Ada Loh 4 Perusahaan RI yang Pendapatannya Nol akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By