Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Minyak Mulai Mendingin, Tapi Ada Ancaman Baru yang Mengintai yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Kematian tersebut terjadi ketika Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berupaya membuka kembali jalur perdagangan melalui Selat Hormuz..
Jatuhnya harga minyak hari ini berbanding terbalik dengan kemarin..
Oleh sebab itu, kita mungkin akan menghadapi operasi AS yang lebih tegang, sesuatu yang kemungkinan besar ingin dihindari oleh Angkatan Laut AS.”imbuhnya. menjadi konsekuensi dari “Jelas Trump berada di bawah tekanan untuk mengawal kapal tanker,..
“Kami belum melihat tanda-tanda konflik akan berakhir.
Kondisi lalu lintas kapal saat ini dipengaruhi oleh pertimbangan politik, di mana Iran kemungkinan hanya mengizinkan sejumlah kapal tertentu melintas berdasarkan hubungan politik, sementara kapal lainnya dibatasi atau bahkan diblokir..
Media pemerintah Iran melaporkan bahwa Ali Larijani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi. Di samping itu, tokoh penting dalam kepemimpinan masa perang Iran, telah tewas. juga perlu diperhatikan..
Pemimpin AS itu sebelumnya meminta sekutu untuk mengerahkan kapal perang guna mengamankan jalur tersebut, yang biasanya dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia.
Pekan ini Iran juga meningkatkan serangan di kawasan, termasuk serangan yang lebih berat ke Arab Saudi.
Namun, tewasnya pejabat Iran Ali Larijani dikhawatirkan membuat gejolak baru. Tak hanya itu, kembali menyeret harga minyak. turut berperan penting..
Dengan meningkatnya gangguan produksi. Selain itu, Selat Hormuz yang masih tertutup, kami memperkirakan harga Brent akan bertahan di kisaran US-US0 per barel,” kata Robert Rennie, Kepala Riset Komoditas Westpac…
Pasar minyak terus memantau perkembangan di Selat Hormuz yang masih terblokir..
Serangan balasan Teheran terhadap infrastruktur energi serta gangguan terhadap lalu lintas kapal tanker telah mendorong harga lebih tinggi. Tak hanya itu, memicu kekhawatiran inflasi. turut berperan penting..
Harga minyak mentah AS telah melonjak lebih dari 60% sepanjang tahun ini, terutama setelah serangan awal terhadap Iran oleh Amerika Serikat. Tak hanya itu, Israel pada 28 Februari 2026. turut berperan penting..
“Pembunuhan Larijani sangat signifikan. Selain itu, dapat meningkatkan tekad Iran untuk mengganggu pengiriman minyak,” kata Aaron Stein, Presiden Foreign Policy Research Institute, dikutip dari Reuters…
// .
Dengan Selat Hormuz masih ditutup, pemerintah Saudi mempercepat upaya menyalurkan minyak melalui pipa lintas negara menuju pelabuhan alternatif di Laut Merah..
Namun permintaan itu kemudian ditarik kembali setelah tidak memperoleh dukungan yang cukup..
Pada penutupan perdagangan Rabu kemarin (17/3/2026), harga minyak brent melesat 3,2% ke US$ 103,42 per barel sementara harga minyak WTI melonjak 2,9% ke US$ 96,21 per barel..
“Jika kilang besar terkena serangan atau ada konfirmasi tambahan mengenai ranjau di selat tersebut, kisaran harga bisa naik lagi US$10-US$20 per barel,” tambahnya..
Konfirmasi Iran mengenai tewasnya tokoh penting keamanan nasional semakin memperbesar kekhawatiran pasar..
Merujuk Refinitiv, pada perdagangan hari ini, Kamis (18/3/2026) pukul 08.38 WIB, harga minyak brent turun 0,82% ke US$ 102,57 per barel sementara harga WTI jatuh 1,32% ke US$ 94,94 per barel..
Walaupun Jakarta, Equityworld Futures – Harga minyak mentah dunia masih bergerak sangat labil, mulai melandai masih menjadi prioritas..
MeskiΒ melemah, harga minyak mentah tetap berada pada level tinggi. Selain itu, masih bergerak di zona positif seiring konflik di Timur Tengah yang terus berlanjut…
Sebagian besar serangan terfokus di provinsi timur kerajaan tersebut, yang merupakan lokasi infrastruktur minyak penting..
Perkembangan terkait Harga Minyak Mulai Mendingin, Tapi Ada Ancaman Baru yang Mengintai akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- PT Equityworld Fututres Trillium Surabaya – Pasar Logam Emas Fokus Pada Pertemuan Fed
- RI Selamatkan Rp7,34 T Usai Menang Kasus Sengketa Dagang di WTO