0 0
Read Time:5 Minute, 11 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Emas dan Perak Makin Babak Belur, Tak Punya Tenaga Buat Bangkit yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Di antaranya dolar AS menguat, sehingga berdampak pada harga emas yang diperdagangkan dalam dolar menjadi lebih sulit naik..

Sementara itu, harga minyak internasional naik lebih dari 2% kemarin yang semakin memberi tekanan ke inflasi..

Pasar berekspektasi bahwa bank sentral AS akan menahan suku bunga tetap..

Namun, perang AS-Israel melawan Iran memunculkan respons berbeda di pasar emas..

Ia menegaskan bahwa Israel, ditambah lagi dengan Amerika Serikat harus terlebih dahulu “dipaksa bertekuk lutut.”..

James Meadway, mantan penasihat ekonomi pemerintah bayangan Inggris, mengatakan para trader mungkin memperkirakan The Fed akan menghentikan pemangkasan suku bunga, bahkan bisa menaikkan suku bunga untuk merespons inflasi yang meningkat..

Hal ini disebabkan oleh situasi Timur Tengah masih sangat tidak pasti., akibatnya Para analis menilai sulit memprediksi arah emas..

“Itu membuat aset berbasis dolar lebih menarik, sementara emas-yang tidak memberikan bunga menjadi kurang menarik,” jelasnya..

Contohnya saat Rusia melancarkan invasi besar ke Ukraina, harga emas melonjak drastis..

Selain itu, emas sebenarnya sudah mengalami kenaikan besar sejak awal tahun..

Pelaku pasar juga menunggu keputusan suku bunga dari The Fed yang dijadwalkan diumumkan pada Rabu atau Kamis besok dini hari waktu Indonesia.

Emas biasanya dianggap aset lindung nilai (safe haven) pada masa ketidakpastian. Selain itu, inflasi..

Walaupun Menurutnya, ketegangan geopolitik mendorong minat terhadap emas, tekanan inflasi, ditambah lagi dengan ekspektasi suku bunga tinggi justru menahan kenaikan harga.. masih menjadi prioritas..

Menurutnya, emas telah menjadi aset yang sangat spekulatif..

“Saya pikir emas kemungkinan akan mencetak rekor baru,. Akan tetapi mungkin tidak dalam waktu dekat tidak boleh diabaikan..

Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals, mengatakan pasar emas saat ini mencerminkan “tarik-menarik” antara permintaan aset safe haven. Tak hanya itu, tekanan inflasi. turut berperan penting..

Pergerakan emas di tengah perang, misalnya saat ini dinilai cukup mengejutkan..

Israel pada Selasa mengklaim telah menewaskan kepala keamanan Iran, sementara seorang pejabat senior Iran mengatakan pemimpin tertinggi baru menolak tawaran de-eskalasi yang disampaikan melalui mediator.

Ia menambahkan beberapa faktor lain yang menahan kenaikan emas.

Pelemahan ini memperpanjang derita emas dengan melemah 3,6% selama lima hari beruntun..

Sementara itu, permintaan industri sedikit melemah seiring meningkatnya efisiensi panel surya..

Biasanya harga emas melonjak tajam saat krisis ekonomi atau konflik global, ketika investor mencari aset aman..

Kenaikan harga minyak bisa memicu inflasi, yang pada akhirnya membuat dolar lebih menarik dibanding emas..

Pada Kamis (18/3/2026), harga perak melemah 0,25% ke US$ 79,09 per troy ons..

Perang AS-Israel melawan Iran, yang kini memasuki pekan ketiga, telah mengganggu perdagangan energi global. Selain itu, memicu kekhawatiran lonjakan inflasi…

Contohnya, obligasi atau deposito., akibatnya. dapat dilihat pada Di sisi lain, logam mulia ini menjadi kurang menarik ketika suku bunga tinggi,. justru terjadi walaupun Hal ini disebabkan oleh emas tidak memberikan imbal hasil..

Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas di tengah sikap pelaku pasar memantau eskalasi konflik Iran. Selain itu, menunggu keputusan bank sentra Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed)…

Penyebab utamanya adalah berfungsi sebagai logam moneter sekaligus komoditas industri, sehingga berdampak pada Perak sangat sensitif terhadap perubahan sentimen terjadi…

Berbeda dengan emas, harga perak justru tertekan di tengah tren “risk-off” pasar.

Rebecca Christie, peneliti senior di lembaga think tank Bruegel, juga menilai harga emas tahun ini sudah jauh di atas level historisnya..

Di sisi pasokan, produksi tambang global diproyeksikan mencapai 820 juta ounce pada 2026, tertinggi dalam satu dekade berkat proyek tambang baru.

“Harga emas sudah naik begitu tinggi sebelumnya, sehingga berdampak pada reaksi terhadap perang sekarang menjadi lebih kecil,” kata Meadway…

Bourgeot mengatakan emas tidak lagi dianggap sebagai lindung nilai ketidakpastian sekuat dua tahun lalu.

Merujuk Refinitiv, harga perak ditutup di posisi US$ 79,28 per troy ons atau jeblok 1,83% pada perdagangan Rabu (17/3/2026)..

// .

Namun dalam empat sesi terakhir, harga perak turun sekitar 9,9%, menunjukkan sentimen pasar lebih dominan dibanding fundamental pasokan..

Pada Kamis (18/3/2026) pukul 06.21 WIB, harga emas melemah tipis 0,11% ke US$ 4998,97 per troy ons..

Penyebab utamanya adalah harga sudah naik sangat tinggi sebelumnya.,. Akibatnya, Christie mengatakan faktor utama yang menahan kenaikan emas saat ini adalah terjadi…

Alasannya adalah ketidakpastian mengenai durasi perang sekaligus gangguan pasokan minyak membuat bank sentral AS cenderung berhati-hati. sehingga berdampak pada Bank Jerman Commerzbank dalam catatannya menyebut pertemuan The Fed kemungkinan tidak akan menjadi katalis besar bagi emas,….

Padahal, pasar diperkirakan masih mengalami defisit pasokan sekitar 67 juta ounce untuk tahun keenam berturut-turut.

Merujuk Refinitiv, harga emas ditutup di posisi US$ 5004,38 per troy ons atau melandai 0,02% pada perdagangan Rabu (17/3/2026)..

Selama sentimen belum membaik, perak masih berpotensi berfluktuasi tajam, terlebih setelah harganya turun sekitar 30% dari puncak sebelumnya..

Oleh sebab itu, defisit fisik di pasar sementara tertutupi oleh tekanan pasar. menjadi konsekuensi dari Aksi jual terbaru mencerminkan investor yang menjauhi aset berisiko,..

Remi Bourgeot, ekonom dari French Institute for International and Strategic Affairs, mengatakan sanksi Barat terhadap Rusia saat itu menciptakan “gelombang kepanikan” di kalangan bank sentral, yang kemudian mendorong banyak negara memborong emas untuk mengurangi ketergantungan pada dolar AS..

Akibatnya, harga perak saat ini lebih ditentukan oleh sentimen pasar daripada kekurangan pasokan.

Sepertinya tenaga para investor bullish sudah mulai habis,” ujarnya, kepada Reuters..

// .

Perkembangan terkait Harga Emas dan Perak Makin Babak Belur, Tak Punya Tenaga Buat Bangkit akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By