Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Dalam Hitungan Jam, Dunia Bisa Berubah Total: Ini 5 Sinyal The Fed yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Kondisi ini membuat ruang untuk memangkas suku bunga dalam waktu dekat masih terbatas.
Setelah keputusan diumumkan, perhatian pasar akan langsung beralih ke konferensi pers Ketua The Fed Jerome Powell..
Alasannya adalah pasar ingin membaca apakah bank sentral AS kini lebih menekankan risiko inflasi atau justru mulai lebih khawatir terhadap perlambatan ekonomi.. Akibatnya, Pernyataan resmi The Fed juga akan menjadi perhatian besar…
// .
Namun, yang lebih penting bagi pasar saat ini bukan hanya keputusan malam ini, melainkan arah kebijakan setelahnya.
Dot plot penting terjadi karena dari sinilah pelaku pasar mencoba membaca seberapa besar ruang pemangkasan suku bunga yang masih dibuka The Fed, bukan hanya untuk tahun ini. Akan tetapi juga hingga beberapa tahun mendatang.. tidak boleh diabaikan..
Pertumbuhan mulai melambat, pasar tenaga kerja tidak sekuat sebelumnya,. Selain itu, risiko kenaikan harga energi kembali muncul akibat konflik di Timur Tengah…
Berdasarkan kalender resmi The Fed, hasil FOMC dijadwalkan keluar pukul 2:00 siang waktu AS Timur. Di samping itu, konferensi pers digelar pukul 2:30 siang waktu AS Timur, atau sekitar pukul 01.00 WIB dan 01.30 WIB pada Kamis dini hari waktu Indonesia. juga perlu diperhatikan..
Hanya satu anggota yang mengindikasikan perlunya pemangkasan suku bunga lebih jauh, sementara sebagian besar lainnya cenderung melihat suku bunga tetap ditahan di level yang masih relatif tinggi..
Dengan tugas utama menjaga inflasi maka keputusan The Fed akan sangat menentukan AS. Selain itu, juga dunia..
Sementara itu, tingkat pengangguran diproyeksikan berada di 4,4%.
// .
Untuk tahun 2026, gambarannya menunjukkan bahwa pan, ditambah lagi dengan gan para pejabat The Fed masih sangat hati-hati…
Dalam rapat Maret ini, bank sentral AS akan merilis proyeksi terbaru mengenai pertumbuhan ekonomi, inflasi, sekaligus tingkat pengangguran…
Berikut ini adalah beberapa hal yang paling dicermati pelaku pasar menjelang pengumuman The Fed malam ini:.
Inflasi konsumen AS pada Februari 2026 tercatat 2,4% secara tahunan, se sekaligus gkan inflasi inti masih berada di 2,5%..
Sementara itu, ukuran inflasi yang lebih diperhatikan The Fed, yakni PCE, masih berada di 2,8%. Tak hanya itu, core PCE 3,1% pada Januari 2026. turut berperan penting..
Pada pertemuan Januari 2026, The Fed memang mempertahankan suku bunga di level tersebut sambil menegaskan bahwa langkah berikutnya akan sangat bergantung pada perkembangan data ekonomi..
Di sinilah titik krusial The Fed berada. .
Dalam dot plot FOMC Desember 2025, terdapat 19 anggota The Fed yang menyampaikan proyeksinya.
Pasalnya, The Fed se. Tak hanya itu, g menghadapi situasi yang tidak mudah. turut berperan penting..
Karena itu, dalam FOMC kali ini pasar akan melihat apakah dot plot terbaru masih menunjukkan sikap hati-hati, misalnya pada Desember 2025, atau justru memberi sinyal lain, termasuk kemungkinan suku bunga tetap ditahan lebih lama bahkan dibuka ruang untuk kenaikan suku bunga jika ancaman inflasi kembali membesar akibat lonjakan harga energi di tengah perang…
Dalam beberapa kesempatan, Powell kerap menyampaikan hal-hal yang tidak tertulis secara rinci di dokumen resmi.
Karena itu, konferensi pers menjadi momen yang sangat ditunggu pelaku pasar..
Selain keputusan suku bunga, pasar juga menunggu sinyal terbaru soal arah kebijakan moneter AS ke depan, terutama di tengah lonjakan harga energi global akibat konflik di Timur Tengah. Selain itu, mulai melambatnya ekonomi Negeri Paman Sam…
Namun pada saat yang sama, alasan untuk kembali menaikkan suku bunga juga belum cukup kuat..
Dari sisi harga, inflasi PCE diperkirakan 2,4%. Tak hanya itu, inflasi inti atau core PCE 2,5%. turut berperan penting..
Karena bagaimanapun The Fed adalah bank sentral dari negara super power AS. Akibatnya, kebijakannya akan sangat menentukan dunia, terutama di pasar keuangan…
akan sangat bergantung pada perkembangan data ekonomi..
Melansir dari CME FedWatch Tool menunjukkan bahwa 98,9% pelaku pasar yakin bahwa The Fed akan menahan suku bunga acuannya di level 3,50%-3,75% dalam pertemuan kali ini.
Namun setelah proyeksi itu dirilis, kondisi ekonomi berubah.
Karena itu, pasar kini menunggu apakah The Fed akan memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi, menaikkan proyeksi inflasi, atau bahkan melakukan keduanya sekaligus..
Penyebab utamanya adalah digelar di tengah memanasnya perang Iran versus Israel-Amerika Serikat (AS),. Akibatnya, Pertemuan pekan ini menjadi sangat krusial terjadi…
Selain keputusan suku bunga, pelaku pasar juga sangat menunggu dot plot The Fed..
Contohnya, keputusan pada Januari lalu dapat dilihat pada Hal ini sama..
Selain keputusan suku bunga, pelaku pasar juga menunggu pembaruan perkiraan ekonomi dari The Fed.
Informasi tambahan yang ia sampaikan bisa menjadi bahan pertimbangan baru bagi investor untuk mengambil keputusan, sekaligus membantu pasar membaca arah kebijakan The Fed ke depan..
Pernyataan Powell yang sulit ditebak inilah yang sering menggerakkan pasar keuangan.
Pan. Tak hanya itu, gan ini juga sejalan dengan proyeksi Goldman Sachs yang memperkirakan pemangkasan suku bunga baru akan dimulai pada September 2026, mundur dari perkiraan sebelumnya pada Juni. turut berperan penting..
Meski Di satu sisi, tekanan inflasi memang sudah menurun,, namun belum sepenuhnya hilang tetap penting..
Perhatian utama pasar tetap tertuju pada keputusan suku bunga.
Karena itu, perubahan kecil dalam kalimat pernyataan The Fed bisa sangat menentukan arah dolar AS, imbal hasil obligasi pemerintah AS, sekaligus aset berisiko…
Perang membuat harga minyak melonjak. Selain itu, dikhawatirkan akan melambungkan inflasi AS..
Lonjakan harga minyak yang sempat menembus US$100 per barel akibat konflik di Timur Tengah membuat kekhawatiran tekanan harga kembali menguat.
Pada proyeksi terakhir yang dirilis Desember 2025, The Fed memperkirakan ekonomi AS tumbuh 2,3% pada 2026.
Oleh sebab itu, Keputusan The Fed selalu menjadi perhatian utama pasar keuangan dunia terjadi. menjadi konsekuensi dari Penyebab utamanya adalah pengaruhnya sangat besar terhadap pergerakan dolar AS, arus modal global, imbal hasil obligasi, hingga nilai tukar negara berkembang.,..
Secara umum, pelaku pasar memperkirakan The Fed akan kembali menahan suku bunga acuannya di kisaran 3,50%-3,75%..
Jakarta, Equityworld Futures – Pelaku pasar global tengah menantikan hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) yang akan diumumkan pada Kamis dini hari waktu Indonesia pukul 01.00 WIB, tepatnya setelah rapat 17-18 Maret 2026..
Karena itu, sebagian pelaku pasar mulai menilai The Fed kemungkinan akan menahan suku bunga lebih lama dari perkiraan semula..
Alasannya adalah kenaikan harga energi akibat perang di Timur Tengah berisiko menahan laju penurunan inflasi sehingga berdampak pada Situasi semakin rumit…
Pada pertemuan Januari 2026, The Fed memang menahan suku bunga..
Perkembangan terkait Dalam Hitungan Jam, Dunia Bisa Berubah Total: Ini 5 Sinyal The Fed akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Bapanas Temukan Minyakita di Atas Harga Eceran Tertinggi | Equityworld Futures
- Hari ke-5 Perang Iran, Harga Minyak Terus Merangkak Naik | Equityworld Futures