0 0
Read Time:3 Minute, 49 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait 200 Ribu Pemudik Menyeberang dari Bali ke Jawa H-7 yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Setelah itu baru bisa pelan-pelan bergerak menuju Pelabuhan Gilimanuk,” ujarnya.Kemacetan, katanya, semakin parah terjadi karena kondisi lalu lintas yang semrawut, terutama kendaraan yang saling mendahului di jalur antrean..

“Jam 3 pagi sampai jam 9 pagi macet total, tidak bisa jalan.

Alasannya adalah Nyepi.Wakil Menteri Perhubungan Suntana, turun langsung meninjau kepadatan antrean kendaraan pemudik dari Bali menuju Jawa yang terjadi di jalur menuju Pelabuhan Gilimanuk, Minggu malam.Sebelum menuju lokasi antrean, Wamenhub lebih dahulu menggelar rapat koordinasi bersama otoritas pelabuhan di kantor ASDP Indonesia Ferry di kawasan Pelabuhan Ketapang sehingga berdampak pada Terutama menjelang penutupan penyeberangan pada 18 – 20 Maret…

Jumlah tersebut terhitung sejak H-10, Kamis, 12 Maret 2026.General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko mengatakan, pihaknya menerapkan skema tiba bongkar berangkat (TBB) untuk mengurai kepadatan antrean kendaraan pemudik dari Bali menuju Jawa.

Rapat tersebut membahas langkah percepatan arus kendaraan yang menumpuk di sisi Bali agar antrean cepat terurai.

Ia mengatakan antrean kendaraan bahkan mencapai lebih dari 30 kilometer.

Ia sebelumnya harus menunggu sangat lama sebelum akhirnya bisa naik kapal penyeberangan.Ia berangkat dari kawasan Canggu, Bali, sekitar pukul 22.00 WITA menggunakan travel.

“Saya ke sini hanya ingin mempercepat arus dari sana (Gilimanuk),” kata Suntana.Seusai rapat, rombongan Suntana langsung bergerak menuju Pelabuhan Gilimanuk untuk memantau kondisi antrean kendaraan secara langsung.Salah satu pemudik, Kholik, 25 tahun, baru tiba di Pelabuhan Ketapang sekira pukul 18.50 WIB.

Sampai sini (Pelabuhan Ketapang) hampir jam 7 malam.

ASDP hanya akan mengubah komposisi armada dengan memperbanyak kapal berukuran besar, terutama yang memiliki bobot sekitar 2.000 Gross Tonnage (GT).”Jumlah kapal yang beroperasi kemungkinan tetap sekitar 35 unit.

10 Jam lebih saya sekaligus rombongan menunggu,” ujar pemudik asal Probolinggo ini.Pemudik lainnya, Heri, 45 tahun, juga mengalami antrean panjang..

“Kendalanya kendaraan dari dua arah saling mendahului, jadi semrawut.

Kendaraan bahkan sempat tidak bisa bergerak sama sekali selama beberapa jam.

Macetnya lebih dari 30 kilometer,” kata Heri yang juga asal Probolinggo ini.Menurutnya, kemacetan paling parah terjadi pada dini hari hingga pagi hari.

Dari total 35 kapal yang dioperasikan di lintas Ketapang-Gilimanuk, ada 11 kapal kini menjalankan skema tersebut.”Skema TBB diterapkan dengan pola kapal hanya menurunkan muatan di Pelabuhan Ketapang tanpa melakukan proses muat kembali, kemudian langsung berlayar kembali ke Gilimanuk untuk mengangkut kendaraan berikutnya,” kata Arief, Minggu malam, 15 Maret 2026.PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang berencana menambah kapal berukuran besar di lintasan Ketapang-Gilimanuk untuk meningkatkan kapasitas angkut kendaraan, ditambah lagi dengan memperlancar arus penyeberangan penghubung Jawa-Bali.Kehadiran kapal besar nantinya bukan untuk menambah jumlah total kapal yang beroperasi..

Se sekaligus gkan kendaraan roda empat meningkat sekitar 11 persen,” ujarnya.Ia memprediksi arus kendaraan dari Bali menuju Jawa masih akan terus meningkat dan diprediksi terjadi hingga 17 Maret..

Naik kapal dari Gilimanuk baru setelah magrib.

Ia baru tiba di area parkiran antrean Pelabuhan Gilimanuk sekitar pukul 10.00 pagi, terjadi karena terjadi antrean panjang menuju pelabuhan.”Berangkat jam 10 malam..

Selain itu, lebih dari 35 ribu sepeda motor sekaligus sekitar 17 ribu kendaraan kecil juga telah menyeberang melalui Pelabuhan Gilimanuk.”Peningkatan yang paling signifikan terjadi pada kendaraan roda dua, yakni sekitar 32 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu..

Tapi komposisinya akan kita perkuat dengan kapal-kapal yang ukurannya lebih besar,” kata Arief.Berdasarkan data kumulatif sejak H-10 hingga H-7, tercatat lebih dari 200 ribu penumpang telah diseberangkan dari Bali menuju Jawa.

“Saya berangkat dari Seminyak, Bali jam 8 malam.

SEBANYAK 200 ribu pemudik dari Bali sudah menyeberang ke Jawa pada H-7, Ahad kemarin, 15 Maret 2026.

Perkembangan terkait 200 Ribu Pemudik Menyeberang dari Bali ke Jawa H-7 akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By