Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Putin Tersenyum, Rusia Diam-diam Cuan Besar Gegara Konflik AS-Iran yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Pada Februari volume ekspor minyak Rusia turun sekitar seperlima.
Rachel Ziemba dari Centre for a New American Security menilai pelonggaran terbaru melemahkan kredibilitas sanksi Amerika..
Kapal tersebut berbalik arah menuju India sekaligus dijadwalkan tiba di kilang di wilayah barat negara itu pada 14 Maret…
Namun lonjakan harga energi mengubah perhitungan politik..
Dampaknya langsung terasa pada fiskal negara.
Contohnya, yang terjadi pada 2022 dapat dilihat pada Jika gangguan di Selat Hormuz berlangsung lama, Rusia berpotensi memperoleh keuntungan besar..
Harga minyak yang beberapa bulan lalu tenggelam kini melonjak tajam.
Kapal berbendera Hong Kong tersebut sempat mematikan transponder ketika memuat tiga kargo minyak Rusia dari kapal kecil di lepas pantai Oman pada akhir Februari.
Awalnya kapal itu menuju Singapura untuk memindahkan muatan ke kapal “shadow fleet” yang biasanya menyalurkan minyak Rusia ke China..
Meski demikian, keuntungan Rusia belum tentu bertahan lama.
Robin Brooks dari Brookings Institution memperkirakan keuntungan tersebut dapat menutup sebagian kerugian sekitar US0 miliar ca. Di samping itu, gan devisa bank sentral Rusia yang dibekukan Barat setelah invasi Ukraina. juga perlu diperhatikan..
Sanksi Barat. Di samping itu, harga yang sempat rendah juga mengurangi kemampuan industri melakukan eksplorasi baru. juga perlu diperhatikan..
Penyebab utamanya adalah kualitasnya mirip minyak Timur Tengah sehingga berdampak pada mudah diproses oleh kilang Asia., sehingga Minyak Rusia menjadi kandidat utama terjadi…
Langkah ini membantu menurunkan stok minyak Rusia yang berada di kapal menjadi sekitar 122 juta barel, turun lebih dari 10%.
Namun kondisi pasar baru memberi Rusia peluang menjual produksi berikutnya dengan harga lebih tinggi..
Lonjakan harga minyak memberi peluang membalik keadaan.
Walaupun Konflik baru mungkin memberi keuntungan sesaat bagi Kremlin,, kerusakan ekonomi akibat perang. Selain itu, sanksi masih menjadi bayang-bayang panjang bagi Moskow.. masih menjadi prioritas..
Krisis energi global juga mempersulit negara Barat memperketat sanksi.
Produksi minyak diperkirakan terus turun sekitar 3% setiap tahun..
Penutupan de facto Selat Hormuz akibat perang Iran membuat sekitar 15% pasokan minyak dunia di Teluk terjebak.
Melansir dari The Economist, perubahan situasi itu tercermin dari perjalanan sebuah kapal tanker bernama Sarah.
Sebelum perang Iran pecah, pendapatan energi Rusia se. Tak hanya itu, g tertekan turut berperan penting..
Kini Brent kembali mendekati US$100 per barel..
Pendapatan energi kembali mengalir sekaligus tekanan fiskal mereda..
Beberapa bulan sebelumnya pasar energi justru diliputi kelebihan pasokan.
Kombinasi penurunan volume. Di samping itu, harga membuat pendapatan minyak dan gas Kremlin anjlok 44% dibandingkan tahun sebelumnya. juga perlu diperhatikan..
Perang di Teluk memberi Rusia satu hal yang sangat dibutuhkan: waktu.
Banyak kilang di India sekaligus China menghentikan pembelian sekitar November menjelang berlakunya sanksi Amerika terhadap Rosneft dan Lukoil..
Momentum tersebut datang pada saat yang sangat krusial bagi Kremlin.
Pada Desember harga Brent sempat turun hingga US$59 per barel, level terendah dalam lima tahun.
Di tengah tekanan sanksi Barat sekaligus turunnya ekspor energi, konflik Iran justru membuka kembali aliran pendapatan Moskow…
Manfaat paling cepat terlihat pada pasar ekspor.
Dalam dua bulan pertama tahun ini defisit anggaran Rusia sudah mencapai 3,4 triliun rubel, setara hampir sembilan persepuluh dari target defisit sepanjang 2026.
Perubahan arah tanker itu mencerminkan perubahan nasib industri energi Rusia.
Harga menjadi keuntungan terbesar bagi Rusia.
Krisis Teluk membuka jalan bagi Rusia untuk menjual kembali minyak yang sebelumnya menumpuk di laut akibat kekurangan pembeli.
Ukraina terus menyerang fasilitas energi Rusia sehingga berdampak pada perusahaan energi harus mengalihkan. Tak hanya itu, a investasi untuk perbaikan infrastruktur turut berperan penting…
Thane Gustafson dari Georgetown University menyebut lonjakan ini sebagai “sugar high”..
Minyak yang sebelumnya dihindari banyak pembeli akibat sanksi kini kembali dicari.
Jakarta, CNBC Indonesia – Perang di Teluk Persia membawa kejutan bagi pasar energi global.
Perubahan mendadak ini memberi ruang napas bagi Rusia.
Lonjakan harga ini mengubah posisi minyak Rusia di pasar global.
Sergey Vakulenko, mantan eksekutif Gazprom Neft, memperkirakan setiap kenaikan US$10 harga Brent selama sebulan meningkatkan nilai ekspor energi Rusia sekitar US$2,8 miliar, dengan sekitar US$1,6 miliar di antaranya masuk ke kas Kremlin..
Rencana berubah pada 6 Maret setelah Amerika Serikat memberikan pengecualian sanksi selama 30 hari yang memungkinkan kilang India membeli minyak Rusia.
Hilangnya sebagian pasokan minyak Teluk memicu perlombaan mencari sumber alternatif.
Pemerintahan Amerika sebelumnya mempertimbangkan langkah lebih keras terhadap armada tanker bayangan Rusia.
Permintaan tinggi membuat minyak Urals yang dikirim ke India kini diperdagangkan dengan harga premium terhadap Brent.
Sebagian kargo sebenarnya sudah terjual sebelumnya. Akibatnya, keuntungan utama dinikmati para pedagang..
Namun fondasi industri energi Rusia tetap rapuh.
Perkembangan terkait Putin Tersenyum, Rusia Diam-diam Cuan Besar Gegara Konflik AS-Iran akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Trillium Surabaya – Tanda-Tanda Inflasi Yang Lebih Tinggi
- Equityworld Trillium Surabaya – Antisipasi Penurunan Suku Bunga Fed Lebih Awal