Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Dunia Siaga Energi, Harga Batu Bara Menguat Imbas Perang Timur Tengah yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Ketegangan geopolitik ini berimbas langsung pada pasar minyak.
Reuters mencatat harga LNG di Asia melonjak tajam sekaligus bahkan lebih dari dua kali lipat dalam sepekan..
Jakarta, CNBC Indonesia- Pasar batu bara global memasuki pergerakan yang penuh gejolak. Harga bergerak naik di tengah ketidakpastian energi global yang dipicu konflik Timur Tengah.
Kondisi tersebut mengguncang pasar gas dunia.
Serangan drone Iran memaksa penghentian operasi fasilitas LNG terbesar di dunia yang menyumbang sekitar 20% pasokan global..
Faktor kapasitas pembangkit listrik juga membatasi lonjakan permintaan.Banyak negara Eropa telah menutup pembangkit batu bara dalam dua dekade terakhir.
Pergerakan harga batu bara juga terlihat pada pasar regional.
Sementara kapasitas pembangkit. Selain itu, kebijakan energi jangka panjang membatasi kenaikan konsumsi..
Kedua negara tersebut memiliki fleksibilitas untuk mengganti bahan bakar dalam pembangkit listrik mereka..
Meskipun Korea Selatan tetap meningkatkan kapasitas pembangkit batu bara, tetap saja memiliki rencana menutup 40 dari 61 unit pembangkit hingga 2040…
Secara tahunan, kenaikan mencapai 36,28%..
batu bara termal dari pelabuhan Richards Bay di Afrika Selatan mencapai US$113 per ton pada awal pekan, naik dari US$98,90 pada akhir Februari..
Angka ini turun tipis 1,05% dari hari sebelumnya.
Level tersebut menjadi yang tertinggi sejak November 2024..
Batu bara termal berkualitas tinggi dengan nilai energi 6.000 kilokalori per kilogram di pelabuhan Newcastle naik menjadi US$129,62 per ton pada pekan yang berakhir 6 Maret.
Sebagai contoh, Australia, Afrika Selatan, Indonesia,. Di samping itu, Kolombia.,. Akibatnya, Pasokan batu bara global relatif stabil terjadi. juga perlu diperhatikan.. sering terjadi ketika Penyebab utamanya adalah tidak ada gangguan produksi besar dari negara eksportir utama..
Konflik Timur Tengah mendorong permintaan energi alternatif bagi pembangkit listrik.
Harga batu bara berada di level US$137,30 per ton pada 13 Maret 2026.
Dalam skala bulanan, harga justru naik tajam 18,11%.
Jerman menghentikan 33,57 gigawatt kapasitas pembangkit batu bara dalam periode yang sama..
Reuters melaporkan pembangkit listrik di Jepang, ditambah lagi dengan Korea Selatan mulai mempertimbangkan penggunaan batu bara sebagai pengganti gas yang semakin mahal..
Dinamika tersebut menjaga harga batu bara tetap tinggi meski pasar energi global berada dalam fase yang sangat tidak stabil..
Meski demikian, kenaikan batu bara masih lebih terbatas dibandingkan lonjakan gas.
Harga tersebut merupakan level tertinggi dalam 14 bulan..
LNG untuk pengiriman Asia Utara melonjak 116% hingga mencapai US$22,50 per million British thermal units pada pekan yang berakhir 6 Maret..
Spanyol menutup 13,18 gigawatt kapasitas sejak tahun 2000 hingga 2025.
Kenaikan harga terjadi setelah kontrak batu bara acuan Asia sempat melonjak tajam pada awal pekan.
Harga minyak Brent kembali menembus US$100 per barel setelah pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, menyatakan komitmen untuk menjaga Selat Hormuz tetap tertutup secara efektif.
Gangguan pasokan energi semakin terasa setelah fasilitas ekspor gas alam cair milik Qatar terhenti.
// .
Kontrak Newcastle sempat melonjak hingga 9,3% sekaligus menyentuh US0 per ton..
Kenaikan harga juga terjadi pada batu bara tujuan Eropa.
Struktur konsumsi energi global ikut menentukan arah pasar.t China, ditambah lagi dengan India sebagai dua importir batu bara terbesar dunia memiliki sistem kelistrikan yang didominasi batu bara domestik..
Produksi domestik yang besar memungkinkan China, ditambah lagi dengan India menahan kebutuhan impor…
Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga menyatakan bahwa mencegah Iran memperoleh senjata nuklir lebih penting daripada dampak kenaikan harga minyak..
Ketegangan kawasan tersebut mengganggu pasokan energi utama dunia sekaligus memicu pergeseran strategi pembangkit listrik di berbagai negara…
Jepang menutup hampir 1.200 megawatt kapasitas pembangkit batu bara dalam tiga tahun terakhir.
Lonjakan harga energi bermula dari eskalasi konflik di Timur Tengah, serangan militer yang berlanjut di kawasan tersebut memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi global..
Ketegangan meningkat setelah Iran memperketat kontrol terhadap Selat Hormuz, jalur vital perdagangan energi dunia..
Di Asia Timur, perubahan kebijakan energi juga mempengaruhi permintaan.
Kondisi ini membuat lonjakan harga gas tidak otomatis meningkatkan impor batu bara di kedua negara tersebut.
Gas hanya menyumbang sekitar 3% produksi listrik di China. Selain itu, sekitar 2,8% di India…
Lonjakan harga gas membuka ruang pergeseran bahan bakar di sektor listrik.
Perkembangan terkait Dunia Siaga Energi, Harga Batu Bara Menguat Imbas Perang Timur Tengah akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Trillium Surabaya – Pengaruh Suku Bunga Federal Reserve Terhadap Pergerakan Harga Emas
- Equityworld Trillium Surabaya – Harga Emas Berpotensi Turun Tajam