0 0
Read Time:4 Minute, 21 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Tak Pernah ke Luar Negeri, Kenapa? yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Pimpinan Tertinggi mempunyai kewenangan untuk menunjuk kepala pos-pos penting, misalnya koman. Selain itu, angkatan bersenjata, kepala yayasan keagamaan besar, direktur jaringan radio dan televisi nasional, pemimpin salat di masjid-masjid kota, hakim ketua, anggota Dewan Keamanan nasional, dan menangani urusan-urusan…

“Ini adalah pertama kalinya sejak Revolusi Iran 1979 bahwa otoritas tertinggi negara secara efektif beralih dari ayah ke putra,” tulis laporan NDTV, Senin (09/03/2026)..

Keputusan besar terkait perang, negosiasi nuklir, hingga kebijakan luar negeri Iran sebagian besar dikendalikan dari dalam negeri..

Tak lama setelah perjalanan tersebut, Pemimpin Revolusi Iran Ayatollah Ruhollah Khomeini meninggal dunia pada Juni 1989.

Ia menerima kunjungan para pemimpin dunia di Iran, sementara perwakilan diplomatik, ditambah lagi dengan pejabat militer Iran yang melakukan perjalanan ke luar negeri…

Khomeini sebelumnya pernah hidup dalam pengasingan di Prancis sebelum kembali ke Iran pada Februari 1979 saat Revolusi Iran.

Setelah kembali ke negaranya, ia berjanji tidak akan lagi meninggalkan tanah Iran hingga akhir hayatnya..

Pemimpin Tertinggi Iran bersama-sama dengan dua pertiga mayoritas anggota Parlemen juga bisa memakzulkan presiden berkuasa..

Dia juga memegang komando tertinggi atas angkatan bersenjata sekaligus bertanggung jawab atas deklarasi perang, mobilisasi angkatan bersenjata, kendali penuh atas Fuqaha di Guardian Dewan, otoritas kehakiman Iran, kepala staf gabungan, panglima tertinggi angkatan bersenjata, penandatanganan keputusan pemilu di Iran, pengampunan dan pengurangan hukuman bagi terpidana, dan lainnya…

Khamenei kemudian mengadopsi pendekatan yang sama ketika menjabat sebagai pemimpin tertinggi.

Sebelum penunjukan permanen ini, Iran sempat mengalami kekosongan kepemimpinan di tengah situasi perang yang berkecamuk.

Kekuasaan sempat dialihkan sementara kepada dewan interim yang beranggotakan tiga orang, yakni Presiden Masoud Pezeshkian, Kepala Kehakiman Gholam-Hossein Mohseni-Ejei,. Selain itu, ulama Alireza Arafi, sebelum akhirnya Majelis Ahli menetapkan penerus tetap…

Terbaru, Majelis Ahli Iran secara resmi telah menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru untuk menggantikan mendiang ayahnya, Ali Khamenei.

Penyebab utamanya adalah untuk pertama kalinya sejak Revolusi Iran tahun 1979, otoritas tertinggi negara tersebut berpindah secara efektif dari ayah ke anak.,. Akibatnya, Langkah ini menjadi peristiwa bersejarah terjadi…

Dunia menunggu apakah penggantinya Mojtaba Khamenei akan melanjutkan tradisi serupa..

Pemimpin Tertinggi kedua adalahAyatullah Sayyid Ali Khameneiyang memegang jabatan sejak 1989 hingga saat ini..

Pemilihan Mojtaba dilakukan melalui pemungutan suara dalam pertemuan rahasia yang digelar oleh Majelis Ahli pada Minggu (08/03/2026).

Saat itu Khamenei melakukan kunjungan ke China sekaligus Korea Utara, dua negara yang menjadi mitra strategis Iran…

Durasi ini menjadikan Khamenei sebagai pemimpin Iran dengan masa jabatan terpanjang setelah Shah Mohammad Reza Pahlavi..

Perjalanan terakhirnya ke luar negeri terjadi pada Mei 1989, ketika ia masih menjabat sebagai Presiden Iran.

Alasannya adalah mengikuti preseden yang ditetapkan pendahulunya, Ayatollah Ruhollah Khomeini. sehingga berdampak pada Alasan utama Khamenei tidak pernah melakukan perjalanan luar negeri adalah…

Dalam struktur politik Republik Islam Iran, Supreme Leader memegang kekuasaan tertinggi di negara tersebut sehingga berdampak pada hampir seluruh keputusan strategis diambil dari dalam negeri…

Pemimpin Tertinggi Iran adalah peran yang baru ada sejak negara tersebut mengakhiri sistem monarki. Selain itu, beralih ke Republik pada 1979.Hanya ada tiga Pemimpin Tertinggi Iran dalam sejarah Negara Para Mullah yakni Ayatollah Sayyid Ruhollah Musavi Khomeini yang merupakan Pemimpin Tertinggi pertama Iran dan memegang jabatan hingga 1989..

Pemimpin Tertinggi Iran merancang kebijakan umum Iran, mengawasi pelaksanaan kebijakan sistem yang tepat, mengeluarkan keputusan mengenai referendum nasional..

Majelis Ahli kemudian menunjuk Khamenei sebagai Supreme Leader Iran.

dengan urusan luar negeri, ditambah lagi dengan pertahanan, kepala jaksa, 12 hakim Dewan Wali…

Sejak saat itu, ia tidak pernah lagi meninggalkan tanah Iran..

Penunjukan ini dilakukan menyusul tewasnya Ali Khamenei dalam sebuah serangan yang melibatkan Amerika Serikat (AS). Tak hanya itu, Israel pada akhir Februari lalu. turut berperan penting..

Setelah pelantikannya pada 1989, Khamenei tercatat tidak pernah lagi melakukan kunjungan resmi ke negara lain..

Ayatollah Ali Khamenei merupakan pemimpin dunia yang tidak pernah melakukan perjalanan ke luar negeri selama menjabat sebagai Supreme Leader.

Khamenei juga menjadi salah satu pemimpin yang paling lama memegang kekuasaan di Timur Tengah dengan masa jabatan hingga 36 tahun sekaligus 6 bulan..

Selama lebih dari tiga dekade memimpin Iran, Khamenei menjalankan seluruh kebijakan strategis negara dari Teheran.

Jakarta, CNBC Indonesia – Dua pemimpin Tertinggi Iran yakni  Ruhollah Khomeini, ditambah lagi dengan Ayatollah Ali Khamenei dikenal tidak pernah melakukan perjalanan ke luar negeri..

// .

Perkembangan terkait Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Tak Pernah ke Luar Negeri, Kenapa? akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By