0 0
Read Time:3 Minute, 6 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Asia Tak Kompak Hadapi AS: Won – Rupee Perkasa, Rupiah Paling Sengsara yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Pasar pun mulai menggeser ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed berikutnya ke September atau Oktober, dari sebelumnya diperkirakan pada Juli..

Meski melemah pada perdagangan pagi ini, dolar AS masih berada di jalur penguatan dalam sepekan.

Kenaikan harga minyak turut memicu kekhawatiran inflasi global kembali naik,. Akibatnya, memperkuat spekulasi bahwa bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) akan menunda pemangkasan suku bunga…

Di sisi lain, rupiah menjadi mata uang Asia yang paling lemah pada perdagangan pagi ini setelah tertekan 0,20% ke level Rp16.908/US$.

Konflik AS-Israel dengan Iran kini memasuki hari ketujuh, sementara Teheran dilaporkan kembali melancarkan gelombang serangan rudal. Tak hanya itu, drone ke wilayah Teluk. turut berperan penting..

Jakarta, Equityworld Futures – Pergerakan mata uang negara-negara Asia bergerak bervariasi terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini, Jumat (6/3/2026).

// .

Dolar Singapura menyusul menguat 0,19% ke level SGD 1,278/US$, sementara rupee India naik 0,15% ke INR 91,62/US$..

// .

Merujuk data Refinitiv, per pukul 09.15 WIB, dari sebelas mata uang Asia yang dipantau, delapan mata uang menguat sekaligus tiga melemah terhadap greenback…

Presiden AS Donald Trump juga menyatakan ingin ikut berperan dalam menentukan pemimpin Iran berikutnya, sembari menepis kemungkinan Mojtab Khamenei, putra dari pemimpin tertinggi Iran yang telah wafat, sebagai kandidat kuat..

Kondisi tersebut cenderung memberi dukungan pada dolar AS sekaligus dapat menekan mata uang negara-negara pengimpor minyak, termasuk sejumlah mata uang Asia, meski pergerakannya pada perdagangan pagi ini masih bervariasi…

Indeks dolar stabil di kisaran 99, ditambah lagi dengan berpotensi naik lebih dari 1% pekan ini, didorong permintaan aset safe haven di tengah eskalasi konflik Timur Tengah dan lonjakan harga minyak yang mengguncang pasar keuangan global…

Sementara itu, baht Thailand juga berada di zona merah dengan penurunan tipis 0,03% ke THB 31,75/US$..

Penguatan paling besar dipimpin won Korea Selatan yang naik 0,28% ke posisi KRW 1.476,9/US$.

DXY per pukul 09.15 WIB terpantau turun 0,37% ke level 98,952. .

Pelemahan rupiah disusul ringgit Malaysia yang turun 0,18% ke MYR 3,947/US$ serta yuan China yang melemah 0,18% ke CNY 6,90/US$..

Pergerakan mata uang Asia pagi ini sejalan dengan pergerakan indeks dolar AS (DXY) yang justru melemah.

Yen Jepang menguat tipis 0,03% ke JPY 157,51/US$, begitu juga dolar Taiwan yang naik 0,03% ke TWD 31,75/US$..

Meski demikian, rupiah masih berada di zona pelemahan di tengah dinamika dolar AS. Tak hanya itu, sentimen geopolitik Timur Tengah. turut berperan penting..

Dong Vietnam juga menguat 0,11% ke VND 26.180/US$, disusul peso Filipina yang naik 0,06% ke PHP 58,82/US$.

Perkembangan terkait Asia Tak Kompak Hadapi AS: Won – Rupee Perkasa, Rupiah Paling Sengsara akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By