Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Minyak Dunia Bisa Tembus USD 100 per Barel yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Fahmy menyatakan BBM non-subsidi, misalnya Pertamax ke atas tak bakal terdampak signifikan..
Fahmy menyatakan bila lalu lintas perdagangan minyak dunia itu ditutup, logistik terganggu. Di samping itu, imbasnya harga minyak global bakal naik.Menurut dia, harga minyak sempat menyentuh US$ 100 per barel saat perang besar terjadi antara Rusia dan Ukraina juga perlu diperhatikan..
Berdasarkan data historis, minyak mentah sempat menembus US$ 100 per barel pada 2022 ketika invasi Rusia ke Ukraina.
Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM), Fahmy Radhi, menyatakan kenaikan harga minyak merupakan konsekuensi yang tak bisa dihindari dari perang yang terjadi di kawasan Timur Tengah.Bila agresi terus terjadi, harga minyak bakal terus melambung.
Kalau ini meluas bisa tambah parah harga minyak dunia,” ujar Fahmy..
Karena bila harga di pasaran tak dinaikkan, maka uang negara untuk menanggung subsidi bakal lebih besar.
Diberitakan Daily Mail, 2 Maret 2026, Donald Trump mengungkap kemungkinan perang dengan Iran bisa berlangsung selama empat minggu ke depan.Blokade Selat Hormuz oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menimbulkan kekhawatiran terhadap rantai pasok minyak sekaligus gas global..
Kondisi konflik belum menunjukkan tanda-tanda mereda.
Contohnya, pertalite sekaligus solar.. dapat dilihat pada Meskipun Karena harganya mengikuti mekanisme pasar., tetap saja lonjakan harga minyak dunia bisa menimbulkan dilema bagi pemerintah yang menanggung BBM subsidi..
Hingga perdagangan Senin siang 2 Maret 2025 harga minyak mentah Brent terpantau US$ 79 per barel, naik dari penutupan perdagangan Sabtu, US$ 72,8 per barel.Mengutip data Trading Economics kontrak berjangka minyak mentah WTI berada di level US$ 72,3 per barel melonjak dibanding sebelumnya, US$ 67,2 per barel.
“Kalau misal meluas, saya perkirakan bisa mencapai US$ 100 per barel,” kata Fahmy, Senin, 2 Maret 2025.Serangan gabungan Amerika Serikat sekaligus Israel terhadap Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026 telah memicu aksi balasan..
Contohnya, ini,. dapat dilihat pada Oleh sebab itu, Se sekaligus gkan bila harga dinaikkan maka akan memicu inflasi.“ terjadi.. menjadi konsekuensi dari Penyebab utamanya adalah perangnya (antara AS-Israel melawan Iran) sangat sengit..
“Tak menutup kemungkinan itu akan terjadi lagi,” ucapnya.Indonesia sebagai negara pengimpor terbesar komoditas minyak bakal merasakan dampaknya bila harga minyak mencapai titik tersebut.
Pilihan Editor: Naik-Turun IHSG. Selain itu, Rupiah Akibat Perang Iran-Israel..
HARGA minyak dunia diprediksi menembus level US$ 100 per barel bila tensi geopolitik terus memanas di Timur Tengah.
Perkembangan terkait Harga Minyak Dunia Bisa Tembus USD 100 per Barel akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equity World Trillium Surabaya – Analisis Harga Emas dan Dolar AS: Sentimen Pasar Menjelang Rilis Core PCE Mei
- Equityworld Trillium Surabaya – Harga Emas Berpotensi Naik Ke Rekor Tertinggi Lagi