0 0
Read Time:3 Minute, 26 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Kripto Berguguran: Bitcoin Lesu dan Ethereum Ambruk, Apa yang Terjadi? yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Pelemahan lebih tajam terjadi pada Ethereum (ETH) yang turun 5,61% dalam 24 jam terakhir ke US$1.966,63.

Ia pun mengapresiasi langkah CEO Coinbase Brian Armstrong yang disebutnya lantang menentang arah kebijakan tersebut..

Mengacu data CoinMarketCap pada perdagangan Senin (16/2/2026) per pukul 10.05 WIB, Bitcoin (BTC) sebagai aset kripto dengan market cap terbesar diperdagangkan di US.758,74 atau mengalami penurunan 1,43% dalam 24 jam terakhir. Selain itu, melemah 2,30% dalam sepekan…

Di sisi lain, aset stablecoin relatif stabil.

Selain itu, Yusko menyinggung dinamika pasar derivatif yang dapat menekan pergerakan harga Bitcoin.

Penyebab utamanya adalah bisa mendorong kripto menuju jalur CBDC, sentralisasi,, ditambah lagi dengan kontrol yang lebih ketat,. Akibatnya, Ia menilai versi saat ini berbahaya terjadi….

Risiko kebijakan dari pemerintahan AS kembali menjadi perhatian, terutama setelah muncul peringatan bahwa agenda politik bisa membuat kripto diperlakukan sebagai alat untuk kepentingan dominasi dolar..

CEO Morgan Creek Capital Mark Yusko memperingatkan pasar agar tidak buru-buru menganggap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berpihak pada kripto..

Hal ini terjadi seiring berjalannya siklus pergerakan Bitcoin yang ia sebut masih berulang..

Yusko bahkan memperkirakan Bitcoin berpotensi turun ke harga US$58.000-US$63.000 pada sekitar September mendatang.

Sebagai contoh, kripto cenderung ikut terseret volatilitas, termasuk menekan Ethereum yang biasanya lebih sensitif saat pasar kembali risk-off. sering terjadi ketika Ketika ekspektasi suku bunga kembali tidak pasti, aset berisiko..

Meskipun Ia menjelaskan bahwa sebagian institusi bisa membeli produk ETF, tetap saja mengambil posisi short di futures untuk menjaga posisi tetap netral, yang pada akhirnya ikut memengaruhi pembentukan harga…

Sementara itu, USDC bertahan di USSementara itu, USDC bertahan di US$1,00 atau mengalami kenaikan tipis 0,01% yang sekaligus mencerminkan fungsi keduanya sebagai parkir,00 atau mengalami kenaikan tipis 0,01% yang sekaligus mencerminkan fungsi keduanya sebagai parkir, ditambah lagi dengan a saat pasar bergejolak…

Meski Bitcoin pada perdagangan sebelumnya Minggu (15/2/2026), sempat kembali menanjak. Di samping itu, mendekati level psikologis US.000 setelah data inflasi AS yang lebih dingin memicu perbaikan selera risiko,, namun kehati-hatian investor belum sepenuhnya hilang sehingga berdampak pada harga tetap mudah berbalik akibat terjadinya aksi ambil untung oleh pelaku pasar. juga perlu diperhatikan. tetap penting…

// .

Meski demikian, ia menilai kondisi ini dapat berbalik memicu short squeeze ketika tekanan posisi short mulai terakumulasi..

Namun sentimen kripto tidak hanya ditentukan data inflasi. Tak hanya itu, arah suku bunga turut berperan penting..

Pasar juga masih menimbang arah suku bunga AS lewat rilis data ekonomi berikutnya.

Namun menariknya, dalam jangka waktu 7 hari, DOGE masih menguat 6,10% yang menandakan volatilitas pergerakan harga yang masih tinggi..

Kapitalisasi pasarnya pun tercatat turun ke sekitar US$1,37 triliun atau setara Rp23.126 triliun (asumsi kurs Rp16.825)..

Sementara itu, Dogecoin (DOGE) mencatat penurunan harian paling besar di kelompok ini, merosot 7,64% ke US$0,1025.

Tether (USDT) berada di US$0,9994 atau tidak berubah dalam 24 jam terakhir.

Sentimen pasar kripto sendiri masih rapuh.

// .

Jakarta, CNBC Indonesia – Pergerakan pasar kripto cenderung melemah pada perdagangan pagi ini.

Yusko juga menyoroti risiko dari rancangan aturan, misalnya Clarity Act..

Dari 10 kripto berkapitalisasi pasar terbesar, sebagian besar berada di zona merah dalam 24 jam terakhir, dengan tekanan paling dalam terjadi pada Ethereum. Selain itu, Dogecoin…

Trump Bukan Sahabat Kripto, Agenda Utamanya Jaga Dominasi Dolar.

Menurutnya, Trump memiliki agenda berbeda, yakni menjaga dominasi dolar AS.

Secara mingguan, ETH juga terkoreksi 5,87%, menjadikannya salah satu yang terlemah di jajaran kripto papan atas..

Perkembangan terkait Kripto Berguguran: Bitcoin Lesu dan Ethereum Ambruk, Apa yang Terjadi? akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By